June 24, 2019

Menjelajahi Keindahan Bawah Laut di Seaworld Ancol

by , in

Menjelajahi Seaworld
Jalan-jalan ke Seaworld

Taman Impian Jaya Ancol atau kini lebih dikenal dengan Ancol Jakarta Bay City merupakan tujuan wisata di Jakarta yang punya beragam pilihan untuk dikunjungi.

Kamu bisa memilih Dunia Fantasi atau lebih dikenal dengan Dufan, Atlantis Water Adventure, Gelanggang Samudera, Seaworld, atau Pantai Indah Ancol. Kami sekeluarga beserta sahabat suami memilih menjelajahi keindahan bawah laut di Seaworld, Ancol.

Sebenarnya ini adalah kunjungan latepost, kira-kira di Bulan Maret 2019 yang lalu, bertepatan dengan hari lahirnya suami..Kami mengajak anak dari kakak ipar menemani Dzaky serta ketiga anak lain dari sahabat menambah serunya acara kunjungan Kami ke Seaworld saat itu.

Keseruan menuju Seaworld
Berangkat kira-kira pukul 8.30 WIB, lebih lambat dari waktu yang dijanjikan memang, but it's okay. Untungnya perjalanan enggak macet sehingga pada pukul 11.00  WIB atau lebih, Kami sudah sampai di Ancol.

Sea World yang berada di di Taman Impian Jaya Ancol, Jalan Lodan Timur No. 7, RW.10, Ancol, Pademangan, Kota Jakarta Utara ternyata tak pernah sepi pengunjung apalagi saat kami berkunjung ke sana bertepatan dengan hari libur nasional.

Begitu sampai di loket, tas dan makanan dititipkan  di tempat penitipan barang. Kami kemudian masuk ke Seaworld.
Ada beberapa hal menarik ketika menjelajahi keindahan bawah laut di Seaworld Ancol, yuk, simak di bawah ini!

Melihat ragam koleksi ikan dari berbagai perairan Indonesia dan dunia

Begitu masuk ke sini, saya cukup terkesan melihat banyaknya ikan yang ada di akuarium besar.

Pandangan saya tertuju ke arah "Shark Aquarium," atau akuarium yang berisi ikan hiu. Saya sempat mengabadikan foto di kolam ini, sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan. 

Shark Aquarium 
Ada juga Hammer Shark yang cukup unik dan jadi favoritnya Dzaky di Aquarium yang satu ini.

Hammer Shark, perhatikan bentuk kepala ikannya

Beragam jenis ikan ada di sini, bisa mencapai ribuan species yang berasal dari kawasan laut Indonesia, seperti Samudera Hindia, Laut Jawa, Samudera Pasifik  bahkan dari Samudera Atlantik.

Beragam jenis ikan di Seaworld

Swafoto bersama ikan-ikan

Beragam koleksi Ikan Air Tawar di Indonesia dan dunia, diantaranya Piranha dan Arapaima 

Kamu bisa menemukan aquarium yang berisi ikan Piranha juga ikan Arapaima. Ikan Arapaima merupakan ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan Amazon. Beratnya bisa mencapai sampai 200 kilogram dengan panjang mencapai 3 meter.

Bersama ikan Arapaima

Atraksi yang menarik perhatian seperti Feeding Show, Barongsai dan lainnya

Salah satu tempat yang jadi perhatian penonton adalah aquarium utama. Aquarium ini menampung 5 juta liter air laut dengan perkiraan sebanyak 35.500 ekor ikan laut Indonesia dari 35 spesies.

Aquarium utama di Seaworld  dengan ukuran 38 x 24 meter dan volume air yang cukup besar disebut sebagai akuarium air laut terbesar di Asia Tenggara.

Aquarium ini dipadati pengunjung karena  adanya feeding show atau  pemberian makanan untuk ikan-ikan di sana dan juga beragam atraksi lain sering juga dilakukan untuk menarik minat pengunjung.

Atraksi Barongsai di dalam air
Saat Kami berkunjung ke sini, ada atraksi barongsai di dalam air. Kami benar-benar terkesima dengan penampilan mereka. Riuh tepuk tangan penonton pun ikut menyemarakkan suasana.

Kamu juga bisa melakukan fun dive dengan membayar uang sebesar Rp.500.000,00 untuk mendapatkan sertifikat menyelam di aquarium utama ini.

Berfoto di Antasena Tunnel, spot favorit pengunjung di Seaword

Kami juga menjelajahi sebuah terowongan kaca atau dikenal dengan nama Antasena Tunnel, terowongan sepanjang 80 meter ini menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto di sini. 

Antasena, spot favorit di Seaworld

Kamu bisa berjalan di travelator sambil memandangi berbagai jenis ikan yang berenang di atas terowongan kaca. Di sisi terowongan terdapat informasi mengenai jenis ikan juga habitatnya.

Arena Touch Pool yang disukai anak

Seaworld juga menyediakan arena touch pool, di tempat ini Kamu bisa menyentuh beberapa jenis hewan seperti bintang laut, sea turtle, dan lainnya. Saat itu, Dzaky begitu antusias memegang sea turtle.

Arena Touch Pool

Melihat berbagai koleksi hewan laut yang diawetkan

Seaworld dilengkapi dengan museum yang berisi koleksi hewan laut yang sudah diawetkan. Ada koleksi berbagai jenis ikan, cumi, dan hewan laut lainnya. Inilah beberapa koleksi hewan laut yang sempat dokumentasikan.





Ragam koleksi hewan yang diawetkan


Jelly Fish Sphere, wahana baru di  Seaworld Ancol

Kamu bisa melihat Jelly Fish atau ubur-ubur yang indah dalam kolam diterangi cahaya warna warni. Ubur-ubur ini jadi wahana baru di Seaworld. Kamu juga bisa menjadikan tempat ini buat swafoto.

Sayangnya di spot ini, saya tidak mendokumentasikannya karena saat itu gawai sudah habis baterainya, meski begitu rasanya senang sekali melihat keindahan bawah laut. Beragam ikan dan biota laut lainnya membuat saya terpesona akan ciptaan-Nya. Bukan hanya saya, Dzaky pun excited melihat keindahan bawah laut di Seaworld.

Seaworld, wahana yang disukai anak

Ada Toko Merchandise dan Restoran juga di sini

Kamu juga bisa membeli merchandise atau oleh-oleh sebagai kenang-kenangan di Seaworld, Ancol. Ada boneka berbentuk ikan atau topi yang bisa dijadikan buah tangan. Saat makan siang pun, Kamu bisa membeli makanan atau santap siang di restoran Seaworld. Berbagai pilihan menu bisa Kamu pilih di sana.

Untuk tiket masuk Seaworld dikenakan tarif sebesar Rp. 85.000,00/orang pada hari senin-jumat, sedangkan untuk weekend dan hari libur dikenakan tarif Rp.100.000,00. Jam operasional Seaword mulai pukul 09.00 - 18.00 WIB.

Berbagai jenis aktivitas menarik bisa dilakukan di Seaworld. Selain tempat rekreasi, Seaworld juga menjadi wisata edukasi untuk mengetahui keanekaragaman biota bawah laut di Indonesia dan dunia. Yuk, nikmati berbagai keindahan bawah laut di Seaworld Ancol.


Salam, 







June 12, 2019

Cerita Idulfitri bagi Kami yang tak Pernah Mudik

by , in
Cerita Idulfitri bagi kami yang tak pernah mudik
Keluarga kecilku, abaikan Dzaky yang susah di foto ๐Ÿ˜…

Silaturahmi bersama keluarga dan sahabat jadi pengalaman yang penuh kesan di moment Idulfitri. Bagi keluarga kami yang tak pernah mudik, kemacetan, kelelahan saat perjalanan, rasa bahagia yang membuncah saat menginjakkan kampung halaman mungkin tak pernah dirasakan karena orang tua dan mertua tinggal berdekatan dan masih satu RT.

Beginilah berjodoh dengan tetangga, hampir setiap hari bisa berkunjung ke rumah mama. Hehe, tinggal jalan dikit sampai deh. Banyak kemudahan yang saya rasakan ketika dekat orang tua.

Kadang Mama mengirimkan makanan, kue lebaran, ngasih Dzaky baju dan lain-lain. Ah ... malu rasanya saya sendiri jarang memberi, malah jadi pihak yang diberi.

Beginilah nasib anak yang enggak hobi masak atau bikin kue. Masakannya itu-itu aja dan masakan atau kue buatan mama selalu luar biasa. Padahal mama saya adalah seorang pekerja tapi setiap hari selalu menyempatkan memasak dan kadang mengirimkannya pada saya.

Setiap tahunnya mama selalu membuat kue untuk hari raya. Saya sering dikirim mama makanan karena dekat dengan beliau. Enak pake banget. Hehe, alhamdulillah ๐Ÿ˜„

Punya mertua dan orang tua berdekatan jaraknya, otomatis setelah menikah, saya dan suami tak pernah mudik. Mau mudik ke mana, masa mudik cuma dari RT 01 ke RT 05. Rumah saya di RT 01, sedangkan rumah orang tua kami di RT 05, beda RT tapi tetap aja deketan.

Kami menikah sudah empat tahun lebih, tahun ini menginjak tahun kelima pernikahan. Nano-nano rasanya. Benar sekali merasakan lima tahun pertama pernikahan adalah fase yang cukup berat. Fase penyesuaian kedua pihak terutama. Sudah empat kali berlebaran tanpa mudik, apa saja kegiatan kami selama ldulfitri?

Tahun ini moment Idulfitri kami rayakan dengan keluarga besar dan juga sahabat sekaligus rekan kerja suami. Teman-teman saya ke mana, ya? Mereka pada mudik, jadi saya jarang bertamu pada mereka. Tinggallah saya di Bandung saja.

Moment Idulfitri hari pertama keluarga kecil kami berkunjung ke rumah orang tua saya juga mertua. Keluarga saya jarang suka berfoto jadi jarang punya kenangan bareng.

Nah, di keluarga suami ada satu foto kebersamaan Kami ketika Idulfitri hari pertama. Keluarga besar memang, suami anak ketiga dari lima bersaudara. Anak tengah ceritanya, kalau saya anak pertama dari tiga bersaudara dan sama-sama orang Sunda. Hehe ๐Ÿ˜„ Inilah foto keluarga kami.

Bersama keluarga besar suami

Moment Idulfitri hari kedua, Kami berkunjung ke rumah sahabat sekaligus rekan kerjanya suami. Rumahnya ada di daerah Cikaso, dari Gedung Sate lurus terus ke arah jalan utama sampai tiba di jalan Cikaso. Masuk melalui jalan tadi, kemudian disambut rekan kerja ayahnya Dzaky di depan gapura tempat tinggalnya.

Kesan saya selama lebaran ini, jujur saja saya kekenyangan karena terlalu banyak godaan yang ingin saya cicipi. Beraneka kue lebaran buatan mama, kolang-kaling segar, ketupat dan aneka makanan khas lebaran sayang sekali jika dilewatkan.

Ketika sampai di rumah Sahabat suami, kami disambut dengan berbagai makanan. Makan lagi dan lagi. Hehe ...

Temannya suami bahkan sengaja membuatkan bala-bala atau bakwan, rujak cuka, juga baso. Wah, senangnya, tapi harus waspai timbangan sendiri.

Merasa sekali sebagai tamu dimuliakan dan dijamu dengan baik. Segala ada pokoknya. Tadinya mau ke Punclut buat makan siang, enggak jadi karena kekenyangan.

Ternyata membahagiakan tamu itu begitu dianjurkan bahkan oleh Rasulullah sendiri. Terasa sekali silaturahmi semakin erat dan lekat dengan saling berkunjung.
Alhamdulillah, semoga berkah hidup kita semuanya.

Satu lagi kenangan buat Dzaky yang suka kucing, dia senang sekali berkunjung ke sini karena bisa bermain dengan kucing Persia yang besar sekali. Katanya sih umurnya udah empat tahun dan beratnya lebih dari 4 atau 5 kilogram.

Ini dia foto Dzaky yang excited saat disuruh berfoto dengan kucingnya. (Saya jujur saja geli sama kucing apalagi bulunya, hehe ...)

Dzaky foto bareng kucing persia

Di hari ketiga lebaran, ada acara kumpul keluarga besarnya ayah di Villa Abah, salah satu villa Istana Bunga di Lembang. Nanti akan saya tulis review staycation di Villa Abah Lembang. Ada juga kenang-kenangan keluarga kecil kami di sini.

Staycation bareng keluarga di Villa Abah Lembang

Buat saya moment lebaran bisa diisi dengan ajang silaturahmi bersama keluarga atau pun sahabat. Meski tanpa mudik beginilah cara Kami memaknai Idulfitri. Bagaimana dengan cerita lebaran di keluargamu, mudik ke mana, nih?


Salam, 






May 29, 2019

7 Alasan Mengikuti 12 Days Blog Challenge bersama Indscript, Seru dan Penuh Kesan

by , in
Pic by Canva


Tak terasa 12 hari berlalu, ini adalah hari terakhir postingan 12 Days Blog Challenge. Kesan saya selama mengikuti tantangan menulis ini adalah seru dan penuh makna. Ada berbagai alasan mengapa ikut serta dalam lomba ini.

Mbak Reffi Dinar sudah memberikan 12 keyword setiap harinya untuk menulis di blog. Kata kunci yang berhubungan dengan Bulan Ramadan ini. Ada banyak orang yang mengikuti tantangan ini dan mampu menyelesaikannya. Pasti  jadi suatu kebanggaan tersendiri, ya.

Inilah  7 alasan mengikuti tantangan menulis 12 days blog challenge versi saya, simak, yuk!

1. Membiasakan diri untuk konsisten ngeblog

Menurut Kuntowijoyo, syarat untuk menjadi penulis adalah konsisten, yaitu terus  menulis.

 “Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis."

Terkadang untuk bisa konsisten harus dipacu terlebih dahulu. Menantang diri sendiri untuk menulis tiap hari butuh perjuangan ditengah aktivitas sebagai Ibu rumah tangga dan anak balita yang sedang aktif-aktifnya.

Alhamdulillah, hasil takkan mengkhianati usaha. Niatnya diwujudkan dengan langkah nyata. Berhasil juga menyelesaikan tantangan nulis diblog selama 12 hari saat Ramadan.

2. Menyalurkan aktivitas yang postitif 

Menulis adalah aktivitas yang positif, daripada galau dengan harga yang Naik jelang lebaran. Mending ngeblog saja, aktivitas yang baru ditekuni beberapa bulan terakhir meski punya akun blog semenjak akhir tahun 2017 yang lalu.

3. Belajar memenuhi deadline yang ditentukan

Salah satu tujuan mengikuti tantangan menulis adalah disiplin waktu. Dengan berdisiplin, saya belajar untuk memenuhi deadline yang ditentukan. Bukan hanya saya tapi semua peserta yang ikut lomba blog.

4. Menulis diblog salah satu cara untuk menyampaikan pesan kebaikan

Ada banyak cara untuk berbagi kebaikan, salah satunya dengan menulis. Lewat tulisan Kamu bisa menyampaikan pesan. Berbagi hal baik saja dengan menuliskan berbagai hal positif agar pembaca ikut merasakan aura positif saat membaca tulisan yang Kamu buat.

5. Menulis diblog, berasa rumah sendiri 
sebagai tempat mencurahkan isi hati

Salah seorang novelis terkenal J.K. Rowling mengatakan:

“Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri.”

Ketika kamu merasa buntu dalam menulis, bisa menerapkan tips di atas. Selama ikut challenge blog, sehari sebelumnya diberikan keyword untuk tulisan esok hari. 

Menulis sesuai kata kunci bisa Kamu lakukan dengan riset terlebih dahulu, kemudian bisa memasukkan unsur pengalaman pribadi dalam tulisanmu.

6. Tetap semangat ngeblog, dan tetap produktif selama Ramadan

Berpuasa bukan alasan merasa lemas terus jadi mager. Kamu bisa tetap produktif selama Ramadan dan semangat ngeblog bersama peserta lomba yang lainnya. Terus menulis ternyata membuat saya merasa produktif meski diam di rumah sebagai IRT.
 
7. Menambah interaksi sosial
satu sama lain

Menambah pertemanan itu yang saya rasakan saat mengikuti blog challange. Saya juga sempat blogwalking ke beberapa blog yang menurut saya menarik untuk dikunjungi karena content dan tampilan blognya juga. Dengan mengikuti blog challange bisa mempererat silaturahmi satu sama lain.

Itulah 7 alasan saya mengikuti  12 Blog Challange Indscript.  Semoga sukses untuk Indscript, sebuah wadah khusus perempuan yang menginspirasi. Senang rasanya bisa berpartisipasi dalam event kali ini. Seru dan penuh kesan pastinya.


Salam, 



May 28, 2019

Inilah 5 Manfaat Pentingnya Silaturahmi Bagi Kesehatan Jiwa

by , in
Manfaat silaturahmi untuk kesehatan jiwa
Pic by dream.co.id
Ramadan adalah bulan suci yang istimewa. Salah satu hal yang terjalin indah ketika Ramadan atau Idulfitri adalah silaturahmi bersama keluarga tercinta. Ternyata silaturahmi juga mempunyai efek baik bagi kehatan jiwa.

Silaturahmi termasuk salah satu tanda beriman pada Allah. Pada hadits yang di riwayatkan Bukhori menganjurkan untuk menyambung tali silaturahmi.
Keutamaan silaturahmi bisa diketahui dari sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahmi." Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam” (HR. Bukhari).

Seseorang yang beriman pada hari akhir harus berkata baik atau sebaiknya diam saja, jika tidak mampu menjaga ucapannya. Terkadang ucapan yang buruk bisa menyebabkan seseorang menjadi lemah, merasa dibully atau depresi karena tak kuat mendengarkan kata-kata yang menyakiti hatinya.

Meskipun begitu, menjaga tali silaturahmi sangat dilanjurkan, jangan sampai memutuskan silaturahmi karena ada suatu hal tertentu.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra, Rasullah menceritakan amalan yang utama. Beliau bersabda:

“Sambunglah orang yang memutuskan (hubungan dengan)mu, berilah kepada orang yang tidak memberi kepadamu, dan berpalinglah dari orang yang berbuat zalim kepadamu” (HR Ahmad)

Salah satu hal yang membuat hati tenang adalah menyambung silaturahmi karena bisa berpengaruh terhadap kesehatan jiwa.  Simak, yuk, 5 manfaat pentingnya silaturahmi bagi kesehatan jiwa!


1. Meredakan stress dan cemas berlebihan. 

Masalah dalam hidup yang bertubi-tubi bisa membuat Kamu merasa stress, cemas, dan bingung mencari solusinya. Dengan bersilaturahmi setidaknya Kamu bisa bicara dari hati ke hati dan membuat hati lebih lega dan terbebas dari perasaan negatif.

2. Mendapatkan solusi dari masalah

Bersilaturahmi merupakan interaksi dengan pihak lain, bahkan mungkin nantinya akan ada solusi terbaik. Bisa jadi saudara, teman, atau rekan kerja bisa meringankan beban masalahmu dan memilihkan jalan keluar dari masalah yang menimpamu. Berpikir bersama bisa memberikanmu pilihan untuk keluar dari masalah.

3. Memperpanjang usia

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW menyatakan bahwa:

“Barangsiapa yang senang diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi.”

Dengan bersilaturahmi, akan membuka pintu rizki dan dipanjangkan umurnya. Alasan bahwa interaksi sosial dapat memperpanjang usia karena berhubungan dengan sistem imun atau kekebalan tubuh seseorang. Semakin bersosialisasi maka kekebalan tubuh akan meningkat sehingga mampu menangkal berbagai penyakit.

4. Memperkuat daya ingat dan kemampuan kognitif

Hal ini disebabkan seseorang yang sering berinteraksi dengan orang lain, aktif secara sosial atau bersilaturahmi biasanya punya daya ingat kuat dan kemampuan kognitif yang lebih baik.


5  Memperbaiki mood dan membuat diri menjadi bahagia

Ternyata bersilaturahmi memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental karena bisa mengurangi rasa stress, cemas, atau depresi karena suatu masalah.

Semakin banyak bersilaturahmi akan mempererat tali persaudaraan, memanjangkan umur dan membuka pintu rezeki, meningkatkan ketaatan terhadap Allah SWT, penyebab masuk surga dan dijauhkan dari neraka.

Selain itu, bersilaturahmi juga bisa memperbaiki mood dan membuat diri menjadi bahagia. Hikmah lain dari silaturahmi adalah membuat Kita dan yang dikunjungi merasa senang.

Menjalin tali silaturahmi merupakan salah satu jalan untuk mewujudkan ukhuwah islamiyah. Caranya dapat dilakukan dengan mengunjungi saudara atau  kerabat dekat.  Itulah hikmah dan manfaat kesehatan jiwa dari  silaturahmi. Jadi, tak perlu ragu untuk sering mengunjungi dan bercengkrama satu sama lain, ya.


Salam, 





May 27, 2019

10 Makanan Favorit Berbuka Khas Sunda yang Paling Dicari saat Ramadan

by , in
Pic by wisatabdg.com

“Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan: kegembiraan tatkala berbuka, dan kegembiraan tatkala berjumpa dengan Rabb-nya”.
(Hadits Muttafaq ‘Alaihi, dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu)

Salah satu kegembiraan seorang Muslim  ketika Ramadan adalah saat berbuka puasa. Mencari makanan favorit berbuka atau takjil saat ngabuburit menjadi hal yang menyenangkan. Makanan khas Sunda yang digemari sebagai takjil akan saya ulas di sini.

Apa saja makanan favorit Kamu ketika berbuka? Mungkin setiap orang punya kegemaran yang berbeda. Ada yang menyiapkan sendiri menu takjil dan ada yang berburu kuliner saat ngabuburit.

Menu favorit ini bisa berbeda-beda untuk masing-masing orang. Inilah 10 makanan favorit berbuka khas sunda yang paling dicari saat Ramadan vesi saya, simak, ya!

1. Es Cendol Elizabeth

Cendol adalah minuman khasnya orang Sunda. Orang Bandung pasti udah tahu sama Es Cendol Elizabeth. Cendol merupakan minuman yang berasal dari tepung beras atau hunkwe yang diberi sajian air gula merah plus santan. Ditambah potongan nangka lebih lezat lagi rasanya. Es Cendol Elizabeth ini banyak ditemukan di daerah Tegal Lega atau Pasar Baru. Rasanya pas banget buat takjil.

2. Kolak Candil

Kolak adalah menu paling umum buat takjil. Kolak merupakan minuman yang ditambahkan potongan pisang, ubi jalar, labu kuning yang dimasak dengan gula aren cair plus santan. Kolak khas Sunda ada tambahan candilnya. Candil ini berupa bulatan kecil sebesar biji salak yang terbuat dari ketan, gula merah dan santan.

3 Es Goyobod

Sekilas minuman ini seperti es campur, ada tambahan es serut, santan, gula cair, hunkwe, alpukat, roti dan kelapa parut menambah segarnya minuman takjil ini.

4. Bubur Pacar Cina

Olahan minuman dari bahan jely yang berwarna merah atau pink, disajikan dengan santan dan gula aren cair. Saking lezatnya banyak yang rela antri kayak menanti pacar buat mendapatkan bubur pacar cina. Itulah asal mula diberi nama makanan ini.

5. Kerupuk Banjur

Makanan khas Sunda zaman dulu. Kerupuk berbentuk mie yang berwarna kuning dicelupkan atau dibanjur (Bahasa Sunda) dengan kuah oncom pedas. Rasanya kriuk-kriuk pedas, enak, deh.

6. Cilok

Makanan yang berasal dari tepung atau aci ini berbentuk bulat kemudian direbus dan diberi tambahan bumbu kacang plus kecap. Terkadang ada juga cilok isi dengan isi daging cincang, atau telur puyuh. Mungkin sudah banyak yang kenal makanan khas Sunda ini.

7. Batagor

Batagor merupakan makanan khas Sunda yang sudah dikenal banyak orang. Siomay atau tahu goreng plus adonan dari tepung yang diberi bumbu kacang, kecap, acar dan bumbu pedas yang bisa ditambahkan sesuai selera.

8. Combro, Cireng dan gorengan lainnya

Meski makanan ini kurang baik dijadikan teman berbuka, tapi rasanya ada yang kurang kalau berbuka tanpa gorengan seperti bala-bala, combro, cireng, atau gehu.

9. Awug

Awug ini merupakan makanan dengan bahan tepung beras, parutan kelapa, aroma pandan, dan gula merah. Awug dikukus dalam periuk lancip sehingga tampilannya nanti seperti nasi tumpeng.

10. Aneka jajanan pasar

Aneka jajanan kue pasar ini juga merupakan makanan takjil yang digemari orang Bandung, seperti kue kelepon, onde-onde, ciu atau nagasari, bugis, kue kelepon, Ali agrem, katimus.

Itulah jajanan atau makanan favorit berbuka ketika Ramadan. 10 makanan dan minuman yang paling dicari saat ngabuburit. Diantara sepuluh makanan khas Sunda di atas, mana yang jadi favoritmu?

 Salam,













May 25, 2019

11 Hal yang Dirindukan dari Ramadan, Nomor 1 takkan Pernah Kembali

by , in
Pic by fimela.com

Sedih rasanya jika Ramadan berlalu begitu saja tapi  diri sendiri atau ibadah belum bisa lebih baik dari sebelumnya. Pastinya Bulan Ramadan menyisakan segudang cerita seru. Ada berbagai hal menarik yang dirindukan dari Ramadan. Tiap orang mungkin punya cerita tersendiri.

Apa arti Ramadan buat Kamu? Jika bulan suci Ramadan sudah berlalu kira-kira apa yang menjadi kenangan dan yang dirindukan dari Ramadan? Inilah hal menarik yang akan selalu terkenang saat mengingat bulan suci penuh berkah!

1. Rindu nenek, dua Ramadan berlalu tanpa kehadiran beliau

Kehadiran Ramadan kali ini cukup berbeda karena nenek sudah berada di alam yang berbeda. 26 Januari tahun 2018 yang lalu. Nenek adalah orang terdekat dengan saya. Ibu saya seorang pekerja, sejak kecil neneklah yang membantu ibu mengurus saya hingga saya menjadi seperti sekarang ini.

Dua kali Ramadan berlalu tanpa kehadirannya. Meski saya tahu ketika saya merindukannya, dia takkan pernah kembali. Hanya seuntai doa yang mampu dikirimkan ketika saya merindunya.

2. Masjid penuh dengan jamah saat salat Tarawih

Salah satu hal yang menarik saat Ramadan adalah masjid yang banyak di datangi jamaah saat salat tarawih. Hal tersebut karena keutamaan salat tarawih yang mampu menghapuskan dosa yang lalu dari seorang muslim juga salat tarawih bersama imam hingga selesai menjadi pahala  salat semalam penuh.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (Salat Tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
”Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh." 

3. Ngabuburit asyik di masa kecil 

Hal yang dirindukan semasa kecil adalah hampir setiap hari ngabuburit bersama teman. Banyak hal yang kami lakukan bersama, bermain monopoli, jalan-jalan sore, mengunjungi teman, dan lainnya.

4. Berburu kuliner untuk takjil dan berbuka

Meski sudah menyiapkan untuk berbuka, ada kalanya saya tergoda untuk membeli sajian kuliner untuk berbuka yang beraneka macam. Kadang saya membeli gorengan, cilok, batagor, baso tahu, es pisang ijo, tahu gejrot, kerupuk banjur khas Sunda. Yang pasti beraneka macam jajanan begitu menggiurkan untuk dicoba.

5. Menanti waktu berkumandangnya azan maghrib

Di Bulan Ramadan, azan maghrib menjadi salah satu yang dinantikan. Jika selain bulan Ramadan, terkadang lalai dengan panggilan azan, berbeda dengan Ramadan. Saat azan berkumandang, adalah saatnya berbuka puasa. Kebahagiaan seorang muslim ketika berbuka adalah saat mendengar suara azan.

6. Buka puasa bersama atau reuni

Salah satu hal yang membuat Ramadan berkesan dan dirindukan adalah reuni dengan teman semasa sekolah atau kuliah dengan berbuka puasa bersama. Hal yang menyenangkan bisa berjumpa sahabat dan berbagai banyak hal saat bertemu.

7. Tadarus Alquran lebih bersemangat

Ketika Ramadan semasa kecil dulu, tadarus meruapakan hal yang ditargetkan. Rasanya ingin sekali saja khatam Alquran selama Ramadan, tapi setelah saya mempunyai anak, membaca alquran ini tidak begitu ditarget, karena kesibukan sehari-hari. Yang terpentinv adalah istiqamah untuk rutin membaca alquran.

8. Warga atau sekumpulan anak yang membangunkan sahur

Terkadang berbagai cara dilakukan warga atau anak untuk Membangunkan sahur pada dini hari. Ada yang mengumumkan berkali-kali di masjid atau anak-anak yang membunyikan bedug untuk mengingatkan waktu sahur.

Hal yang tak akan dijumpai pada bulan lain, akan dirindukan ketika Ramadan berlalu.

9. Menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka

Ketika saya berperan sebagai seorang istri dan ibu, saya mempunyai tugas untuk menyiapkan menu makanan sahur dan berbuka. Jika sebelum menikah hanya sesekali membantu ibu, kali ini saatnya saya yang menyiapkan semuanya. 


10. Menanti datangnya THR dan membelanjakannya

Hal yang dinantikan adalah THR dan membelanjakannya. Pengelolaan THR harus terencana dan tidak boros, dan jangan lupa berbagi dengan saudara dan yang membutuhkan. Jangan lupa juga untuk membayar utang, sedekah, dan zakat yang perlu diutamakan.

11. Acara televisi yang bernuansa islami

Acara televisi dengan nuansa islami juga jadi hal yang dirindukan. Kultum jelang berbuka, cerita penuh hikmah, juga  tontonan tentang acara hafidz alquran anak jadi salah satu acara yang dirindukan saat ramadan berlalu.

Itulah keistimewaan Ramadan bagi saya. 11 hal tersebut menjadi hal yang dirindukan dari ramadan versi saya.  Semoga Kita semua diberikan kesempatan untuk berjumpa kembali di Bulan Ramadan tahun depan.


Salam,



May 24, 2019

Kelelahan saat Mudik dengan Jalur Darat? Atasi dengan Cara ini!

by , in
Pic by fimela.com

Mudik menjadi aktivitas tahunan yang dinantikan jutaan umat muslim. Silaturahmi bersama keluarga tercinta membuat para pemudik rela menempuh jalur mudik yang padat. Kelelahan saat mudik lebaran karena jarak yang jauh atau kondisi yang macet terutama pada pengguna jalur darat bukan hal yang bisa disepelekan.

Kelelahan juga bisa berimbas pada kondisi kesehatan seseorang. Mudik melalui jalur darat tetap menjadi pilihan banyak orang untuk pulang ke kampung halamannya.

Banyaknya titik rawan kemacetan di tahun 2018 seperti pada jalur tol seperti Gerbang Tol Cikarang Utama, Jakarta-Cikampek, Ciawi, Merak, Palimanan, Semarang-Solo. Beberapa ruas jalan non tol atau arteri yang menjadi titik kemacetan diantaranya Nagreg-Limbangan-Bumiayu- Brebes/Tegal-Banyumas, Magelang- Yogyakarta membuat pemudik merasa kelalahan dalam perjalanan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada  beberapa cara agar mudik terasa lebih nyaman meski kelelahan pasti dirasakan pemudik saat dalam perjalanan.

Simak, yuk, beberapa cara mengatasi kelelahan saat mudik!

Gunakan fasilitas rest area untuk beristirahat sejenak

Ketika sudah waktunya salat atau makan, Kamu bisa mencari tempat menepi sejenak di rest area sepanjang perjalanan mudikmu.

Duduk dalam waktu berjam-jam dalam kendaraan dapat membuat otot sekitar leher, bahu, dan paha ikut tegang, sehingga tubuh jadi cepat merasa kelelahan dan kecapekan.

Kamu bisa berhenti di sebuah masjid dekat rest area untuk beribadah dan mencari tempat makan untuk sekadar recharge energi.

Kamu bisa beristirahat sejenak  di rest area KM 57 A Tol Cikampek, rest area 88 Purwakarta, rest area KM 22 Tol Semarang-Solo, hingga rest area KM 360 A Tol Batang-Semarang.


Membawa makanan dan minuman untuk perbekalan

Membawa makanan dan minuman sebagai camilan diperlukan dalam perjalanan jauh saat mudik. Untuk mengurangi rasa lapar karena masih dalam perjalanan, Kamu bisa memakan cemilan atau meminum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

 Jika Kamu terbiasa meminum kopi, Kamu bisa menyiapkan kopi agar tidak mudah mengantuk. Sudah banyak kopi instant dalam bentuk kaleng atau Kamu bisa menyiapkan air panas dalam termos untuk menyeduhnya.

Kamu bisa memakan roti, snack, atau minuman ringan selama perjalanan. Buatlah dirimu nyaman saat mudik.

Jangan lupa siapkan obat-obatan pribadi

Kita tak pernah tahu berbagai kemungkinan yang terjadi selama perjalanan mudik. Siapa tahu Kamu butuh obat masuk angin, sakit kepala, atau obat lainnya untuk Kamu yang punya alergi tertentu atau asma, misalnya. Antisipasi keadaan yang tidak diinginkan selama perjalanan dengan membawa obat-obatan pribadi.

Beristirahat di Guest House atau Hotel agar lebih bugar di perjalanan selanjutnya

Jika perjalanan mudikmu sangat jauh, Kamu bisa beristirahat di guest house atau sebuah hotel agar bisa melanjutkan perjalanan. Apalagi bagi Kamu yang berperan menyetir mobil, daripada mengambil risiko karena ngantuk dan lelah, lebih baik beristirahat dengan nyaman.

Tidurlah, badanmu pun butuh istirahat, karena kenyamanan saat tidur do mobil dengan tidur di guest house atau hotel akan berbeda rasanya.

Kamu perlu mengecek tempat mana saja yang cocok dengan kondisi keuangan atau bisa menggunakan berbagai promo potongan harga untuk menghemat biaya menginap.

Jangan sampai perjalanan mudik untuk bertemu keluarga tercinta bisa menjadi boomerang saat kelelahan melanda selama menempuh perjalanan jalur darat. Jangan memaksakan diri. Istirahatlah walau sejenak saja, kemudian setelah lebih bugar, Kamu akan siap untuk perjalanan selanjutnya. Selamat bermudik ria dan bersilaturahmi dalam kehangatan keluarga.


Salam,



My Instagram