Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts

Sapu Lidi Lembang Bandung: Staycation dan Makan di Sawah ala Pedesaan


Sapul Lidi Cafe, Resort and Gallery
Sapu Lidi Lembang,
  dokumentasi pribadi


Senangnya bisa staycation sekaligus makan di sawah ala pedesaan di Sapu Lidi Cafe, Resort, and Gallery.  Sapu Lidi Lembang Bandung adalah tempat yang dipilih untuk staycation saat hari kelahiran suami di Bulan Maret yang lalu.


Ini adalah staycation perdana sejak pandemi, yang terpenting bagi Kami adalah selalu menjalankan protokol kesehatan. Sapu Lidi, nama yang cukup unik, hingga saya pun tergerak untuk googling saat suami bilang mau staycation di sini.


Ternyata tempatnya ada di Lembang, pasti udaranya masih sejuk dan asri. Senangnya karena di Sapu Lidi ini nuansa khas pedesaan dapet banget.


Bisa makan di sawah, naik perahu, dan resortnya juga tampak nyaman. Nuansa pedesaannya kental banget, berasa kangen kampung halaman alm kakek dan nenek saya di Garut. 


Jadi kangen pulkam, memori masa kecil saya banyak dihabiskan di saat saat moment Idulfitri. Hal yang unik dari Sapu Lidi ini adalah taglinenya "Makan di Sawah," berasa banget tinggal di pedesaan. 


Saya suka banget staycation bernuansa alam kaya gini. Seperti pengalaman saya staycation di  The Green Forest Lembang. Adem banget dan berkesan sampai sekarang, meski itu udah beberapa tahun lalu.



Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery 



Sapu Lidi Resort Lembang
Berfoto di pintu masuk Sapu Lidi,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi ini beralamat di Jalan.Sersan Bajuri, Kompleks Graha Puspa Cihideung Lembang, Bandung 40391, Jawa Barat. Suasananya cukup adem, asri, dan menawarkan view pedesaan yang jadi salah satu daya tarik tempat ini. 


Daerah Lembang memang jadi salah satu destinasi wisata favorit saya di Bandung, selain Dago dan Punclut.


Baca juga : Destinasi Wisata Punclut yang Keren


Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery ini menjadi kawasan wisata dengan konsep Cafe, Resort dan Galeri seni dengan tagline ” Makan di Sawah.” Pokoknya bisa refresh sejenak di sini, suasana alam yang sejuk, asri, bikin adem. Nuansa alam pedesaannya paling saya suka.


Sapul Lidi ini bangunan resto dan cafenya dibuat dengan suasana khas jawa barat, ada saung di tengah sawah, menu dan makanannya traditional khas Sunda. Resort Sapu Lidi juga rumah bernuansa kayu, berasa tinggal di Pedesaan zaman dulu.


Resepsionis di Sapu Lidi Resort
Resepsionis  di Sapu Lidi Resort,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi yang ada di kawasan wisata Lembang ini cukup luas dengan area seluas enam hektar yang bisa dikunjungi kapasitas seribu orang, loh, Sahabat. 


Cocok banget buat family atau company gathering.  Cocok juga buat pasangan yang mau pre-wedding, honeymoon, anniversary,dinner,staycation dengan suasana alam pedesaan.



Akses Menuju Sapu Lidi


Bagian depan Sapu Lidi
Bagian depan Resepsionis Sapu Lidi,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi Cafe and Resort yang terletak di daerah Lembang, sama saja dengan rute tempat wisata lainnya yang pernah saya kunjungi di Lembang. Tempat parkirnya cukup luas dikelilingi cantiknya alam Lembang.


Kamu bisa berwisata sekalian family time di seperti The Green Forest Lembang, Lembang Wonderland, Farm House Susu Lembang, dan Floating Market Lembang . Rute yang terdekat arahnya menuju Sapu Lidi adalah The Green Forest Resort Lembang.


Baca juga : The Green Forest Resort Lembang


Ada beberapa rute menuju kawasan wisata Sapu Lidi diantaranya: 


Buat yang berasal dari luar Kota, terutama Jakarta, Tangerang atau Bekasi, bisa melalui Tol Cipularang, lalu keluar lewat Tol Sadang. Lanjutkan perjalanan ke Purwakarta, lalu cari jalan Menuju Segalaherang. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke Jalan Cagak Subang, belok ke arah Ciater kemudian menuju Lembang.


Untuk yang berasal dari Bandung dan melewati Tol Padalarang, lalu masuk Tol Padaleunyi dan keluar lewat Tol Pasteur. Sekitar 500 meter dari pintu tol, melewati perempatan menuju ke arah Setrasari, lurus terus sampai ke Jalan Dr Setiabudhi, lalu melawati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). 


Dari UPI, naik terus sampai ke Terminal Ledeng, dari sini belok ke kiri, lurus terus sampai ke Jalan Sersan Bajuri Lembang, lalu masuk ke area perumahan yang menjadi Kawasan wisata Sapu Lidi Cafe Resort and Gallery.



Staycation di Sapu Lidi Resort Lembang


Kamar yang luas di Sapu Lidi, 
dokumentasi pribadi


Staycation di Sapu Lidi Resort pada Bulan Maret 2021 yang lalu adalah pertama kalinya keluarga Kami menginap di resort saat pandemi. Sebelumnya memang Kami engga pernah traveling dari Bulan Maret sampai Agustus 2020.


Begitu masuk new normal, keluarga saya mengunjungi penangkaran Rusa di Rancaupas. Sengaja memilih destinasi alam, biar engga terlalu berinteraksi dengan pengunjung lain dan memang udah pengen refreshing aja, udah berbulan-bulan stay at home.


Kami berangkat Siang Hari sekitar pukul 13.00 WIB Dari rumah saya yang ada di daerah Gunung Batu. Letaknya dekat dengan Tol Pasteur. 


Saat itu engga terlalu macet, alhamdulillah jalan lancar. Tepat pukul 14.00 WIB, Kami cek in di Sapu Lidi. Bagian front office resto cukup unik. Bernuansa kayu dan seperti bangunan zaman dulu. Nuansanya persis seperti pedesaan yang saya sukai. Hijau, adem, dan asri.


Akhirnya Kami berjalan menuju resort. Namanya unik, Nguma-Ngome adalah pondok yang saya tempati. Udara di sini fresh banget. 


Resort yang kami tempati,
dokumentasi pribadi


Saya melihat resto dengan view sawah dan juga ada perahu menuju salah satu resort. Setelah menyimpan koper dan barang lainnya, Kami menaiki perahu. Seru banget, deh.


Resort di tepi danau,
dokumentasi pribadi


Kesannya kaya menyebrangi danau saat ada di daerah pedesaan. Kami sempat  mengabadikan moment ini dengan berfoto sambil naik perahu. 



Naik perahu mengelilingi danau,
dokumentasi pribadi


Engga kerasa jalan-jalan sekitar Sapu Lidi, naik perahu, mengambil spot foto instagramable ternyata udah sore aja. Akhirnya Kami kembali ke resort. Saya mau mandiin anak dulu pastinya. Saya suka banget tinggal di resort ini. 


Fasiltas dan sarana di kamar resort Sapu Lidi Bandung ini cukup lengkap, dari tempat tidur, TV, koneksi wi fi, ada juga pemanas air di kamar mandi. Liburan berasa di rumah sendiri pokoknya. 



Kamar yang luas dan romantis,
dokumentasi pribadi


Saya suka dengan kamarnya yang luas. Ada kelambu di tempat tidur yang bernuansa kayu, ada bathtub yang cukup luas, bisa buat anak saya berenang di sini, kamar mandi juga ada etnik kayunya. Bagian wastafel juga begitu.


Wastafel bernuansa kayu,
dokumentasi pribadi


Bathtub Resort,
dokumentasi pribadi


Nah, di bagian depan resort, ada teras dan kursi untuk duduk bersantai sambil menikmati nuansa asri pemandangan alam sekitar Sapu Lidi Resort. Indah banget. Masyaallah. Rasanya beneran kaya tinggal di pedesaan. Buat yang kangen kampung halaman bisa cobain staycation di sini.



Bagian depan resort,
dokumentasi pribadi


Saat malam hari, udah ngerasa lapar juga. Akhirnya Kami makan malam sama Sate Taichan Jajanan Papi di Sukagalih, bisa order via Gofood juga buat dinner, ya, Sahabat Catatan Leannie. 


Baca juga : Sate Taichan Jajanan Papi Sukagalih Bandung


Dinner dengan Sate Taichan,
dokumentasi pribadi


Daerah Lembang ini terkenal sama cuacanya yang dingin, jadi bawa jaket atau Kaos kaki juga ya buat yang engga tahan dingin. Soalnya makin malam suhu udara juga makin dingin.



Makan di Sawah ala Sapu Lidi Cafe and Resto


Makan di Sawah,
dokumentasi pribadi


Senangnya staycation di Sapu Lidi. Tidur lumayan nyenyak juga. Sebelum breakfast, saya mengajak anak saya berkeliling lagi mengitari Sapu Lidi. Seneng banget rasanya ngajak anakku jalan-jalan pagi, merasakan sejuknya udara khas Lembang.


Jalan-jalan pagi di Sapu Lidi Resort,
dokumentasi pribadi


Setelah mandi, akhirnya sarapan juga. Meski agak siang juga sih waktunya. Ternyata resto buka jam 10 pagi. Jadi sarapannya paling nyeduh teh, makan kue ultah papinya Dzaky. Lumayan buat ganjel perut. Cuman buat saya, rasanya kalau belum ketemu nasi, ya, belum makan. Siapa, nih, yang kaya gini juga?


Serunya berfoto di Sawah,
dokumentasi pribadi


Akhirnya tepat jam 10.00 WIB Kami menuju resto Sapu Lidi. Tagline Sapu Lidi ini unik juga "Makan di Sawah." Saya pun pesan makanan khas Sunda. 


Menu makanan Sapu Lidi Resto,
dokumentasi pribadi


Berhubung masih pandemi, engga terlalu banyak juga yang makan di resto ini. Suami dan saya pesan menu yang sama, yaitu nasi liwet dengan ayam bakar, karena menu ayam bakar belum ada, diganti ayam yang diasapkan. Kami juga pesan oseng-oseng genjer dan pisang bakar keju request darri anakku.


Menu makanan di Sapu Lidi Resto ini menyajikan menu makanan tradisonal khas Sunda. Sesuai tagline "Makan di Sawah," memang makannya di tengah sawah, sambil duduk manis di saung beralaskan bambu yang diberi tikar dan beratapkan ijuk. Khas saung pedesaannya dapet banget sambil lihat hamparan padi di sekeliling resto ini.


Senengnya makan di sawah,
dokumentasi pribadi


Minumnya saya pesen bajigur sama teh manis anget. Meski udah siang, udara Lembang memang sejuk dan berasa dingin kalau buat yang engga terbiasa. 


Makanan di sini seperti makan makanan di resto tradisional khas Sunda lainnya. Menu makanannya bisa di lihat di bawah ini. Soal harga standar resto, lah. Harga makanan dimulai dari Rp. 50.000,00/pax. 


Menu makanan Sapu Lidi
Menu makanan di Sapu Lidi,
via makandisawah.com


Jam buka Sapu Lidi Resto and Cafe ini setiap hari Senin – Minggu dari mulai pukul 10.00 – 23.00 WIB. Untuk tiket masuk ke Sapu Lidi tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. 


Nah itulah keseruan staycation dan makan di Sawah di Sapu Lidi Lembang Bandung. Gimana, nih, Sahabat Catatan Leannie tertarik engga buat mengunjungi Sapu Lidi Resort, Cafe and Gallery?



Sapu Lidi Cafe, Resort & Gallery

Jalan Sersan Bajuri – Kompleks Graha Puspa Cihideung Lembang,Bandung 40391 – Jawa Barat 

(022)2786461 ( Sapu Lidi Cafe and Resto)

(022)2786915 ( Sapu Lidi Resort )

Folow akun Instagram: @sapulidisawah




Salam, 









TRAC To Go, Solusi Terbaik yang Membuat Perjalanan Lebih Mudah dan Aman



TRAC To Go
TRAC To Go, solusi perjalanan lebih mudah dan aman 


Moment Ramadan dan idulfitri adalah dua hal yang dirindukan setiap tahunnya.  Meski adanya larangan mudik dari tahun lalu, ternyata bepergian di dalam kota masih mungkin dilalukan dengan aman dan nyaman. Tenang saja, pastinya ada solusi terbaik yang memudahkan perjalanan yaitu aplikasi Trac To Go dari Astra yang sudah menerapkan Smart Protocol.


Larangan mudik yang dianjurkan pemerintah dari dua tahun lalu bertujuan untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Corona. Saat Idulfitri, ternyata berwisata masih diperbolehkan di dalam kota dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan. 


Saya menikmati momen kebersamaan keluarga dengan menghabiskan waktu bareng, sekadar  refreshing  ke tempat yang engga terlalu jauh dari rumah atau mengunjungi sanak saudara yang  sama-sama tinggal di Bandung.


Ketika melakukan perjalanan, jangan lupa memperhatikan protokol kesehatan yaitu memakai masker dan menjaga jarak dari kerumunan saat bepergian, mencuci tangan dengan air mengalir atau handsanitizer


Biasanya saat traveling ke luar kota bareng keluarga, saya memilih untuk menyewa kendaraan pribadi melalui aplikasi daring atau online biar lebih mudah dan praktis, pengennya sih sekalian yang aman dan nyaman. 


Kasian juga kalau minta orang tua atau suami yang menyetir soalnya perjalanan panjang bisa membuat kelelahan di perjalanan.


Menurut saya, saat pandemi seperti sekarang ini, menyewa kendaraan pribadi bisa meminimalisir interaksi dengan penumpang lain, jadi bisa lebih aman dan nyaman contohnya menggunakan aplikasi TRAC To Go atau informasi lebih lanjut bisa diakses lewat website https://www.trac.astra.co.id/


Gimana, nih, Sahabat Catatan Leannie, ada yang belum tahu the tentang TRAC To Go? Simak, penjelasannya di bawah ini, ya!


1. Aplikasi TRAC To Go 


Aplikasi TRAC To Go
Aplikasi TRAC To Go,
dokumentasi pribadi


TRAC adalah anak perusahaan PT Serasi Autoraya dan bagian dari Astra, dengan layanan sewa kendaraan sebagai solusi transportasi secara menyeluruh. 


Sejak tahun 1986, TRAC berusaha mengembangkan produk dan layanannya, dimulai dari sewa mobil dan kini berkembang menjadi market leader di bidang solusi transportasi yang mengelola ribuan kendaraan terdiri z mobil, sepeda motor, dan bus.


Seiring kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang, mobilitas pun semakin tinggi sehingga membutuhkan efisiensi waktu. 


TRAC menjadi solusi transportasi bagi perusahaan sebagai pendukung kegiatan bisnis. Tak hanya bagi perusahaan saja, Trac pun menyediakan jasa transportasi untuk masyarakat umum sehingga perjalanan makin mudah, aman, dan nyaman. 


Tampilan aplikasi TRAC To Go ini user friendly, simpel, dan mudah untuk digunakan. Lebih nyaman menggunakan aplikasi dibandingkan via website menurut saya.



2. Alasan memilih TRAC To Go sebagai solusi transportasi



Memilih TRAC To Go
Memilih TRAC To Go,
instagram.com/trac_astra


Ada beberapa alasan yang manjadikan TRAC To Go solusi transportasi terbaik diantaranya :


a. Akses mudah, jaringan luas, user friendly

Reservasi menjadi lebih mudah via aplikasi TRAC  dan website dengan  jaringan luas yang tersebar  lebih dari 50 kota di Indonesia untuk melayani kebutuhan transportasi umum. 


Tampilan aplikasi yang sederhana dan user friendly jadi salah satu alasan saya memilih TRAC to Go sebagai solusi transportasi terbaik.


b. Andal dengan teknologi teruji

Trac cukup andal dengan teknologi  yang teruji, sistemnya terhubung dengan TRAC Fleet Management Solution sehingga dapat dipastikan  keselamatan serta kenyamanan selama perjalanan dengan akurat dan real-time.


c. Jaminan proteksi dan layanan prima


TRAC memberikan perlindungan pada para pelanggannya melalui proteksi asuransi dan jaminan kondisi armada yang selalu prima.


d. Layanan Pelanggan 24/7

Dengan adanya layangan pelanggan setiap hari selama 24 jam bisa, sebagai pelanggan bisa menghubungi Customer Assiatance Center di nomor 1500 009 untuk pusat bantuan, informasi, maupun pemesanan kendaraan.



3. Beragam Fitur TRAC To Go yang praktis dan mudah digunakan



Fitur TRAC To Go
Ragam fitur TRAC To Go,
instagram.com/trac_astra dan photocollage


TRAC To Go kini juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan, yaitu:


a. Multiple Service Order 

Multiple Service order ini memungkinkan pelanggan melakukan sewa layanan 2 order atau lebih sekaligus dalam satu transaksi. Contohnya saja order car rental dan airport transfer.


b. Add to Cart 

Add to Cart memungkinkan pelanggan menyimpan item yang diperlukan di keranjang, sehingga tidak akan hilang sampai sewaktu-waktu ingin menyelesaikan pembayaran. Metode pembayaran pun lebih bervariasi,  dari ATM transfer (VA), kartu kredit, dan E-payment lainnya.


c. Fitur Extend Order

Fitur yang disiapkan bagi pelanggan yang memerlukan tambahan waktu sewa tanpa harus melakukan pemesanan ulang.


d. Pin Poin Maps

Selain itu, aplikasi TRAC To Go juga telah menggunakan pin point maps sehingga pemindaian lokasi pelanggan, titik jemput, dan alamat pengantaran lebih akurat. Jika ada kondisi yang tidak memungkinkan, penyewa dapat cancel order via aplikasi sebelum pemesanan dan dana pun akan dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku.


e. Real time notification – Order Journey 

Fitur ini akan membuat perjalanan lebih tenang karena pelanggan dapat memantau status order dan status perjalanan dengan driver di aplikasi.


f. Direct menu call/WA 

Fitur ini  akan memudahkan komunikasi antara pelanggan dengan pengemudi yang bertugas saat menyewakan kendaraan.


g. Fitur rating unit dan pengemudi

Fitur ini  memungkinkan pelanggan untuk menilai layanan TRAC, baik terkait unit kendaraan maupun performa pengemudi.


Nah, engga perlu cemas bepergian bersama TRAC di masa pandemi karena senantiasa menerapkan protokol kesehatan TRAC Smart: Sanitized – Wear a Mask – Ready to Go!



4. Smart Protocol TRAC To Go


Smart Protocol TRAC
Smart Protocol TRAC To Go,
via trac.asra.co.id dan photocollage


TRAC selalu mengedepankan protokol kesehatan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan penggunanya. Selama new normal, TRAC mengedepankan TRAC SMART (Sanitized, Wear a Mask, Ready to Go) sebagai prioritas keselamatan melalui berbagai cara seperti:  


- Mobil selalu dicuci dan dibersihkan dengan desinfektan sebelum dan sesudah digunakan.


- Fokus pada kebersihan di seluruh proses operasional dan organisasi mengacu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).


- Memastikan pengemudi yang bertugas sudah melalui pemeriksaan kesehatan, dan mewajibkan penggunaan masker serta sarung tangan, menyediakan hand sanitizer untuk penumpang.


- TRAC  juga selalu menerapkan Physical Distancing saat berkendara sesuai dengan aturan yang berlaku.



5. Fitur Experience, fitur terbaru dari aplikasi  TRAC To Go


Fitur Experience
Fitur Experience dari Aplikasi TRAC To Go,
Instagram.com/trac_astra dan photocollage


Aplikasi TRAC To Go ini tampilannya cukup simpel, user friendly, lebih praktis dan mudah digunakan. Di dalam Aplikasi TRAC  ada 4 fitur  penyewaan yang bisa dipilih, diantaranya Car Rental, Airport Transfer, Bus Rental, dan Experience. Dari keempat fitur ini, fitur Experience adalah fitur terbaru di aplikasi TRAC To Go. 


TRAC To Go Experience merupakan fitur terbaru dari aplikasi TRAC To Go. Customer dapat memilih paket wisata yang disediakan oleh masing-masing cabang TRAC yang ada di berbagai kota di Indonesia seperti Bali, Malang, Jogjakarta, dan masih banyak lagi.


Di dalam produk Experience ini juga tersedia berbagai pilihan akomodasi mulai dari mobil penumpang berkapasitas 4 orang sampai Bus dengan kapasitas hingga 45 orang. 


Produk Experience ini bekerja sama dengan vendor-vendor terpercaya seperti hotel bintang 4 dan 5, tempat-tempat wisata, serta beberapa restoran yang otentik, menjadikan layanan TRAC semakin lengkap untuk mengisi liburan keluarga maupun teman sekantor.


Ada juga beragam promo dari TRAC Experience yang menarik, diantaranya promo electric vehicle, promo overland family tour, dan promo ziarah religi muslim.


Bepergian saat pandemi terkadang tak bisa dihindari. Tak perlu khawatir selama menerapkan protokol kesehatan, begitu pula dengan TRAC To Go yang sudah menerapkan Smart Protocol. Bikin Kita lebih mudah, safety dan engga terlalu khawatir saat dalam perjalanan.


Aplikasi TRAC di Playstore
Aplikasi TRAC To Go di Playstore,
dokumentasi pribadi


Baca juga : Serunya mengunjungi 7 

tempat ini setelah pandemi


TRAC To Go dari Astra ini adalah solusi transportasi terbaik agar saat melakukan perjalanan di masa pandemi menjadi aman dan nyaman. Jangan  lupa untuk mendownload aplikasi TRAC To Go di Google Playstore atau Apple Appstore.

Nah, gimana dengan Sahabat Catatan Leannie, sudah download aplikasi TRAC To Go belum? 




Salam,
















Sweet Memory in Arion Swiss BelHotel Bandung


Staycation in Arion Swiss Belhotel
Staycation di Arion Swiss Belhotel Bandung,
dokumentasi pribadi

Siapa yang udah kangen staycation atau traveling? Wajar aja, sih, kalau merasa bosan selama physical distancing ini. Untuk mengobati rasa kangen traveling, saya kembali mengingat sweet memory saat staycation di Arion Swiss BelHotel Bandung.

Staycation di Arion Swiss Belhotel punya kesan mendalam buat Kami sekeluarga, akhirnya sambil flashback ke masa lalu, saya tuliskan pengalaman menginap di hotel ini.


Tentang Arion Swiss Belhotel Bandung


Arion Swiss Belhotel Bandung
Arion Swiss Belhotel Bandung,
swiss-belhotel.com

Arion Swiss-Belhotel Bandung merupakan salah satu hotel butik bintang empat yang terbaik di Bandung dengan berbagai fasilitas dan pelayanan ramah  bertaraf internasional.

Arion Swiss-Belhotel Bandung beralamat di Jl. Otto Iskandar Dinata No.16, Pasir Kaliki, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40171. 

Hotel ini cukup strategis, dekat dengan Stasiun Kereta Api Bandung yang bisa ditempuh berjalan kaki, dari Bandara
Hussein Sastranegara ditempuh selama lima belas menit, atau dua jam perjalanan dari Kota Jakarta.

Untuk menuju ke pusat perbelanjaan, berbagai restoran dengan kuliner khas pun dapat diakses dengan mudah.
Arion Swiss Belhotel ini punya 102 kamar tipe  deluxe, business, family suite, business suite, junior suite dan presidensial suite.

Seluruh kamar didesign gaya kontemporer dan dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Hotel ini juga cocok untuk pertemuan bisnis skala kecil maupun menengah.



Anniversary at Arion Swiss Belhotel Bandung 


Kamar di Arion Swiss Belhotel
Staycation di Arion Swiss Belhotel,
dokumentasi pribadi

Beberapa hari sebelum anniversary di bulan September 2017, suami memberikan saya sebuah amplop. Saya pikir bakal dapat tambahan uang belanja ... lol, ternyata dapat tiket staycation semalam di Arion Swiss Belhotel.

Seneng banget, sih, karena suami selalu ngasih kejutan tak terduga. Alhamdulillah selalu ingat tanggal penting dan cukup bersejarah bagi kami yang baru beberapa tahun menikah.

Begitu anniversary, saya dan suami check in di sore hari, harusnya sih dari jam dua siang, hanya saja perjalanan macet saat itu, Jam setengah empat baru sampai hotel dan cek in di sana.

Begitu sampai hotel ini, saya cukup terkesan sama dekorasinya. Sempat mengabadikan foto bareng anakku yang usianya menginjak dua tahun.


Berfoto di Arion Swiss Belhotel
Berpose di tangga hotel,
dokumentasi pribadi

Di depan pintu masuk ada kolam ikan yang disukai anak saya. Dia seneng lihat ikan soalnya. Di rumah hanya lihat ikan di aquarium aja. Jadi berasa excited banget di sini.

Kolam ikan Arion Swiss Belhotel
Kolam ikan, dokumentasi pribadi


Begitu selesai cek in, Kami menuju kamar tipe deluxe yang dipesan suami. Ternyata ada kejutan lagi. Lucu aja lihat sepasang angsa. Suami bilang sempat request sama pihak hotel buat anniversary Kami.


Kamar yang cantik di Arion Swiss Belhotel
Kamar hotel yang cantik, dokumentasi pribadi

Kamar hotel type deluxe yang Kami tempati cukup luas, dekorasi kamar juga cantik dengan hiasan bunga yang indah. 

Ada sofa besar untuk rehat dan meja besar juga, buat ruang kerja mungkin, ya. Tempat tidur atau bed yang luas bikin nyaman saat staycation di sini.

Sofa di Arion Swiss Belhotel
Sofa yang nyaman, dokumentasi pribadi


Meja kerja hotel
Meja kerja hotel, dokumentasi pribadi

Breakfast jadi hal yang menyenangkan dan ditunggu. Begitu masuk area restaurant, ruangan makannya cukup luas. Anak saya sampai lari-lari ke sana ke sini, saya sampai ikutan lari-lari juga ngejar dia. Lol ...

Ruang makan luas di hotel
Ruang makan yang luas, dokumentasi pribadi


Kami disajikan beraneka makanan lezat dari menu western, nusantara, buah-buahan, cookies, puding dan lainnya. Aslinya makan makanan pembuka pun udah bikin kenyang.


Breakfast di Arion Swiss Belhotel
Menu breakfast, yummy ...,
dokumentasi pribadi


Menu lengkap Arion Swiss Belhotel
Menu makanan lengkap, dokumentasi pribadi


Pelayanan dari pihak hotel juga ramah dan saya cukup puas dengan pelayanan hotel ini. Rasanya senang banget bisa menghabiskan waktu Indah bersama keluarga.
Sebenarnya dulu pas ke sini memang saya belum terjun ke dunia nulis, belum ngerasa perlu buat banyak foto. Jadi, dokumentasi foto seadanya aja. Ini pun harus cari di file lama saat pengen nulis tentang Arion Swiss Belhotel Bandung.

Moment kebersamaan bareng keluarga begitu berkesan untuk dikenang. Sempat beberapa kali staycation bareng keluarga dan sampai sekarang masih berkesan.

Baca juga : Staycation dan Silaturahmi Keluarga di Villa Abah Lembang

Ada moment saat berenang bareng suami dan anak, hanya saja tidak terdokumentasikan. Menurut saya, lumayan juga fasilitas kolam renangnya.


Kolam renang Arion Swiss Belhotel
Kolam renang hotel,
swiss-belhotel.com


Sweet memory banget, deh, anniversary ketiga pernikahan Kami dengan staycation di Arion Swiss Belhotel Bandung. 

Untuk menghabiskan moment indah di hari spesial,  Kamu bisa memilih ide wisata yang unik dan menarik, contohnya Wisata Bahari di Lamongan seperti yang pernah dilakukan Mas Arif Rudiantoro.

Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, setelah membaca review saya di atas, tertarik enggak, sih, buat staycation di  Arion Swiss Belhotel  ini?



Salam,


















Mengunjungi 9 Destinasi Menarik di Venice Van Java, Semarang

Naik sampan ala Venice di Museum 3D Old City
Berfoto Ala Venice, Museum 3D Art Tricks Old City Semarang,
via dokumentasi pribadi


Venice Van Java atau julukan lain Kota Semarang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Setidaknya ada beberapa destinasi wisata yang penuh kesan dan sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke sini.

Saya mengikuti suami bekerja di sana ketika usia anak belum genap setahun, masih 10 bulan di tahun 2016 yang lalu. Meski akhirnya setahun kemudian kembali ke Kota Bandung tercinta di tahun 2017. 

Ketika berada di Semarang, saya tinggal di Jalan Mentri Supeno. Berdekatan dengan Kafe baru tempat kerja suami di sana. Suami saya memang hobi traveling, jadi saya sempat mengunjungi berbagai tempat menarik yang berkesan di Semarang.

Setiap tempat punya beragam cerita dan penuh kesan bagi saya. Saya ingin menuliskan pengalaman berkesan ketika  berkunjung ke berbagai destinasi di Semarang. Menuliskan tentang ini, berasa flashback ke masa lalu.


1. Masjid Agung Jawa Tengah


Masjid Agung Jawa Tengah beralamat di Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah yang diresmikan oleh Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono tanggal 10 November 2006. 




Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah,
 via dokumentasi pribadi


Masjid Agung Jawa Tengah atau MAJT ini adalah destinasi pertama yang paling ingin saya kunjungi ketika ada di Venice Van Java, Semarang.
Untuk bisa sampai ke MAJT, dari Simpang Lima Semarang kemudian menuju Jalan Jl Brigjend Sudiarto, ke Lottermart, dari Perempatan Lamper belok kiri lalu menuju Jl Gajah. Perjalanan menuju ke sini dari Simpang Lima memakan waktu sekitar dua puluh menit.
Berawal dari melihat foto kumpulan masjid di kalender rumah, membuat saya terkesan dengan kemegahan MAJT ini.
Ternyata begitu saya melihat langsung masjid ini begitu megah dengan luas 10 hektare. Selain itu, masjid ini mampu menampung 15.000 jamaah.
Satu lagi keunikan MAJT yang menjadi ciri khasnya, enam buah pilar payung elektrik raksasa setinggi 20 meter dengan diameter 14 meter di pelataran masjid. Ini seperti keenam Pilar di Masjid Nabawi. Masyaallah.

2. Puri Maerokoco, Taman Mini Jawa Tengah



Taman Mini Jawa Tengah
Berfoto di depan Puri Maerokoco,
via dokumentasi pribadi

Bukan hanya di Jakarta yang punya replika Indonesia, di Semarang pun ada taman mininya Jawa Tengah, yaitu Puri Maerokoco. Letaknya ada di Jalan Anjosmoro, Tawang Sari Semarang.

Rumah adat Semarang
Rumah adat Semarang,
via dokumentasi pribadi

Di Puri Maerokoco terdapat puluhan rumah adat di Jawa Tengah. Menarik banget, deh, ada hutan mangrove yang hijau dan asri.

Hutan Mangrove Puri Maerokoco
Hutan Mangrove nan asri,
via dokumentasi pribadi

Saya sudah pernah mengulas lebih detail mengenai Puri Maerokoco, Taman Mini Jawa Tengah. Bisa baca tulisan saya tentang Puri Maerokoco di bawah ini.

Baca juga : Puri Maerokoco, Taman Mini Jawa Tengah sebagai Wisata Budaya dan Edukasi



3. Klenteng Sam Poo Kong


Sam Poo Kong yang instagramble
Sam Poo Kong yang instagramble,
via dokumentasi pribadi

Destinasi wisata budaya yang paling terkenal di Ibu Kota Jawa Tengah adalah Klenteng Sam Poo Kong.  Letaknya ada di Jalan Simongan Raya No. 129, Semarang.

Klenteng Sam Poo Kong ini aksesnya mudah dijangkau karena letaknya tidak begitu jauh dari pusat Kota Semarang.

Dari Simpang Lima, Semarang, lalu melewati Jalan Pahlawan sampai di perempatan depan Polda Jateng.
Belok ke arah kanan dan melewati Jalan Veteran sampai di RSUP Dr. Kariadi.

Di depan RSUP Dr. Kariadi, lalu belok kiri dan ikuti jalan tersebut. Nah, Klenteng Sam Poo Kong lokasinya ada di kiri jalan setelah jembatan.

Sam Poo Kong ini nuansanya didominasi merah dan kuning dan tempatnya instagramable banget, cocok juga buat swafoto atau wefie.

Patung Cheng Ho, Sam Poo Kong
Berfoto di patung Cheng Ho,
via dokumentasi pribadi

Kali ini saya yang fotoin, jadinya pakai foto suami dan anak di depan patung Cheng Ho. Sam Poo Kong ini merupakan tempat bersejarah untuk mengenang Laksamana Cheng Ho yang pernah berlabuh di Jawa bagian utara.

Klenteng Sam Poo Kong ini buka dari pukul 08.00-21.00 WIB. Tiket masuk saat weekday untuk dewasa adalah Rp. 7000, 00, masuk area wisata dan masuk area sembahyang Rp. 27.000,00. Untuk anak dikenai tiket Rp. 5.000,00 dan masuk area wisata dikenai tiket Rp. 15.000,00. Sedangkan bagi
wisatawan asing dikenai tiket Rp. 10.000,00 dan masuk area wisata dikenai tiket Rp. 40.000.00.

Tiket masuk saat weekend Rp. 10.000, 00, masuk area wisata dan masuk area sembahyang Rp. 28.000,00. Untuk anak dikenai tiket Rp. 8.000,00 dan masuk area wisata dikenai tiket Rp. 15.000.00.
Bagi wisatawan asing dikenai tiket Rp. 15.000,00 dan masuk area wisata dikenai tiket Rp. 45.000.00.


4. Simpang Lima Semarang


Berfoto di Simpang Lima Semarang
Simpang Lima Semarang,
via dokumentasi pribadi

Simpang Lima Semarang adalah pusat kota yang ramai dikunjungi dan dikenal dengan nama Lapangan Pancasila. Simpang Lima ini adalah pertemuan antara Jalan Pahlawan,  Pandanaran, Ahmad Yani, Gajah Mada dan Ahmad Dahlan.

Simpang Lima Semarang merupakan tempat yang cukup dekat dari tempat kerja suami dan kontrakan saya yang ada di Jalan Mentri Supeno.

Naik kendaraan hias di Simpang Lima
Naik kendaraan hias di Simpang Lima,
via dokumentasi pribadi

Jadi, saya  beberapa kali mengunjungi tempat ini. Penuh kenangan juga sih, di sini. Mengunjungi Simpang Lima pada sore jelang malam atau saat weekend merupakan saat yang paling tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Baca juga : Simpang Lima Semarang, Sepanjang Jalan Penuh Kenangan 



5. Kawasan Kota Lama


Gereja Blenduk Kota Lama Semarang
Berfoto di Gereja Blenduk,
via dokumentasi pribadi

Kota Lama Semarang adalah salah satu ikon ibu Kota Jawa Tengah.  Kota Lama Semarang ini banyak terdapat bangunan bersejarah dan jadi cagar budaya Indonesia. Pada abad ke 19-20, kawasan Kota Lama ini merupakan pusat perdagangan saat itu.

Ada satu ikon di Kota Lama yang cukup terkenal dan saya beserta rekan kerja suami mengabadikan foto di depan Gereja Blenduk.



6. Museum 3D Trick Art Old City


Museum 3D Trick Art Old City Semarang
Museum 3D Trick Art Old City Semarang,
via dokumentasi pribadi

Museum Trick Art Old City atau dikenal dengan nama Museum Rumah Terbalik terletak di Kawasan Kota Lama Semarang.
Museum 3D ini, sekarang sudah menjamur di beberapa kota di Indonesia. Termasuk di Bandung, juga.

Museum 3D Trick Art Old City Semarang
Berasa naik jembatan beneran,
via dokumentasi pribadi

Beberapa obyek di museum ini terlihat nyata seperti aslinya. Lumayan banyak foto yang diambil di museum ini bersama suami dan anakku.


Baca juga : Serunya Mengunjungi Museum 3D Trick Art Old City, Semarang



7. Pagoda  Avalokitesvara atau Vihara Budhagaya Wattugong 


Vihara Budhagaya Wattugong
Pagoda Avalokitesvara,
via jateng.tribunnews.com

Pagoda Avalokitesvara atau Vihara Budhagaya Wattugong berada di Jalan Raya Pudakpayung Watugong, Semarang.

Akses menuju ke Pagoda Avalokitesvara atau Vihara Budhagaya, Wattugong bisa ditempuh selama empat puluh lima menit perjalanan dari pusat Kota Semarang ke arah Unggaran atau Jalan Solo-Yogyakarta menggunakan mobil. Vihara Budhagaya ini letaknya di pinggir jalan besar dan ada di depan Markas Kodam IV Diponegoro, Watugong.

Kompleks Vihara Buddhagaya Watugong ini luasanya 2,25 hektare, yang terdiri dari 5 bangunan dengan dua bangunan utama, Pagoda Avalokitesvara dan Vihara Dhammasala yang dibangun sejak tahun 1955. 

Patung Budha di Vihara Budhagaya Wattugong
Berfoto di depan patung emas Budha,
via dokumentasi pribadi

Hal menarik lainnya, di dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong terdapat Monumen Watugong, patung Dewi Kwan Im, ada juga patung Buddha di bawah pohon Bodhi, letaknya ada di pelataran vihara,  selain itu ada juga patung Buddha tidur berwarna coklat dengan pakaian dan tubuh emas di bagian kiri pagoda, serta kolam teratai yang terletak di sekitar pagoda.

Design bangunan di Kawasan Budhagaya Wattugong ini mirip dengan suasana khas Thailand yang jadi salah satu daya tarik tempat ini.

8.Water Blaster Semarang 

Water Blaster Semarang
Water Blaster Semarang,
via dokumentasi pribadi

Water Blaster Semarang yang terletak di Jalan Bukit Candi Golf Nomor 1 merupakan salah satu wisata air pertama dan punya beragam fasilitas yang lengkap.

Letaknya sekitar 7 KM dari Simpang Lima Semarang. Carilah jalur menuju Jalan Dr Wahidin lalu belok kanan sebelum SPBU menuju Jalan Candi Golf Boulevard.

Waterblaster Semarang
Kenangan sama si kecil,
via dokumentasi pribadi

Kamu bisa mencoba Slider, Slide Race, Family Side, Lazy River, Cross Over, Flying Fox, Paint Ball dan kolam ombak. Seru banget, deh, mencoba berbagai wahana di sini.

Water Blaster ini buka saat weekday dari pukul 10.00-17.00 WIB dengan tiket masuk sebesar Rp. 60.000,00, sedangkan saat weekend dibuka dari pukul 07.00-17.00 WIB dengan tiket masuk sebesar Rp. 80.000,00.

9. Taman Indonesia Kaya (Dulu Taman KB)


Taman KB Semarang
Taman KB (Dahulu), via dokumentasi pribadi

Sejak tanggal 10 Oktober 2018 yang lalu Taman KB diganti namanya menjadi Taman Indonesia Kaya dan diresmikan Pemerintah Kota Semarang, yaitu Hendar Priyadi sebagai Walikota Semarang dan Bakti Budaya Djarum Foundation.

Taman Indonesia Kaya,
via seputarsemarang.com

Taman Indonesia Kaya yang dahulu dikenal dengan Taman KB terletak di Jl. Menteri Supeno, Semarang telah direnovasi menjadi Taman dengan berbagai galeri dan panggung seni pertunjukan terbuka sebagai wadah bagi para seniman dan pekerja seni untuk menyalurkan kreativitasnya.

Sebenarnya Lawang Sewu pun masuk ke dalam daftar destinasi wisata yang ingin saya dikunjungi karena ini adalah icon Kota Semarang. Namun, suami udah duluan ke sini, ketika diajak kembali dia malah ngajak ke tempat lain yang belum dikunjunginya.

Alhasil hanya lewat aja ke Lawang Sewu, icon Kota Venice Van Java ini. Sayang banget memang. Padahal penasaran sama tempat ini. Pengen lihat dalamnya.

Rasanya seneng banget bisa mengunjungi destinasi menarik di Semarang. Kamu juga bisa kunjungi destinasi menarik lainnya di Jawa Tengah, contohnya destinasi wisata keren di Magelang.

Itulah kesembilan tempat yang pernah saya kunjungi di Venice Van Java, Semarang. Penuh kesan dan kenangan. Gimana Sahabat Catatan Leannie, tertarik enggak buat ngunjungin berbagai destinasi keren di sana?




Salam,