Resensi Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta, Romansa Indah Tak Terlupakan

Kumpulan Cerpen Event Romance Candramawa
Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta,
dokumentasi pribadi

Judul : Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta

Penulis : Devin Elysia Dhywinanda, dkk

Penerbit : CV Saweu Pena Publisher

Jumlah Halaman : 189

Cetakan : 1

Nomor ISBN : 978-602-6560-43-8


Tentang Kita dan Cinta, Romansa Indah Tak Terlupakan

Selalu ada cerita yang tak habis dituliskan, tak lelah dikisahkan, tentang kita, tentang cinta ...

Buku cantik dengan cover hijau muda dan backgroud cantik bunga mawar dan hati ini merupakan kumpulan cerpen dari 24 orang penulis terpilih event Romance Candramawa.

Para penulis terpilih event Romance Candramawa ini adalah pemenang event menulis cerpen yang di selenggarakan pada Bulan November-Desember 2019 yang lalu.

Kumpulan cerpen ini bertema romansa yang tersaji dalam berbagai sudut pandang berbeda. Setiap cerita menyuguhkan warna yang berbeda ketika membacanya.

Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta ini adalah kumpulan kisah romantis yang berhasil bikin saya baper. Dari cerita sederhana sampai yang luar biasa berhasil bikin saya berkaca-kaca.

Cerita pertama dibuka oleh Devin Elysia Dhywinanda dengan judul Dan, Dunia pun Mencair di Bawah Kaki Mereka. Kisah cinta yang mengharu biru antara seorang perempuan tunarungu dengan pasangannya.

Ketika pintu depan terbuka dan Sean datang dengan wajah cerah, mereka bakal bersitatap, Sean (selalu) melepas alat bantu dengar sambil berucap : Musim semi turun setiap aku melihatmu. 
(Dan, Dunia pun Mencair di Bawah Kaki Mereka, hal 10)

Cerita kedua berjudul Hanya Rumah Tangga biasa dari Eva Liana ternyata bikin saya berkaca-kaca. Kisah sepasang suami istri, yaitu Adelia dan Adi yang menikah karena perjodohan.

Pernikahan mereka sudah berjalan selama sepuluh tahun dan terlihat harmonis.  Namun, suatu ketika Adelia meminta Adi menceraikannya. Adi pun dalam dilema.

Untuk pertama kali, setelah sepuluh tahun bersama, kuamati garis wajahnya. Adelia, menurut orang-orang yang pernah melihatnya secantik bulan. Namun, aku jarang memperhatikan. 
(Hanya Rumah Tangga Biasa, hal 19)

Cerita selanjutnya yang berhasil merebut hati saya adalah More Than Words dari Eda Erfauzan, sahabat saya. Saya ingat Lagu More Than Words yang dinyanyikan oleh Extreme ini pernah jadi lagu favorit sewaktu SMP-SMU.

Lirik lagunya begitu saya ingat sampai sekarang.

Saying I love you is not the words
I want to hear from you
It's not that I Want you, not to say
But If you only knew how easy
It would be
Show me how you feel
More than Words ...

Kisah Kenia dan Sena dalam cerita pendek berjudul More Than Words ini pernah saya alami juga. Betapa seseorang yang pernah singgah  di hati, tak mudah dilupakan.

Namun, hadirnya orang baru yang begitu tulus mencintai membuat hati luluh dan berhasil menggeser posisi masa lalu, kini dia menjadi belahan jiwa. More than Words, bikin saya terkenang kisah cinta saya sendiri saat membaca karya Mbak Eda ini.

Kenia ingat, setahun Sam-sahabat Sena itu mendekatinya. Memperlakukannya serupa putri, lalu meninggalkannya setelah tiga bulan kisah mereka.
Kenia tersentak. Didapatinya tatapan Sena melembut, ada bias hangat yang nyaris sempurna. Pun gurat kekecewaan yang coba disembunyikan. Ada sorot luka yang samar dalam tatapan teduh miliknya. Hati Kenia berdesir. Sena. Bima Sena Wisantara. Selama ini, laki-laki ini  begitu dekat. Ia selalu ada dalam orbitnya. Setia mengulurkan tangan tiap Kenia terjatuh, tetap di sisinya dalam kondisi apa pun. Dalam diam, Kenia mencoba memahami semua yang tengah melintas. 
(More than Words, hal 65)

Cerita terakhir ditutup oleh Mbak Nishfi Yanuar dengan judul Kau. Kali ini mengambil karakter seorang laki-laki sebagai tokoh utamanya. Lelaki yang sampai akhir hayat menyimpan cinta untuk seorang wanita bernama Dahlia. Meski sad ending, saya suka cerita ini.  Cerpen ini dibuka dengan kalimat yang romantis.

Aroma petrichor menyapa indra seiring gemericik yang kemudian terdengar sedikit berisik. Tak terlalu deras, hanya rinai kecil-kecil yang sedikit rapat. 
Hei, bukankah ini waktu yang romantis? Apalagi saat ini kita hanya berdua? Namun, sepertinya kebisuan membuatmu nyaman. (Kau_hal 175)

Setelah kekepoan saya melihat profil kedua puluh empat penulis di buku ini ternyata Devin Elysia ini adalah seorang pelajar SMU kelas XII, keren juga, ya. Masih pelajar SMU tapi tulisannya udah kece gini. Ada yang mahasiswa, IRT, dan guru. Bukan hanya Devin, Eva Liana, Mbak Eda, dan Mbak Nisfi Yanuar aja, semua karya penulisnya keren-keren.

Saya suka buku kumpulan cerpen bertema romansa seperti ini. Cover buku yang cantik dan penyajian cerita di buku ini sudah sangat bagus.

Saat membaca salah satu cerpen, saya memukan penulisan kata "Karena" di awal kalimat, sekadar saran saja agar kata penghubung tidak ditempatkan di awal kalimat sebab fungsinya sebagai kata sambung atau konjungsi.

Saya suka sekali dengan tampilan cover buku ini. Hijau adalah warna favorit saya soalnya. Kumpulan Cerpen Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta ini mengajarkan pengalaman berharga dalam hidup ini.

Ternyata cinta dan ketulusan bisa menghapus air mata dan kepedihan. Tanpa cinta rasanya dunia seakan tak berwarna. Setiap pasangan pasti punya cerita tersendiri, bagi saya tentang kita dan cinta ini jadi romansa indah yang tak terlupakan.

Buku ini saya rekomendasikan sebagai bahan bacaan yang bagus buat dibaca. Sarat makna dan dikemas dalam diksi cantik penulisnya.

Bagaimana, nih, Sahabat Catatan Leannie, tertarik enggak, nih,  buat baca Sepenggal Cerita tentang Kita dan Cinta?




Salam, 





Untukmu yang Pernah Singgah, meski Sekejap tetapi Selalu Kuingat

Untukmu yang pernah singgah
Untukmu yang pernah singgah,
Canva


Rasanya baru menuliskan judul ini saya udah membuat saya berkaca-kaca. Mendapatkan anugerah kehamilan kedua memang sesuatu yang begitu membahagiakan. Namun, ketika Allah mengambil kembali titipan-Nya, sebagai seorang hamba, saya hanya bisa pasrah.

Untuk calon buah hatiku yang selalu kusayang, Allah ternyata lebih sayang dirimu. Untukmu yang pernah singgah, meski sekejap, tetapi selalu kuingat. Kamu udah ada di tempat yang terindah, Nak. Ibu ikhlas melepasmu (Catatan Leannie)

Baru sekali usg, jelang usia 8 week, katanya kantung kehamilan sudah terbentuk dan ada janin kecil di dalamnya. Dokter bilang Kamu sehat-sehat aja, jadi ibumu ini enggak perlu khawatir meski saat itu ada flek.

Dulu pas hamil Dzaky pun keluar flek, tapi istirahat sehari udah enggak keluar lagi. Alhamdulillah sekarang anak saya udah mau lima tahun akhir september tahun ini.
Setelah usg semalam saya pun tenang, katanya kondisi calon bayi saya baik-baik saja, dia sehat kok.

Saya hanya khawatir saja berarti, ya. Itu yang ada di benak saya. Makanya tetap beraktivitas kaya biasa, ngurus anak, nyiapin menu buka dan sahur.

Ternyata saya keliru, selepas subuh habis nyiapin sahur keluar lagi darah yang lumayan banyak, malah kaya menstruasi. Saya udah deg-degan, khawatir kenapa-kenapa. Udah mikir enggak-enggak, sampai nangis-nangis sama suami.

Setelah agak tenang saya coba hubungi temen waktu kerja di stikes yang profesinya bidan atau perawat, mereka belum ada yang ngangkat telepon, bikin saya was-was, kenapa bisa kaya menstruasi, pendarahan di masa kehamilan, kan, bukan kondisi yang wajar.

Akhirnya saya minta suami nelpon bidan yang nanganin kelahiran anak pertama saya, suami bilang kronologis kejadiannya dan saran bidan buat bedrest selama lima hari, baru usg ulang buat memastikannya.

Entahlah berapa lama saya nangis, agak kenceng juga nangisnya. Suami juga kayaknya agak gimana gitu, mungkin enggak enak didenger tetangga. Setelah saya berhenti nangis, dia mendatangi saya dan bilang gini.

"Udahlah, enggak apa-apa, kalau belum rezeki Kita, ya udah mau gimana lagi. Mumpung masih kecil juga janinnya, kalau pun bukan rezeki kita, ya, enggak apa-apa. Sekarang kata Bidan disuruh bedrest aja, Jangan ke mana-mana dulu, Jangan beraktivitas berat dulu. Kamu istirahat aja. Nanti setelah lima hari baru Kita usg lagi." Ucap suami saya sambil menghibur istinya yang baru berhenti nangis.

Mendengar suami bilang begini, saya agak tenang dikit, sih. Meski memang saya udah mikir tentang ancaman keguguran karena pendarahan yang enggak biasa.

Lima hari rasanya begitu terasa, anak saya dititipin ke mama, berhubung rumahnya tetanggaan. Alhamdulillah terasa berkah banget rumah mama deket sama rumahku, jadi kalau ada apa-apa, mudah buat minta bantuan mama. Banyak banget hal baik yang saya rasakan saat setelah nikah, rumahnya berdekatan dengan rumah mama.

Hari demi hari terasa lama banget, bedrest ini bikin enggak tenang, tetep aja saya banyak berpikir ini dan itu. Saya masih agak tenang ketika masih merasakan mual, pusing, itu tandanya saya masih hamil. Itu aja yang ada dalam pikiran saya.

Toh, ternyata ada teman saya juga yang harus bedrest dan akhirnya janinnya terselamatkan. Saya pun berpikir positif seperti ini buat menenangkan hati, hanya tetap saja ketika tahu saya masih pendarahan terus dan enggak berhenti bikin saya agak was-was juga.

Tiba saatnya hari kelima setelah bedrest berakhir. Saya usg ke Rumah Bersalin atau Klinik Handayani yang letaknya di Jalan Gunung Batu, saya pilih tempat ini karena dekat dengan rumah saya.

Saya udah agak deg-degan juga, udah membayangkan kondisi yang enggak pengen saya rasakan. Begitu tiba giliran saya buat masuk dan Usg, saya udah bersiap-siap denger penjelasan dokter kandungan. Udah deg-degan aja dari pas masuk ruangan dokter.

Dokter bilang, ini masih ada kantung kehamilannya, tapi janinnya udah enggak ada. Saya denger ini aja udah berasa shock. Jadinya saat dokter bilang ke saya kalau saya harus dikuret. Saya cuman bengong aja. Udah speechless, enggak tahu harus ngomong apaan.

Meski dokter kandungan bilang kalau kondisi rahim saya masih sehat dan subur, saya masih bisa hamil kembali setelah tiga bulan setelah proses kuret. Saya masih enggak bisa ngomong apa pun. Sambil saya panggil suami biar ngobrol lagi sama dokternya.

Saya sendiri udah enggak bisa fokus. Rasanya lemes banget, saya juga sedih banget dan rasanya dada ini begitu sesak.

Dokter menyarankan saya buat kuret, begitu ditanya BPJS, saya agak sedih karena  BPJS saya udah off sejak dua tahun lalu, kalau pengen diaktifin saya sekeluarga perlu bayar denda sebanyak enam juta rupiah biar BPJS saya, suami dan anak bisa aktif.

Untunglah ada mama saya yang membantu kesulitan saya, mama bilang pakai aja uang mama, alhamdulillah sertifikasi mama udah cair. Memang kalau guru tiap tiga bulan sekali dapet sertifikasi, hanya saja beberapa waktu yang lalu karena pandemi, sempat tertahan dulu sertifikasinya.

Setelah ini saya mau menuliskan pengalaman ketika kuret di RSKIA Kopo atau RSKIA Kota Bandung. Sedih rasanya hati saya ketika suami bilang kangen tangisan bayi dan saat Dzaky, anak pertama saya menanyakan mana dedenya Dzaky?

Meski sedih, saya harus bisa melewati semua ini. Meski enggak mudah, karena kehamilan kedua ini begitu Kami nantikan. Mungkin inilah yang terbaik menurut-Nya untuk saat ini. Kami semua sayang Dede, tapi Allah lebih sayang dirimu. Surga adalah tempatmu kembali, ya, sayang.

Pengalaman Kuret kemarin di RSIA Kopo jadi hal yang takkan terlupakan karena kuretnya dilakukan di tengah pandemi dan jelang lebaran juga. Penuh perjuangan soalnya. Untuk lebih jelasnya lagi, akan saya tuliskan di blog post selanjutnya.

Buat Sahabat Catatan Leannie, saya mau ucapkan Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Maaf lahir batin buat semuanya. Selamat Idul fitri 1441 H.



Salam,













Ketahui Tips Memilih Menu Sahur yang Sehat dan Menjalani Puasa bagi Ibu Hamil

Menu sahur untuk ibu hamil
Menu sehat untuk ibu hamil,
freepik.com/ valeria_aksakova

Menjalankan puasa di Bulan Ramadan adalah kewajiban seorang muslim, namun ada beberapa kelonggaran yang menyebabkan seseorang boleh tidak berpuasa, salah satunya adalah kehamilan.

Meski begitu, ada beberapa tips aman untuk ibu hamil jika ingin tetap menjalankan ibadah puasa dengan memilih menu sahur sehat dan memperhatikan kondisi kesehatannya.

Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk berpuasa buat bumil, nanti saya bahas di bawah ini.


Menu sahur sehat untuk ibu hamil


Menu sahur ibu hamil
Makanan sehat untuk ibu hamil,
Freepik.com/ valeria_aksakova

Salah satu asupan saat sahur harus diperhatikan oleh bumil ketika ingin menjalankan ibadah puasa. Apa saja menu yang sebaiknya dikonsumsi ibu saat sahur? Simak, yuk, di bawah ini:


1. Pilih makanan dengan kadar protein dan lemak yang cukup


Cobalah memilih makanan dengan protein dan lemak yang cukup. Kedua zat gizi ini dapat bertahan lama pada sistem pencernaan, sehingga meminimalisir rasa lapar hingga waktunya berbuka.


2. Konsumi daging saat sahur


Ibu hamil dianjurkan mengkonsumi daging pada makanan sahur karena punya kandungan protein dan kalori yang cukup tinggi dan dapat disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.


3. Penuhi kebutuhan vitamin c dan zink


Untuk menghindari anemia, penuhilah kebutuhan makanan yang kaya vitamin C dan seng (zinc) agar vitalitas tubuh terjaga.


4. Hindari terlalu banyak konsumsi makanan manis


Ketika sahur sebaiknya ibu hamil menghindari konsumsi makanan manis saat sahur supaya tidak cepat lapar dan lemas karena insulin shock.


5. Banyak minum air putih dan susu


Perbanyak minum air putih dan jangan lupa minum susu saat sahur. Selain baik bagi pertumbuhan janin, meminum susu juga bisa mencegah anemia.



Tips aman dan nyaman berpuasa saat hamil


Tips aman berpuasa bagi ibu hamil,
Pexels.com/ Daria Shevtsova


Untuk dapat menjalankan puasa saat hamil di bulan Ramadhan jangan lupa niat dan lakukan dengan penuh keikhlasan, agar puasa bisa dijalankan dengan enjoy, tanpa tekanan dan tetap sehat.

Jangan lupa beristirahat yang cukup, misalnya dengan rebahan, mendengarkan musik klasik atau bacaan Alquran, membaca buku, atau lakukan hal yang menyenangkan.

Cobalah mengurangi aktivitas yang berat, jangan banyak pikiran, agar tidak mengalami kelelahan dan merasa stress. Selain itu Belajar mengelola emosi, kalau bisa menghindari marah karena selain dapat mengurangi pahala puasa.


Kondisi yang tidak disarankan berpuasa


Ibu hamil tak perlu puasa
Kondisi yang tidak disarankan berpuasa,
Freepik.com


Jika saat berpuasa ibu hamil mengalami beberapa hal berikut ini, sebaiknya ibu hamil tidak usah berpuasa.

Diare pada ibu hamil yang disertai perut mulas yang melilit, sebaiknya tidak memaksakan diri berpuasa karena dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan janin.

Ibu hamil yang mengalami muntah  berkali-kali dikhawatirkan mengalami dehidrasi sebaiknya tidak berpuasa dahulu.

Jika terjadi mimisan yang disebabkan
pecahnya pembuluh darah, ini adalah pertanda kondisi tubuh ibu hamil sedang tidak stabil dan tidak dianjurkan berpuasa.

Ibu hamil tidak perlu berpuasa jika mengalami kondisi hipoglikemia yang menyebabkan lemas, pusing disertai mata berkunang-kunang, hal ini dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.

Selain itu, ibu hamil yang beringat dingin berlebihan menunjukkan  kondisi fisik sedang menurun, sebaiknya jangan berpuasa juga.

Itulah tips aman berpuasa dan memilih menu sahur sehat untuk ibu hamil agar tetap fit berpuasa, tapi jangan memaksakan diri tetap berpuasa jika menjumpai kondisi di atas. Ingat juga kesehatan dan keselamatan janin.

Berpuasa atau tidak adalah pilihan untuk ibu hamil, namun sebagai upaya menjaga kesehatan perlu diperhatikan menu makan sahur, berbuka, dan tips aman berpuasa bagi ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat buat Sahabat Catatan Leannie.





Salam,





#BPNRamadan2020
#BPNchallengeday30


Inilah Website Parenting Terbaik yang Jadi Rekomendasi Catatan Leannie

Ilustrasi ibu dan bayi
Mother and baby,
Pexels.com/Kristina Paukshtite

Semasa pandemi ini banyak waktu yang dihabiskan di rumah. Belajar ilmu parenting juga bisa dilakukan secara daring,  Ada beberapa website parenting terbaik yang sering saya kunjungi dan jadi rekomendasi Catatan Leannie buat Sahabat semuanya.

Saya sering kali berkunjung ke beberapa website ini untuk menambah ilmu parenting dan mengaplikasikannya secara langsung. Sebanyak apa pun belajar, tetap tak akan berarti tanpa praktik, loh. Setuju, kan, Sahabat Catatan Leannie?

Nah, saya mau berbagi informasi tentang beberapa situs parenting terbaik dan jadi rekomendasi Catatan Leannie, diantaranya:


1. TheAsianParent Indonesia


theAsianParent Indonesia
theAsianparent Indonesia

The AsianParent Indonesia menjadi salah satu website yang sering saya kunjungi juga buat belajar ilmu parenting.  Selain itu, Sahabat juga bisa mengakses beragam informasi tentang pernikahan dan seks, seputar dunia ibu, bayi, dan anak.

The AsianParent Indonesia ini membantu orang tua menjadi cerdas dalam memantau kehamilan dan menemani tumbuh kembang anak, serta membesarkan mereka dengan bahagia.

Dengan adanya aplikasi TheAsian Parenting Indonesia, orang tua bisa berbagi pengalamannya seputar dunia parenting.


2. Mother and Babby


Mother and Baby
Mother and Babby

Sesuai namanya, website parenting ini banyak membahas seputar dunia ibu dan anak. Motherandbaby merupakan website parenting mengenai kehamilan, tentang tumbuh kembang bayi, parenting dunia anak, serta event seru yang bisa dihadiri para Ibu.

Mother and Baby  update juga mengenai parenting di seluruh dunia. Jika, Mom's tertarik dengan dunia selebriti dan pengasuhan mereka, mother and baby dapat mendekatkan Kamu dengan idolamu.  Salah satu publik figur yang saya sukai adalah Mona Ratuliu.




Informasi tentang dunia ibu dan anak berperan penting dalam proses pengasuhan anak, semoga ibu tetep bahagia agar bisa mendampingi anak dengan baik.


3. Bidanku


Bidanku
Bidanku


Website Bidanku ini paling sering saya akses ketika kehamilan.  Saya mendapat beragam informasi tentang kehamilan, persalinan, pasca kelahiran hingga tips parenting. Di situs bidanku juga banyak tips yang dicari para Ibu seperti tips saat menjalani kehamilan, menyusui, dan membiasakan anak agar mau  berpuasa di bulan Ramadhan.

Informasi yang disajikan oleh Bidanku ini cukup lengkap, mendetail dan kredibel, cocok untuk dijadikan referensi bagi para ibu.

Bidanku ini merupakan kolaborasi antara Ibu bidan Revina dan suaminya yang suka blogging. Kolaborasi positif yang Keren dan bisa menebarkan manfaat dengan berbagi informasi penting bagi masyarakat.


4. Nakita Grid.id


Nakita Grid id
Nakita


Nakita Grid.id merupakan website yang memberikan informasi terkini mengenai parenting dan lifestyle. Nakita Grid id berusaha menjadi teman yang baik buat para Ibu karena paham bahwa seorang perempuan pun tak hanya butuh informasi saja tapi butuh hiburan dan sahabat.

Memberi panduan untuk para Ibu, nakita pun menyajikan informasi yang beragam, tidak hanya sekadar tulisan informatif,  tetapi melalui multiplatform grafis dan video yang sarat akan informasi serta menghibur para perempuan.


5. The Urban Mama


The Urban Mama
The Urban Mama


Hal yang menarik dari website The Urban Mama adalah melibatkan para ibu sebagai kontributor yang interaksi satu sama lainnya cukup baik.

The Urban Mama merupakan website yang didirikan karena rasa cinta orangtua terhadap anaknya. Obrolan mengenai anak-anak pun disajikan melalui artikel yang menarik dan informatif.

Selain memberikan tips mengenai cara merawat anak, dibahas juga masalah kesehatan, kesehatan, resep masakan juga masalah keuangan.

The Urban Mama punya kontributor dari berbagi daerah di seluruh Indonesia, sehingga tips tentang parenting pun sangat beragam. Desain website yang  menarik, membuat pembaca betah belajar parenting dari website ini.

Bagi saya belajar bisa dari mana saja. Sebagai seorang ibu saya menyadari keterbatasan ilmu yang dimiliki. Saya senang belajar banyak hal tentang parenting dari keenam website ini.




Saya ingin terus belajar untuk menjadi ibu yang baik dengan memperluas ilmu dan pengetahuan tentang dunia parenting.

Semoga informasi yang saya rekomendasikan mengenai website parenting terbaik ala Catatan Leannie bisa bermanfaat, ya.  





Salam,





#BPNRamadan2020
#BPNchallengeday29




Menggapai Lailatul Qadar, Melangitkan Doa dan Asa di Akhir Ramadan

Doa akhir Ramadan
Menggapai Lailatul Qadar,
Freepik.com/prostooleh


Ramadan sudah di penghujungnya, memasuki fase sepuluh hari terakhir di bulan suci ini, ada satu moment Istimewa yang dinanti, yaitu Lailatul Qadar, satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di akhir Ramadan ini, saya melangitkan doa dan secercah asa, semoga Allah senantiasa mengabulkan doa terbaik bagi umatnya.

Memasuki akhir Ramadan di sepuluh hari terakhir Ramadan, Allah memberikan jaminan bagi muslim yang berpuasa dan bertakwa dari siksaan api neraka. Sungguh Ramadan bulan penuh berkah.


Menggapai Lailatul Qadar


Kehadiran malam Lailatul Qadar begitu dinantikan. Ada beberapa tanda malam Lailatul Qadar, sesuai dengan hadits di bawah ini

“…Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu.” (HR. Ahmad)

Aisyah r.a. berkata,

“Rasulullah ber’itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, dan beliau bersabda, ‘Carilah malam qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan. (HR Bukhari dan HR Muslim)

Sepuluh hari terakhir di Bulan Ramadan ini jangan sampai dilalaikan, manfaatkan dengan banyak melakukan amal ibadah harian. Anggap saja Bulan ini Ramadan terkahir Kita, agar semakin makasimal dalam beribadah.

Menggapai Lailatul Qadar bisa diusahakan, lakukan semua amal ibadah agar semuanya berkah. Semoga Allah SWT menerima amalan puasa kita selama Ramadan.


Lantunan Doa dan Secercah Asa di Akhir Ramadan


Ada beberapa doa yang dianjurkan dibaca ketika ingin menggapai malam Lailatul Qadar, diantaranya :

1. Doa minta pengampunan dosa


ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇﻧَّﻚ ﻋَﻔُﻮٌّ ﺗُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻌَﻔْﻮَ ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨِّﻲ
Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa, Fa'fu 'Anni

Artinya :
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan menyukai orang yang memohon ampunan, maka ampunilah aku." (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)


2. Doa untuk kebaikan dunia dan akhirat


"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'

Artinya: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Kedua doa ini dianjurkan untuk dibaca saat malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Doa yang jadi reminder buat saya meminta pengampunan dosa dan kebaikan dunia akhirat.

Ucapan adalah doa. Doa itu berisi harapan yang tersimpan dalam hati.
Saya sendiri punya banyak harapan atau asa di akhir Ramadan ini, yang paling utama dikasih kesehatan buat semua keluarga. Semoga diberikan kesempatan untuk bertemu kembali bulan Ramadan selanjutnya. Ada banyak harapan jika saya masih diberikan kesempatan berjumpa Ramadan tahun depan.


Baca juga : Seuntai Harapan saat Bertemu Ramadan Tahun Depan


Satu lagi harapan saya, mungkin jadi harapan semua orang, rasanya pengen banget pandemi ini cepat berakhir biar bisa beraktivitas normal seperti sedia kala.

Kadang kangen ingin mengunjungi berbagai tempat selepas pandemi berakhir. Banyak tempat yang sebenarnya biasa saja, seperti taman dekat rumah yang saya kangenin buat dikunjungin sama anak saya.

Ada juga berbagai tempat di Bandung yang belum saya jelajahi. Sementara jadi rencana atau itinerary saja dahulu.


Baca juga : Serunya Mengunjungi 7 Tempat ini setelah Pandemi Berlalu


Semoga Kita mempu meraih malam Lailatul Qadar yang labih baik dari seribu bulan. Moga seluruh doa, harapan atau asa dikabulkan Allah SWT. Aaamiin Ya Rabb ...  Sharing, dong, Sahabat Catatan Leannie, doa dan harapan apa yang Kamu punya di akhir Ramadan ini?





Salam,




#BPNRamadan2020
#BPNChallengeday28





5 Cara Mengatur Keuangan Saat Idulfitri dan di tengah Pandemi

Mengatur keuangan,
Pixabay.com/stevepb


Hari raya idulfitri tinggal menghitung hari. Enggak kerasa udah sampai hari kedua puluh tiga, itu artinya seminggu lagi hari raya kemenangan. Di tengah pandemi dan keadaan serba sulit seperti sekarang, mengatur kondisi keuangan saat Idulfitri di  butuh perencanaan yang tepat dan matang.

Biasanya kalau tahun sebelumnya, mall atau pusat perbelanjaan penuh dengan lautan manusia, tentunya pada beli baju lebaran. Gimana sama Sahabat Catatan Leannie, Kamu versi yang pakai baju baru atau baju lebaran saat Idulfitri?


Baca juga : Baju Baru vs Baju Lama, Apalah Arti Sebuah Pakaian?


Sekarang enggak kepikiran beli baju ke mall atau ke pasar, meski di luaran sana, udah banyak masyarakat yang cuek aja ke luar rumah tanpa peduli pandemi yang lagi berlangsung.

Dampak ekonomi karena pandemi kian terasa, kasihan kadang lihat rakyat kecil, mereka semakin susah hidupnya. Semoga kepedulian kita bisa membantu mereka.


Baca juga : Sebagai Perempuan, Lakukan Hal ini  untuk Membantu Sesama saat Pandemi


Dalam mengatur keuangan saat Idulfitri dan di tengah pandemi, saya melakukan beberapa hal, diantaranya :


1. Membuat skala prioritas


Membuat skala prioritas
Membuat skala prioritas,
Pexels.com/Andrea Piacquadio

Penting banget membuat skala prioritas, memilah dan menuliskannya menjadi barang yang perlu, kurang perlu, atau pending untuk dibeli. Penuhi dulu kebutuhan primer, baru sekunder dan yang terakhir kebutuhan tersier.


2. Pending membeli baju baru


Pending membeli baju baru
Baju baru vs baju lama?
Pexels.com/Artem Beliakin


Adakalanya tak perlu membeli baju baru, karena baju lama pun masih bisa dipakai. Baju yang lama asal masih bersih, rapi dan sopan masih bisa dipakai lagi, loh.


3. Sajian Idulfitri enggak berlebihan dan secukupnya


Sajian Idulfitri
Sajian Idulfitri, Freepik.com


Di tahun sebelum pandemi, biasanya seminggu jelang lebaran udah pada nyetok berbagai bahan makanan, pasar biasanya penuh banget.

Siapkan menu sajian lebaran secukupnya, enggak perlu berlebihan juga. Ini cukup efektif buat mengatur keuangan di saat pandemi dan jelang Idulfitri.


Baca juga : 10 Menu Lebaran Khas Keluarga ala Catatan Leannie


4. Jangan lupa sedekah dan Zakat


Zakat dan sedekah
Menyisihkan sebagian harta, freepik.com


Meski kondisi sedang tak menentu, cobalah untuk menyisihkan sebagian harta untuk sedekah dan zakat. Zakat ini sifatnya wajib, jadi jangan sampai tidak menunaikan kewajiban yang penting seperti ini.

Sisihkan sebagian hartamu buat mereka yang membutuhkan dengan mengeluarkan zakat. Untuk sedekah bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki tiap orang.


5. Berbagi rezeki disesuaikan kondisi keuangan


Berbagi rezeki
Berbagi,
freepik.com/rawpixel.com


Kebiasaan saya dari semenjak kerja dulu memang ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara yang masih pada kecil. Kalau pas masih kerja bisa ngasih agak banyak, cuman sekarang disesuaikan saja nominal pemberian dengan budget keluarga.


Baca juga : 5 Tips Jitu Mengatur Uang THR agar Berkah


Mengatur keuangan memang butuh perencanaan yang tepat dan matang agar tidak besar pasak daripada tiang.

Di masa pandemi sekarang ini dan jelang Idulfitri, itulah kelima cara saya untuk mengelola keuangan. Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, sharing, yuk, gimana cara Kamu mengatur keuangan keluarga saat ini?



Salam, 





#BPNRamadan2020
#BPNChallengeday27







Lebaran di Rumah Tetap Istimewa dengan Menyelami Makna Idulfitri

Lebaran dan makna idulfitri
Idulfitri, freepik.com/starline


Idulfitri selalu dinanti, istimewa, dan lekat di dalam hati. Meski di tengah pandemi seperti sekarang, lebaran atau Idulfitri tetap jadi moment yang istimewa bagi saya terutama setelah menyelami makna dan hikmah Idulfitri.

Meski di tengah pandemi merasakan suasana Ramadan yang berbeda tanpa salat tarawih di Masjid. Ada larangan mudik juga, Idulfitri tahun ini kemungkinan enggak ada salat Ied berjamaah di masjid.

Apa, sih, makna dan hikmah Idulfitri bagi Sahabat Catatan Leannie?

Ternyata Idulfitri bukan hanya sekadar kembali suci, tetapi sebagai ungkapan syukur pada Allah SWT setelah menjalankan ibadah puasa ramadan sebulan penuh. Hari kemenangan bagi mereka yang berpuasa dan mampu meredam hawa nafsu, serta bagi hamba-Nya yang bertakwa.

Idul fitri berasal dari kata "Id" dan "Al-fitri". Id secara bahasa berasal dari aada – ya’uudu, yang artinya kembali. Sedangkan Kata fitri punya dua makna menurut beberapa pendapat, bisa berarti "berbuka puasa" dan "suci."

Idul fitri berarti kembalinya seseorang dalam kondiai yang suci, atau bebas dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan sehingga tetap berada dalam kesucian atau fitrahnya.

Berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq ‘alayh). Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq ‘alayh).


Disebut juga hari raya Id karena terjadi  berulang dan dirayakan setiap tahun pada waktu yang sama. Idul fitri disebut juga hari kemenangan, saat umat muslim merayakan hari raya dengan kembali "buka puasa" atau makan.

Makan dan minum walaupun sedikit merupakan sunnah sebelum salat Ied yang dianjurkan pada umat muslim sehingga pada hari raya Idul Fitri 1 syawal tidak diperbolehkan berpuasa.

Seorang muslim yang merayakan hari kemenangan dan kembali ke fitrahnya akan memiliki sikap istiqamah, jujur, dan taat pada perintah-Nya. Inilah hikmah Idulfitri.

Meski kebanyakan orang tak bisa mudik, namun moment Idulfitri bisa dilakukan dengan beragam cara. Meski jarak memisahkan, tetapi silaturahmi tetep terjalin meski lewat daring.

Baca juga : Menjalani Idulfitri tanpa mudik, begini Cara Memaknai Hari Kemenangan

Meski Idulfitri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi COVID-19 membuat jarak semakin terasa, ada larangan mudik, salat tarawih bahkan salat Ied ditiadakan.

Baca juga : Lebaran segera tiba, Ini 7 Hal yang dirindukan saat Idulfitri

Hari raya Idulfitri atau Lebaran tetap istimewa dan selalu di hati. Meski hanya di rumah saja, hari raya kemenangan selalu istimewa dan menyelami makna idulfitri semoga membuat kita bisa kembali fitri. Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, apa makna idulfitri bagimu?




Salam,






#BPNRAmadan2020
#BPNChallengeday26