Showing posts with label Parenting. Show all posts
Showing posts with label Parenting. Show all posts

Jelajah Luar Angkasa, Petualangan Seru Menemukan Planet Mochi bersama Paddle Pop

Liburan seru ke Planet Mochi
Liburan seru ke Planet Mochi,
via Canva


Yuk, jelajah luar angkasa dengan Paddle pop, Kita liburan bersama ke Planet Mochi. Siapa yang tahu keberadaan Planet ini? Kalian akan merasakan petualangan seru menemukan Planet Mochi bareng Kak Nana Mirdad, Mungilmu, dan Paddle Pop. Meski di rumah aja, liburan jadi lebih bermakna dengan aktivitas menyenangkan seperti belajar sambil bermain.


Anak saya berusia 5 tahun. Memang anak seumuran ini lebih senang bermain. Sayangnya saat pandemi, aktivitas bermain di luar saya batasi. Hal ini menjadi bentuk kepedulian dan rasa sayang terhadap anak. Jangan lupa melaksanakan 5M sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga. Semoga pandemi ini segera berlalu. Hal ini pasti jadi harapan semua orang.



Manfaat belajar sambil bermain bagi anak usia dini


Bermain sambil belajar
Belajar sambil bermain,
dokumentasi pribadi


Menghadapi permasalahan PJJ anak, terutama anak usia dini ketika pandemi, mereka cepat sekali merasa bosan dan ingin mengalihkan fokusnya ke hal yang ia suka, contohnya bermain. 


Kadang saat ditelpon gurunya, anakku udah engga bisa fokus. Biasanya dia milih beranjak dari tempat duduknya. Lari-larian lalu mengambil mainan yang dia sukai, misalnya mobil-mobilan. Setelah itu, biasanya gurunya udah paham kalau anak merasa bosan dan akhirnya ngajak main juga.


Baca juga : Permasalahan PJJ dan PTM, sebuah refleksi pendidikan di Indonesia


Memang kalau soal belajar bagi anak usia dini, jangan dipaksakan. Buatlah suasana yang menyenangkan bagi anak, kalau anak ingin main, ya biarkan dia bermain. Begitu yang saya amati saat menemani anak belajar.


Nah, ada yang tahu engga apa manfaat bermain sambil belajar bagi anak usia dini? Ternyata main sambil belajar itu banyak manfaatnya, loh, Sahabat Catatan Leannie. 


Berdasarkan laman Ruang Guru PAUD Kemdikbud RI, ada 5 manfaat bermain untuk anak usia dini, diantaranya :


1. Anak dapat mengenali perasaannya

Saat anak dapat mengenali perasaannya, hal ini berpengaruh terhadap perkembangan emosinya. Saat bermain, anak mampu menunjukkan ekspresinya, menerima dan mengatasi masalah dengan cara yang positif. Dari bermain, anak dapat mengenal dirinya dan pola perilakunya ikut berkembang menjadi lebih baik.


2. Anak dapat mengenal orang lain

Bermain juga memberi manfaat untuk perkembangan sosial anak saat menunggu giliran bermain,saling membantu, bekerja sama dan berbagi dengan anak yang lain. Selain itu, anak juga belajar bersosialisasi, berempati dengan orang lain, dan berkurangnya sifat egosentrisme.


3. Pengenalan berbagai gerak untuk anak

Saat bermain, ternyata dapat membantu memaksimalkan perkembangan fisik seperti koordinasi mata-tangan atau mata-kaki lewat menggambar, menulis, menendang bola, selain itu belajar juga dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar, motorik halus, manajemen serta kontrol tubuh.


4. Meningkatkan komunikasi atau kemampuan berbahasa bagi anak

Saat bermain, anak secara tidak langsung belajar mengenai kemampuan berbahasa, memperluas kosa kata dan mengembangkan daya penerimaan mereka.  Melalui komunikasi, anak juga dapat berinteraksi dengan anak lainnya dan dengan orang dewasa secara spontan.


5. Meningkatkan keterampilan berpikir

Bermain dapat meningkatkan keterampilan berpikir sebagai salah satu aspek kognitif anak. Selama bermain, anak mendapatkan pengalaman baru, dapat mengolah alat dan bahan menjadi hal yang menarik untuk mereka, anak juga akan menemukan dunia mereka. Anak akan belajar memahami diri sendiri, orang lain dan juga lingkungan.


Nah, ternyata bermain itu punya banyak manfaat buat anak usia dini. Alangkah Senangnya anak jika saat belajar bisa sambil bermain, seperti saat anak saya mengikuti liburan seru ke Planet Mochi bareng Paddle Pop.



Liburan ke Planet Mochi bersama Paddle Pop, Nana Mirdad, dan Mungilmu


Liburan ke Planet Mochi
Liburan ke Planet Mochi bareng Nana Mirdad, via Instagram.com/@paddlepop.idn


Anak saya yang berusia lima tahun excited banget ketika tahu akan liburan bareng ke Planet Mochi. Nah, tanggal 10 Juli 2021, Dzaky bareng Kak Nana Mirdad, Ibu guru dari Mungilmu, dan Paddle Pop ikut acara liburan ke Planet Mochi. 


Liburan virtual ke Planet Mochi
Liburan seru bareng Paddle Pop, Nana Mirdad, dan mungilmu; via Photochollage


Sebelumnya persiapkan dahulu alat dan bahan, ya, Mom's. Alat dan bahannya saya sesuaikan dengan yang ada di rumah, karena lagi membatasi aktivitas ke luar rumah. Saya menyediakan kertas karton berwarna biru, spidol, gunting, lem atau perekat, sedotan, meses warna warni dan untuk piring kertas, saya ganti piring keramik berwarna putih yang ada di rumah. Satu lagi, jangan lupa download aplikasi Asemblr.


Saya juga menyiapkan  printable dari Paddle Pop sebagai pendukungnya, seperti gambar berbagai planet, roket, astronot Paddle pop, dan lainnya. Soalnya nanti Kita akan bermain sambil belajar bersama Paddle Pop, Keluarga Kak Nana Mirdad dan Ibu guru dari mungilmu. Dzaky senang sekali ketika membuat Playmate Galaxy, roket dari sedotan dan menghias planet Mochi.


Aktivitas liburan ke Planet Mochi
Aktivitas seru liburan ke Planet Mochi, 
via intruksi permainan Mungilmu dan Paddle Pop


Jelajah luar angkasa, petualangan seru ke Planet Uranus


Petualangan ke Planet Uranus
Petualangan ke Planet Uranus,
via intruksi permainan Mungilmu dan Paddle Pop


Melalui Playmate Galaxy yang Kami buat bersama, Dzaky excited banget ketika mengetahui tentang keberadaan tata surya dan planet-planetnya. Dia bertanya tentang planet tempat tinggal Kita sekarang. Akhirnya dia tahu tentang letak planet Bumi.  


Bermain Playmate Galaxy
Dzaky bermain Playmate Galaxy,
dokumentasi pribadi


Dia juga memperhatikan salah satu planet yang punya keunikan tersendiri karena planetnya bercincin. Yups, inilah Planet Saturnus. Dzaky kemudian tertarik juga melihat bintang dan astronot Paddle Pop.


Bermain peran jadi astronot
Dzaky berperan sebagai astronot,
dokumentasi pribadi


Dzaky senang bermain roket, ceritanya dia lagi jadi astronot dan sedang bertualang ke luar angkasa. Roketnya ditiup, biar bisa menjelajah luar angkasa dan menuju Planet Mochi. 


Bermain roket dari sedotan
Bermain roket dari sedotan,
dokumentasi pribadi

Menjadi seorang Astronot adalah hal yang menyenangkan buat Dzaky. Bermain peran bermanfaat untuk meningkatkan daya imajinasi anak, karena hal ini dapat membuat anak menjadi kreatif dalam berpikir atau bertindak.


Selain itu, bermain peran dapat meningkatkan kemampuan afektif anak seperti, minat dan motivasi belajar, dan kemampuan berkomunikasi, berinteraksi serta bersosialisasi.


Baca juga : Anak aktif tanda sehat, senangny menemani aktivitas outdoor anak


Melihat eskrim Paddle Pop Mochi, Dzaky bertanya tentang keberadaan Planet Mochi. Dia melihat Playmate Galaxy kembali. Di sini ada planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Saturnus, dan Neptunus. Jadi, Planet Mochi ada di mana, ya? 


Ada yang tahu di mana keberadaan Planet Mochi? Yuk, cari tahu tentang keberadaan planet Mochi melalui petunjuk ini. Dari Aplikasi Asemblr bisa Kita ketahui tentang Planet Mochi.  Ada 7 Fakta Planet Mochi yang perlu diketahui, simak, yuk!


1. Planet Mochi berasal dari dewa langit Yunani,

Merkurius
Planet Merkurius

Ternyata Planet Mochi bukan planet Merkurius. Planet Mochi diberi nama dari Dewa Langit Yunani. Jadi, di mana Planet Mochi berada?

2. Planet Mochi itu Planet ketujuh dari matahari,

Venus
Planet Venus

Planet Venus pun bukan Planet Mochi. Planet Mochi itu planet ketujuh dari Matahari, sedangkan Venus adalah planet kedua dari Matahari. Yuk, Kita cari tahu lagi letak Planet Mochi!

3. Planet Mochi punya 27 satelit alam,

Bumi
Planet Bumi

Bumi bukan planet Mochi. Ini adalah planet tempat Kita tinggal. Planet Bumi hanya punya satu satelit yaitu Bulan, sedangkan Planet Mochi punya 27 satelit alam.

4. Planet Mochi itu dingin, 

Mars
Planet Mars

Mars juga bukan Planet Mochi karena Planet Mochi itu dingin, berbeda dengan Planet Mars.

5. Planet Mochi ditemukan pada tahun 1781 oleh Astronomer William Herschel,

Jupiter
Planet Jupiter

Jupiter juga bukan Planet Mochi, Jupiter itu planet terbesar dalam tata surya.  Ternyata Astronomer William Herschel menemukan Planet Mochi pada tahun 1781.

6. Planet Mochi itu berwarna biru,

Saturnus
Planet Saturnus

Saturnus punya keunikan berupa cincin. Saturnus juga bukan Planet Mochi, karena Planet Mochi itu berwarna biru.

7. Bersama planet Neptunus disebut raksasa es. 

Neptunus
Planet Neptunus

Neptunus juga bukan Planet Mochi, meski mendapat julukan sama sebagai "Raksasa Es."


Nah, dari ketujuh petunjuk di atas, ada salah satu planet yang belum di sebutkan dalam tata surya Kita, Galaxy Bima Sakti. Betul, Planet Uranus jawabannya.  


Nah, ternyata Planet Mochi adalah Planet Uranus. Yeah, akhirnya Kita tahu tentang keberadaan Planet Mochi. Planet Mochi itu adalah Planet ketujuh dari tata surya.


Planet Mochi adalah Uranus
Planet Uranus adalah Planet Mochi


Setelah menjelalah luar angkasa bersama singa Paddle Pop saatnya Kita pulang ke Bumi dan pesta bersama Paddle Pop Mochi.  


Gimana, nih, caranya pulang ke Bumi? Oh, iya, Kita pakai roket dari Paddle Pop Mochi aja, yuk! Mudah, kok, buatnya. Sekalian Kita hias Paddle Pop Mochi ya. Tinggal ditumpuk 2-3 Paddle Pop Mochi beri penutup segitiga dari printable yang sudah disiapkan sebelumnya.


Pulang ke Bumi
Hore ... akhirnya pulang ke Bumi


Sekarang saatnya menghias Paddle Pop mochi pada sebuah piring dan di sekelilingnya ditaburi meses warna warni. Di sisi piring, tambahkan printable gambar-gambar yang ada. 


Menghias Paddle Pop Mochi
Menghias Paddle Pop Mochi,
dokumentasi pribadi


Dzaky cukup semangat menghias paddle pop mochi. Jangan tanya endingnya, eskrim Paddle Pop habis tak bersisa.


Dia bilang, "Besok mau lagi, beliin, ya, Ma!"

"Buat anak apa sih yang engga buat Kamu, Nak."


Menyenangkan sekali bisa menemani anak bermain, sekaligus mengenalkan sains juga. Dzaky bilang pengen liburan ke luar angkasa, mau pergi ke Planet Mochi ajak kedua orangtuanya. Wah, makasih banget, Nak, mau ngajakin Mama. 


Baca juga : Anak aktif tanda sehat 


Menemani anak bermain dan belajar
Menemani anak bermain sambil belajar, dokumentasi pribadi


Kali ini Mama yang nemenin Kamu bermain. Saat waktu berganti, mungkin giliran Mama yang ingin ditemani Dzaky di hari tua nanti. 



Paddle Pop Mochi, camilan terbaik anak Indonesia


Paddle Pop Mochi
Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla, 
via instagram.com/@paddlepop.idn

Paddle Pop Mochi jadi camilan terbaik untuk anak Indonesia karena kandungan dan nutrisinya disesuaikan dengan kebutuhan asupan harian anak menurut WHO.


Kandungan nutrisi Paddle Pop Mochi terdiri dari 6 gr gula, 90 kkal, dan 1,5 gr lemak jenuh. Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla terbuat dari bahan piihan berkualitas dan mengandung susu juga. 


Lapisan mochi yang kenyal, ditambah perpaduan es krim chocolate dan rasa vanilla yang creamy banget di dalamnya jadi kesukaan anak saya. Begitu tahu saya mau pergi ke Supermarket, dia titip pesen dibeliin Paddle Pop Mochi.


Selain mengandung kebaikan susu, Paddle Pop Mochi juga tanpa pengawet, loh, Sahabat Catatan Leannie. Nah, ini yang bikin Paddle Pop Mochi jadi camilan terbaik buat anak Indonesia. 


Seru banget kan, liburan bareng Paddle Pop meski di rumah aja. Rasakan keseruan jelajah luar angkasa dan bertualang ke Planet Mochi atau Planet Uranus bersama Paddle Pop, Kak Nana Mirdad dan Ibu guru dari Mungilmu. Mom's, yuk, cerita juga tentang keseruan liburan bareng anak di rumah!



Salam, 





Permasalahan PJJ dan PTM saat Pandemi, Sebuah Refleksi Pendidikan di Indonesia

 

Refleksi Pendidikan Indonesia
Refleksi Pendidikan Indonesia, antara PJJ dan PTM, via Canva



Permasalahan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dan wacana PTM (Pembelajaran Tatap Muka) selama pandemi, menjadi sebuah refleksi pendidikan di Indonesia. 


PJJ dan PTM ini ternyata masih harus dievaluasi. Butuh dukungan berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini agar pendidikan anak di Indonesia menjadi lebih baik.


Sebagai orang tua, saya pun merasakan betapa pembelajaran daring atau PJJ ini banyak sekali tantangannya, hal ini berpengaruh terhadap faktor psikologis anak dan orang tua. Anak cepat merasa bosan dan orang tua kadang tidak sesabar guru untuk mengajarkan anaknya. 



Paradigma Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) saat pandemi


Paradigma PJJ
Paradigma Pembelajaran Jarak Jauh,
via Photocollage


Pada tanggal 05 Juni 2021, saya berkesempatan mengikuti webinar "Refleksi Pendidikan di Indonesia, antara PJJ dan PTM yang diselenggarakan oleh Faber Castell.


Webinar Faber Castell
Mengikuti webinar Faber Castell,
via Photocollage


Webinar pendidikan ini menghadirkan narasumber Ibu Saufi Sauniawati sebagai pemerhati pendidikan, Christian Herawan sebagai Product Manager PT Faber Castell International Indonesia dipandu oleh Andri Kurniawan sebagai Public Relations Manager Faber Castell.



Webinar Faber Castell
Narsum dan Host webinar,
via Photocollage


Masalah saat pembelajaran daring ini saya alami juga, anak saya masih berusia 4-5 tahun saat PJJ kemarin. 


Sebagai orang tua yang mendampingi anak belajar, saya melihat anak mudah sekali bosan, ingin bermain bahkan ketika di telepon gurunya anak saya malah lari-larian, pernah dia enggak mau disuruh belajar malah sembunyi di bawah meja. 


Saya hanya bisa mengelus dada kalau udah begini. Ya sudahlah namanya juga anak usia segitu, pasti masih seneng main juga dibandingkan harus duduk serius belajar.


Baca juga : Realitas stay at home dan social distancing

 


Masalah Pembelajaran Jarak Jauh



Masalah saat pembelajaran online ini dialami juga oleh guru, selain anak dan orang tua tentunya.


Jadi, anak, orang tua, dan guru sama-sama punya tantangan saat menjalankan pembelajaran secara daring. Masalah saat PJJ diantaranya :


a. Tidak semua punya ponsel cerdas atau smartphone

b. Jika sudah ada smartphone, harus ada paket internet

c. Orang tua harus secara intensif membantu proses belajar daring dari rumah

d. Anak sudah bosan belajar secara daring

e. Kurikulum dinilai belum cukup mendukung PJJ



Kendala KBM Daring


Pembelajaran Jarak Jauh atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) daring ini punya berbagai kendala, diantaranya :

 

a. Kesulitan mengakses sinyal di pelosok

b. Fasilitas gadget yang dimiliki siswa tidak sama

c. Masih banyak siswa yang hanya punya handphone biasa yang tidak bisa mendukung belajar daring

c. Keterbatasan kuota internet

d. Beban biaya yang memberatkan

e. Makin boros karena orang tua harus mengisi kuota per bulan

f. Materi pelajaran yang disampaikan guru kurang bisa diterima 



Dampak Pembelajaran Jarak Jauh


Pembelajaran daring atau PJJ punya dampak terhadap siswa, guru, dan orang tua, diantaranya :


a. Komunikasi siswa dan guru terbatas jarak

b. Siswa kesulitan menangkap isi materi setiap pelajaran

c. Pengawasan lemah bila belajar daring di rumah


Untuk anak usia dini seperti anak saya, kadang perlu referensi soal parenting buat memantau pendidikan anak.


Baca juga : Rekomendasi website parenting terbaik ala Catatan Leannie



Masalah yang dihadapi anak, orang tua dan guru selama PJJ



Masalah saat PJJ,
via Photocollage


Jika menggali lebih dalam tentang refleksi pendidikan di Indonesia apa sih masalah selama PJJ itu? Masalah PJJ ini berkaitan dengan anak, orang tua dan guru.


Masalah anak  saat mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh, diantaranya :


a. Lemahnya motivasi belajar

b. Pembagian tugas berat karena berbeda pandangan antara guru dengan orang tua

c. Kemampuan anak menggunakan perangkat pembelajaran minim

d. distorsi permainan online ketika memegang gadget

e. Paradigma tidak pergi ke sekolah adalah libur masih tertanam pada siswa

f. kurangnya sosialisasi sehingga membuat pembelajaran terasa berat


Tidak hanya anak yang mengalami masalah saat PJJ, ternyata orang tua pun mengalami hal yang sama. 


Terkadang lebih baik mengerjakan perkrjaan rumah tangga seperti nyuci, masak dibandingkan menemani anak belajar. Ada yang berpendapat seperti ini juga, sih. Pusing katanya berasa ikut belajar dan ngerjain tugas juga bareng anak.


Masalah orang tua saat menemani belajar anak selama pandemi, yaitu :


a. Orang tua terkendala dalam penyiapan fasilitas

b. Belum mengetahui secara rinci mengenai platform dan troubleshooting

c. Kendala perilaku anak

d. Perbedaan pola target pembelajaran guru dan orang tua

e. Belum dapat menjadi motivator


Sedangkan masalah  guru yang saat melakukan pembelajaran daring, diantaranya :


a. Fungsi dan pola pemberian materi berbagai platform

b. Belum memahami troubleshouting 

c. Belum bisa menciptakan bonding saat PJJ

d. Kreativitas guru yang beragam

e. Pembelajaran belum menarik dan menyenangkan


Begitu kompleksnya masalah yang dialami saat pembelajaran daring. Perlu ada sinergi antara orang tua, anak sebagai siswa dan guru agar pembelajaran jarak jauh ini dapat berjalan lancar.



Peran orang tua, guru, dan siswa dalam mendukung pembelajaran Jarak Jauh



Peran orang tua, guru, dan anak saat PJJ,
via Photocollage



Baik orang tua, guru, dan siswa punya peran tersendiri dalam mendukung pembelajaran daring.

1. Orang tua

Orang tua berperan sebagai pembimbing, pengawas, motivator, dan fasilitator. Tak hanya menyediakan fasilitas belajar memadai tapi ikut menemani, mengawasi, membimbing, dan memberikan motivasi belajar pada anak 


2. Guru atau wali kelas

Guru atau wali kelas berperan sebagai akademik, yaitu membuat materi bahan ajar yang kreatif, selain itu guru juga berperan sebagai guru pamong, pengawas dan motivator.


3. Siswa

Siswa diharapkan dapat menjadi siswa yang inovatif, inquiry dan memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.


Baik orang tua, guru, dan siswa diharapkan mampu bersinergi agar pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh dapat berjalan dengan maksimal. 


Ada dua indikator mutu pendidikan yang menjadi sorotan sehingga terbentuk sinergi adalah standar penilaian dan standar proses.


Aturan Tentang Pembelajaran Tatap Muka


Menurut Nadiem, pembelajaran tatap muka sudah diperbolehkan sejak Januari 2021. Sekolah yang sudah divaksin wajib mengikuti kelas tatap muka secara terbatas. Pembelajaran tatap muka terbatas adalah kombinasi antara PJJ dan PTM.


Pembelajaran tatap muka maksimal 50 % dari jumlah siswa per kelas. Selain itu orang tua juga diberikan pilihan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran tatap muka terbatas. Pelaksanaan PTM wajib mematuhi protokol kesehatan.


Hal yang harus dipersiapkan orang tua dan anak saat PJJ dan PTM


Tips untuk orang tua dan anak saat PTM
Tips orang tua dan anak saat PTM,
via Photocollage


Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan orang tua dan anak dalam penyelenggaran PJJ dan PTM, diantaranya :


a. Carilah aturan tatap muka terbatas di daerahmu

b. Mulai mendisiplinkan kembali jam tidur dan jam bangun anak

c. Orang tua masih tetap harus mengawasi dan memfasilitasi kebutuhan anak saat PJJ

d. Ajarkan protokol kesehatan pada anak seperti tidak meminta makanan atau minuman bekas teman, jangan berpelukan, dan jangan bergantian masker.


Diharapkan orang tua mampu memberikan pemahaman di atas terutama bagi anak yang masih berusia dini.


Sistem Evaluasi Pembelajaran


Sebelum pandemi, selalu dilakukan sistem evaluasi dalam kegiatan belajar mengajar. Begitu pula dengan evaluasi saat PJJ atau pembelajaran daring. Sistem belajar evaluasi pembelajaran secara daring ini dilakukan secara harian, praktik, dan ujian.


Sistem evaluasi harian terdiri dari pengerjaan LKPD atau LKS dan pemberian tugas pasca meet (luring). Sedangkan sistem evaluasi praktik terdiri dari video, foto langkah pengerjaan, dan voice note. Terakhir, sistem evaluasi pembelajaran lewat ujian, yaitu lembar kerja dan aplikasi pengerjaan soal.


Sistem evaluasi pembelajaran
Contoh evaluasi pembelajaran daring,
via Photocollage


Menurut Ibu Saufi, satu permasalahan lagi terkait sistem pembelajaran daring, kadang orang tua kerepotan untuk mengeprint materi belajar anak, hal ini tidak akan terjadi jika materi evaluasi atau tugas pembelajaran dikerjakan langsung pada gawai masing-masing.



Paket Belajar Online Faber Castell


Paket Belajar Online Faber Castell,
via dokumentasi pribadi


Wacana Bulan Juli dilakukan PTM atau Pembelajaran Tatap Muka kemungkinan dipending lagi karena di tempat tinggal saya sudah diterapkan sebagai zona merah.


Sepertinya metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih akan berlanjut lebih lama. Kasihan juga, sih, padahal anak saya sudah bersemangat untuk masuk ke TK.


Berbicara tentang refleksi Pendidikan Indonesia, baik itu PJJ dan PTM memang perlu dievaluasi. Banyak sekali masalah yang terjadi saat PJJ. 


Salah satu masalah saat PJJ adalah media pendukung pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran secara online, diantaranya komputer atau laptop, printer dan alat tulis.


Media Pembelajaran Anak
Media Pembelajaran Anak,
via Photocollage


Bicara tentang salah satu media pendukung anak sekolah, saya punya produk favorit sejak dulu yaitu Faber Castell.  Saya akan ulas sekilas tentang Sejarah Faber Castell ini.


Faber Castell, sebuah perusahaan keluarga yang berdiri sejak tahun 1761 di Stein, Jerman. Pendirinya adalah Kaspar Fabel. Faber Castell masih berdiri hingga generasi ke-9 saat ini.


Lokasi produksi berada di 9 negara, dengan kantor pemasaran di 23 negara. Telah dipasarkan lebih dari 120 negara di dunia.


Faber Castell juga memiliki keragaman produk yang memberikan kualitas terbaik untuk menulis, menggambar, desain kreatif, dan pensil kosmetik.


Isi Paket Belajar Online Faber Castell
Isi Paket Belajar Online Faber Castell,
via Photocollage


Faber Castell menghadirkan berbagai produk untuk Paket Belajar Online seperti pensil 2B, pulpen, rautan, penghapus, pencase, dan stylus. Salah satu inovasi untuk mendukung pembelajaran online adalah Stylus. 


Penggunaan Stylus
Penggunaan Stylus, 
via Photocollage


Stylus ini bermanfaat untuk browsing, menulis, dan doodle di gadget. Super praktis pokoknya dan membantu banget dalam proses pembelajaran online di rumah.




Penggunaan Stylus di Hp Android,
via Photocollage


Bukan cuman buat anak aja, untuk profesi lain seperti guru, penulis, editor, bahkan illustrator juga pastinya akan terbantu dengan adanya Stylus. 


Penggunaan Stylus Faber Castell,
via Photocollage


Permasalahan PJJ dan PTM selama pandemi menjadi sebuah refleksi pendidikan di Indonesia.  Buat Sahabat Catatan Leannie, yuk sharing tentang permasalahan selama mendampingi anak belajar daring dan ceritakan bagaimana solusinya!


Mengenai paket belajar online dari Faber Castell, informasi lebih lanjut, dapat di akses melalui website www.faber-castell.co.id



Salam,














Inilah Website Parenting Terbaik yang Jadi Rekomendasi Catatan Leannie

Ilustrasi ibu dan bayi
Mother and baby,
Pexels.com/Kristina Paukshtite

Semasa pandemi ini banyak waktu yang dihabiskan di rumah. Belajar ilmu parenting juga bisa dilakukan secara daring,  Ada beberapa website parenting terbaik yang sering saya kunjungi dan jadi rekomendasi Catatan Leannie buat Sahabat semuanya.

Saya sering kali berkunjung ke beberapa website ini untuk menambah ilmu parenting dan mengaplikasikannya secara langsung. Sebanyak apa pun belajar, tetap tak akan berarti tanpa praktik, loh. Setuju, kan, Sahabat Catatan Leannie?

Nah, saya mau berbagi informasi tentang beberapa situs parenting terbaik dan jadi rekomendasi Catatan Leannie, diantaranya:


1. TheAsianParent Indonesia


theAsianParent Indonesia
theAsianparent Indonesia

The AsianParent Indonesia menjadi salah satu website yang sering saya kunjungi juga buat belajar ilmu parenting.  Selain itu, Sahabat juga bisa mengakses beragam informasi tentang pernikahan dan seks, seputar dunia ibu, bayi, dan anak.

The AsianParent Indonesia ini membantu orang tua menjadi cerdas dalam memantau kehamilan dan menemani tumbuh kembang anak, serta membesarkan mereka dengan bahagia.

Dengan adanya aplikasi TheAsian Parenting Indonesia, orang tua bisa berbagi pengalamannya seputar dunia parenting.


2. Mother and Babby


Mother and Baby
Mother and Babby

Sesuai namanya, website parenting ini banyak membahas seputar dunia ibu dan anak. Motherandbaby merupakan website parenting mengenai kehamilan, tentang tumbuh kembang bayi, parenting dunia anak, serta event seru yang bisa dihadiri para Ibu.

Mother and Baby  update juga mengenai parenting di seluruh dunia. Jika, Mom's tertarik dengan dunia selebriti dan pengasuhan mereka, mother and baby dapat mendekatkan Kamu dengan idolamu.  Salah satu publik figur yang saya sukai adalah Mona Ratuliu.




Informasi tentang dunia ibu dan anak berperan penting dalam proses pengasuhan anak, semoga ibu tetep bahagia agar bisa mendampingi anak dengan baik.


3. Bidanku


Bidanku
Bidanku


Website Bidanku ini paling sering saya akses ketika kehamilan.  Saya mendapat beragam informasi tentang kehamilan, persalinan, pasca kelahiran hingga tips parenting. Di situs bidanku juga banyak tips yang dicari para Ibu seperti tips saat menjalani kehamilan, menyusui, dan membiasakan anak agar mau  berpuasa di bulan Ramadhan.

Informasi yang disajikan oleh Bidanku ini cukup lengkap, mendetail dan kredibel, cocok untuk dijadikan referensi bagi para ibu.

Bidanku ini merupakan kolaborasi antara Ibu bidan Revina dan suaminya yang suka blogging. Kolaborasi positif yang Keren dan bisa menebarkan manfaat dengan berbagi informasi penting bagi masyarakat.


4. Nakita Grid.id


Nakita Grid id
Nakita


Nakita Grid.id merupakan website yang memberikan informasi terkini mengenai parenting dan lifestyle. Nakita Grid id berusaha menjadi teman yang baik buat para Ibu karena paham bahwa seorang perempuan pun tak hanya butuh informasi saja tapi butuh hiburan dan sahabat.

Memberi panduan untuk para Ibu, nakita pun menyajikan informasi yang beragam, tidak hanya sekadar tulisan informatif,  tetapi melalui multiplatform grafis dan video yang sarat akan informasi serta menghibur para perempuan.


5. The Urban Mama


The Urban Mama
The Urban Mama


Hal yang menarik dari website The Urban Mama adalah melibatkan para ibu sebagai kontributor yang interaksi satu sama lainnya cukup baik.

The Urban Mama merupakan website yang didirikan karena rasa cinta orangtua terhadap anaknya. Obrolan mengenai anak-anak pun disajikan melalui artikel yang menarik dan informatif.

Selain memberikan tips mengenai cara merawat anak, dibahas juga masalah kesehatan, kesehatan, resep masakan juga masalah keuangan.

The Urban Mama punya kontributor dari berbagi daerah di seluruh Indonesia, sehingga tips tentang parenting pun sangat beragam. Desain website yang  menarik, membuat pembaca betah belajar parenting dari website ini.

Bagi saya belajar bisa dari mana saja. Sebagai seorang ibu saya menyadari keterbatasan ilmu yang dimiliki. Saya senang belajar banyak hal tentang parenting dari keenam website ini.




Saya ingin terus belajar untuk menjadi ibu yang baik dengan memperluas ilmu dan pengetahuan tentang dunia parenting.

Semoga informasi yang saya rekomendasikan mengenai website parenting terbaik ala Catatan Leannie bisa bermanfaat, ya.  





Salam,





#BPNRamadan2020
#BPNchallengeday29




5 Akun Instagram Public Figure dan Selebgram untuk Belajar Ilmu Parenting

Parenting with Mona Ratuliu
Mona Ratuliu,
instagram.com/@monaratuliu

Sebagai seorang ibu dengan anak balita membuat saya terus belajar banyak hal. Namun, saya merasa masih banyak hal yang belum diketahui soal parenting. Kita juga bisa belajar ilmu parenting dari
sosok perempuan inpsiratif melalui lima akun instagram public figure, selebgram dan  influencer yang menginspirasi.

Saya menuliskan kelima akun ini untuk belajar parenting dari keseharian mereka. Kira-kira dari kelima akun yang may saya tuliskan di sini, ada enggak yang menginspirasi Sahabat Catatan Leannie. Simak aja, yuk, lima akun instagram perempuan inspiratif untuk belajar ilmu parenting di bawah ini!


dr Reisa dan putrinya
dr Cantik Reisa Broto Asmoro
Instagram com/@reisabrotoasmoro

Reisa Broto Asmoro (@reisabrotoasmoro) dokter cantik yang sering menghias acara televisi ini jadi salah satu favorit saya buat belajar ilmu parenting. Kamu bisa nonton acara @ibupintar_transtv setiap hari Sabtu, jam 09.00 WIB.

Ibu muda cantik yang dikenal saat menjadi Putri Indonesia tahun 2010 ini sempat menempuh pendidikan di jurusan Kedokteran Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia.

Reisa Broto Asmoro sering kali berbagi tips mengenai kesehatan anak dan ke dan keluarga di instagramnya. Berprofesi sebagai dokter, informasi yang disampaikan seputar parenting sudah tentu akurat dan dapat dipercaya.


2. Mona Ratuliu

Mona Ratuliu mendampingi anak
Mendampingi anak, instagram.com/monaratuliu

Mona Ratuliu (@monaratuliu) sering mengisi acara televisi yang membahas parenting dan mengadakan seminar tentang seputar dunia anak.

Mona Ratuliu juga mengajak para orang tua berbincang dengan narasumber yang ahli di bidang parenting agar bersikap lebih baik terhadap anak-anak sehingga mereka bisa bahagia menjalani hidup.

Mona Ratuliu juga menulis di blog parenting dan sudah menulis buku yang diterbitkan Mizan dengan judul ParenThink dan Digital ParentThink.


Tya Ariestya dan kedua buah hati
Tya dan kedua anak IVF,
Instagram.com/@tya_ariestya

Tya Ariestya (@tya_ariestya), saya tahunya dia jadi artis dan duta Taekwondo Indonesia. Ternyata sekarang Tya jadi mom influencer yang  sering sharing tentang dunia anak dan berbagi pengalamannya mengenai in-vitro fertilization (IVF) atau program bayi tabung kedua anaknya. Tya juga dikenal ramah dan seringkali membalas pertanyaan para followernya.


4. Anisa Stevani


annisast dan putranya
Annisa Stevani, instragram.com/@annisast

Selebgram parenting yang menginspirasi para perempuan adalah adalah Annisa Steviani(@anisast). Influencer dan blogger yang satu ini punya background dan pengalaman kerja di bidang jurnalistik. Salah satu blogger favoritnya saya juga

Annisa memang seeing kali membagikan kesehariannya di Instagram tentang dunia anaknya yang bernama Xylo. Annisa berbagi pengalaman dan pendapatnya tentang banyak hal.

Parenting Blogger dan author buku "Susahnya Jadi Ibu" ini sering berbagi opininya di stories dan highlight instagram mengenai tips parenting ala Anisa dan suaminya, JG.

Annisa juga berbakat jadi seorang illustrator karena hasil karyanya juga oke. Untuk membaca tulisan (@annisast) bisa di akses di Blog Anisa Stevani 


5. Grace Melia


Gesi dan kedua buah hati
Gesi dan kedua buah hati,
insstagram.com/@gtall

Grace Melia (@grace.melia), yang biasa dipanggil Gesi ini adalah seorang Selebgram parenting, penulis buku, illustrator, dan parenting blogger.

Gesi serius terjun ke dunia parenting dengan menjadi trainee therapeutic play dan certified CBT (cognitive behavioural therapy) practitioner. 

Pengalaman pribadi Gesi membuatnya mulai ngeblog dan mendirikan komunitas Rumah Ramah Rubella. Hal ini karena pengalaman pribadinya Ubii, putra pertama Gesi yang mengalami Congenital Rubella Syndrome.

Gesi yang tinggal di Yogyakarta senang membagikan ide bermanin untuk anak melalui akun instagram kedua @mainsamaaiden. Aiden adalah anak kedua Gesi. Gesi membuat Aiden mampu meningkatkan sosialisasi dengan teman sekolahnya.

Grace Melia berkolaborasi dengan Annisa Stevani membuat buku yang berjudul "Susahnya jadi Ibu." Untuk membaca tulisan Gesi bisa diakses di Blog Grace Melia.

Belajar bisa dari jalan mana saja, termasuk belajar parenting dari akun instagram public figure dan influencer atau selebgram.

Sebagai orang tua penting bagi Kita untuk mengenali bakat dan potensi anak kemudian mengoptimalkan dan mensupport mereka. Biarlah mereka berkembang sesuai bakat dan potensinya.

Baca juga : Kunci sukses mengoptimalkan potensi dan bakat anak

Kelima perempuan inspiratif ini menginspirasi saya belajar ilmu parenting. Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, apa nama akun instagram public figure atau selebgram favorit buat belajar parenting?



Salam,




#BPNRamadan2020
#BPNChallengeday13