Showing posts with label Tips berpuasa. Show all posts
Showing posts with label Tips berpuasa. Show all posts

Ketahui Tips Memilih Menu Sahur yang Sehat dan Menjalani Puasa bagi Ibu Hamil

Menu sahur untuk ibu hamil
Menu sehat untuk ibu hamil,
freepik.com/ valeria_aksakova

Menjalankan puasa di Bulan Ramadan adalah kewajiban seorang muslim, namun ada beberapa kelonggaran yang menyebabkan seseorang boleh tidak berpuasa, salah satunya adalah kehamilan.

Meski begitu, ada beberapa tips aman untuk ibu hamil jika ingin tetap menjalankan ibadah puasa dengan memilih menu sahur sehat dan memperhatikan kondisi kesehatan ibu hamil.

Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk berpuasa buat bumil, nanti saya bahas di bawah ini, ya! Simak, yuk, Sahabat Catatan Leannie!



Menu sahur sehat untuk ibu hamil


Salah satu asupan saat sahur harus diperhatikan oleh bumil ketika ingin menjalankan ibadah puasa. Apa saja menu yang sebaiknya dikonsumsi ibu saat sahur? Simak, yuk, di bawah ini:


1. Pilih makanan dengan kadar protein dan lemak yang cukup


Cobalah memilih makanan dengan protein dan lemak yang cukup. Kedua zat gizi ini dapat bertahan lama pada sistem pencernaan, sehingga meminimalisir rasa lapar hingga waktunya berbuka.


2. Konsumi daging saat sahur


Ibu hamil dianjurkan mengkonsumi daging pada makanan sahur karena punya kandungan protein dan kalori yang cukup tinggi dan dapat disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.


3. Penuhi kebutuhan vitamin c dan zink


Untuk menghindari anemia, penuhilah kebutuhan makanan yang kaya vitamin C dan seng (zinc) agar vitalitas tubuh terjaga.


4. Hindari terlalu banyak konsumsi makanan manis


Ketika sahur sebaiknya ibu hamil menghindari konsumsi makanan manis saat sahur supaya tidak cepat lapar dan lemas karena insulin shock.


5. Banyak minum air putih dan susu


Perbanyak minum air putih dan jangan lupa minum susu saat sahur. Selain baik bagi pertumbuhan janin, meminum susu juga bisa mencegah anemia.


Tips aman dan nyaman berpuasa saat hamil


Untuk dapat menjalankan puasa saat hamil di bulan Ramadhan jangan lupa niat dan lakukan dengan penuh keikhlasan, agar puasa bisa dijalankan dengan enjoy, tanpa tekanan dan tetap sehat.

Jangan lupa beristirahat yang cukup, misalnya dengan rebahan, mendengarkan musik klasik atau bacaan Alquran, membaca buku, atau lakukan hal yang menyenangkan.

Cobalah mengurangi aktivitas yang berat, jangan banyak pikiran, agar tidak mengalami kelelahan dan merasa stress. Selain itu Belajar mengelola emosi, kalau bisa menghindari marah karena selain dapat mengurangi pahala puasa.


Kondisi yang tidak disarankan berpuasa


Jika saat berpuasa ibu hamil mengalami beberapa hal berikut ini, sebaiknya ibu hamil tidak usah berpuasa.


Mengalami diare disertai perut mulas yang melilit, dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan janin.

Ibu hamil mengalami muntah  berkali-kali dan dikhawatirkan mengalami dehidrasi juga. Sebaiknya tidak berpuasa dahulu.

Jika terjadi mimisan yang disebabkan
pecahnya pembuluh darah, ini adalah pertanda kondisi tubuh ibu hamil sedang tidak stabil.

Jika mengalami kondisi hipoglikemia yang menyebabkan lemas, pusing disertai mata berkunang-kunang, dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi sehingga ibu hamil tidak perlu berpuasa.

Ibu hamil yang beringat dingin berlebihan menunjukkan  kondisi fisik sedang menurun, sebaiknya jangan berpuasa.

Itulah tips aman berpuasa dan memilih menu sahur sehat untuk ibu hamil agar tetap fit berpuasa, tapi jangan memaksakan diri tetap berpuasa jika menjumpai kondisi di atas. Ingat juga kesehatan dan keselamatan janin.

Berpuasa atau tidak adalah pilihan untuk ibu hamil, namun sebagai upaya menjaga kesehatan perlu diperhatikan menu makan sahur, berbuka, tips aman berpuasa dan juga tidak memaksakan diri jika kondisinya tidak memungkinkan. 





Salam,





#BPNRamadan2020
#BPNchallengeday30


Merasa Kesulitan Menahan Diri ketika Ramadan? Ikuti 5 Tips Berikut ini!


Hakikat puasa tak hanya menahan lapar dan haus saja tetapi  menahan  amarah,  menahan diri untuk berbicara ghibah, dusta, serta membentengi diri dari berbagai  penyakit hati seperti iri hati, sombong, benci, berprasangka atau berpikir buruk. Tujuan berpuasa adalah meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW menyatakan:

“Puasa adalah perisai, maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah dia berkata kotor dan janganlah bertengkar dengan mengangkat suara. Jika dia dicela dan disakiti maka katakanlah, “saya sedang berpuasa”. (H.R. Muslim).

Ternyata menahan amarah ketika ramadan terkadang bukan hal yang mudah. Pada saat berpuasa ternyata kadar glukosa darah turun, sehingga lebih mudah tersulut amarah. Yuk, simak,   lima tips untuk menahan diri  ketika Ramadan di bawah ini!

1. Mengingat kembali tujuan awal puasa

Berpuasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus saja tetapi  untuk menjalankan ibadah dari Allah SWT juga, meningkatkan rasa syukur terhadap nikmat-Nya, memperbanyak amal kebaikan, dan menghapuskan diri dari dosa yang telah lalu.

Semoga dengan mengendalikan diri dengan menahan amarah di bulan ini, membuat diri terbiasa dan bisa terus dilakukan meski Ramadan telah berakhir.

2. Tidur yang cukup, hindari begadang

Mengendalikan amarah saat berpuasa bisa dilakukan dengan membiasakan tidur dengan cukup, bisa disiasati dengan tidur lebih awal karena harus sahur dini hari.

Jangan sampai begadang, karena bisa membuat otak bekerja ekstra dan membutuhkan asupan energi yang lebih banyak. Kurangnya waktu tidur bisa membuat tubuh lemas, membuat perasaan tak nyaman sehingga memacing amarah.

3. Melakukan kegiatan yang positif

Selama bulan Ramadan, jangan terbawa rasa malas, alihkan dengan kegiatan yang positif, contohnya menekuni hobi atau passion Kamu.

Ingatlah jika Kamu marah maka tubuh bisa menjadi semakin lelah dan terbawa energi atau aura negatif. Jadi alihkan waktu senggangmu dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

4. Berdamai dengan diri

Tarik napas dalam, bersikaplah rileks
ketika ada hal yang membuat diri ingin marah atau tersinggung, cobalah rileks. 

Ulangi kembali dengan menarik napas panjang, kemudian embuskan. Cobalah menenangkan diri dengan mengambil wudhu, salat sunah, berzikir atau mengaji agar dapat mendekatkan diri pada-Nya.

Cobalah berdamai dengan diri sendiri ketika ada hal yang tak membuatmu nyaman. Jangan mengeluh, dan banyaklah bersyukur atas semua nikmat-Nya.

5. Pola makan sehat

Cobalah  mengonsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka. Ternyata ada beberapa kandungan makanan yang dapat memperbaiki mood seperti kacang, apel, yoghurt, daging, ikan, dan tahu. 

Jangan lupa untuk mengonsumsi buah dan sayuran serta cukup minum air putih agar terhindar dari dehidrasi.  Selain itu bisa membantu kinerja otak agar tidak mudah lelah dan terbawa amarah.

Sayang sekali jika sampai Ramadan berlalu amalan dan ibadah Kita tidak lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Usahakan untuk tetap istiqamah dalam kebaikan dan tetap bersemangat dalam beribadah seperti di bulan suci Ramadan. 

“Betapa sedikitnya orang yang berpuasa dan betapa banyaknya orang yang lapar”. (H.R. Bukhari).

Termasuk golongan orang yang merugi jika puasa Ramadan hanya mendapatkan lapar dan haus saja karena dinodai oleh ucapan buruk yang tidak bermanfaat karena kurang mampu mengendalikan diri.

Miris, ya, berapa banyak orang berpuasa tetapi ternyata yang didapatnya hanya lapar dan haus saja. Yuk, amalkan kelima tips di atas agar tidak merasa kesulitan untuk menahan diri ketika Ramadan.



Salam,