Showing posts with label Benda di rumah. Show all posts
Showing posts with label Benda di rumah. Show all posts

Beraktivitas Seharian di Rumah, Jangan Lupakan Benda Penting ini!

Benda penting di rumah
 Benda Penting yang harus ada di rumah,
Pexels.com/@ready made

Di Kota Bandung yang menjadi tempat tinggal saya sudah mulai diberlakukan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar buat upaya pencegahan Covid-19 meluas dari tanggal 22 April 2020. So, keep safety dengan diam di rumah aja, ya!

Nah, kira-kira pas beraktivitas seharian di rumah, benda penting apa aja yang harus selalu ada di rumah Sahabat?

Ada 9 benda penting versi Catatan Leannie yang harus selalu tersedia saat beraktivitas di rumah, diantaranya :



1. Hand Wash dan Hand sanitizer


Hand wash
Hand wash, Pexels.com/Anna Shvets


Sebelum pandemi melanda, memang saya sudah sedia kedua benda ini. Mencuci tangan dengan handwash udah jadi kebiasaan. Hand sanitizer dibawa pas mau ke luar rumah.

Sekarang semua orang sepakat akan keduanya. Sampai-sampai di supermarket dekat rumah saya, saat awal social distancing kedua barang ini sempat kosong.


2. Obat-obatan pribadi


Obat-obatan pribadi
Obat-obatan pribadi,
Pexels.com/ Polina Tankilevitch


Obat-obatan pribadi tentunya jadi hal yang enggak kalah penting. Biasanya sedia obat penurun panas atau Paracetamol, obat Flu, Batuk, Salonpas koyo, soalnya saya sering pegel-pegel, obat anti luka, dan masih banyak lainnya lagi, sih. Kayaknya kebutuhan tiap keluarga beda menurut saya.


3. Madu


Madu
Madu,
Pexels.com/Mareefe

Madu jadi salah satu andalan buat menjaga imunitas keluarga. Sempat juga stok madu ini berkurang di tempat saya. Saya pikir apakah memang ada yang ngeborong, ya?

Pernah saat ke supermarket saya menyaksikan sendiri ada yang belanjaa madu sampai 3 botol besar plus 3 box madu sachet.  Saya cek belanjaannya dia penuh banget, kebutuhan pokok kayak minyak dia beli sampai 4 liter, maksimal jumlah beli di supermarket. Belum lagi yang lainnya, ini bikin isi troli dia full banget. Masih ditemukan juga realitas begini di negara +62.

Saya hanya belanja seperlunya saja dan disesuaikan isi dompet juga. Menghindari panic buying juga, sih, kalau saya. Kadang kasihan sama yang bener-bener butuh barang yang penting ini kalau stoknya diborong sendiri.


4. Rempah-rempah


Rempah-rempah
Rempah-rempah,
Pexels.com/Mareefe


Semenjak kenal JSR dokter Zaidul Akbar, saya memang menyetok berbagai rempah-rempah. Banyak juga resep JSR ternyata. Ini disesuaikan keluhan yang dialami, jadi resepnya juga macam-macam.

Pas awal diberlakukannya social distancing
saya mengobati berbagai keluhan seperti batuk, flu, alergi dengan resep JSR. Alhamdulillah bikin nyaman.

Baca juga : Resep JSR dr Zaidul Akbar untuk batuk, flu, dan alergi


5. Buah-buahan sumber vitamin C


Buah-buahan
Buah-buahan,
Pexels.com/ Elements5 Digitals

Vitamin C jadi kebutuhan yang penting dan sempat kosong juga stoknya di apotek serta supermarket dekat rumah. Mungkin orang banyak yang beli ini sebagai tindakan preventif terhadap penyebaran virus Corona.

Saya sendiri juga sebelum datang pandemi COVID-19 memang sudah rutin makan buah. Saya sedikit demi sedikit mengurangi jajan di luar karena alasan kesehatan.

Saya pikir karena vitamin C yang tablet enggak ada, mending stok buah-buahan yang fresh aja.  Seadanya aja stok di rumah, enggak harus khusus harus buah-buahan tertentu, buah-buahan lokal juga oke.


6. Buku


Koleksi antologi
Koleksi buku antologi, dukumetasi pribadi


Buat saya buku itu penting. Sedari dulu, sejak kuliah, saya memang rutin beli buku apalagi setelah punya penghasilan sendiri pas kerja, tiap bulan datang ke Gramed buat beli buku baru.

Semenjak nikah dan punya anak, beli buku ini menyesuaikan kondisi keuangan. Maklum kebutuhan rumah tangga dan anak pun butuh perhatian.

Bacain buku cerita anak bisa bikin anak saya anteng, kadang saya perhatiin juga ekspresinya kayak yang sedang melanglang buana entah ke mana. Sepertinya dia ikut berimajinasi juga dengan apa yang saya ceritakan.

Baca juga : Ensiklopedi profesi untuk anak


7. Masker


Menggunakan masker
Menggunakan masker,
Pexels.com/ Anna Shvets

Ke luar rumah sekarang masker jadi barang yang wajib digunakan. Meski ada di dalam rumah sekali pun jika sudah ada gejala kurang enak badan kayak batuk atau flu, lebih baik pakai masker biar orang di rumah enggak tertular saat Kita sakit.


8. Gawai


Gawai
Gawai, Pexels.com/Lisa Fotios


Saya perlu gawai buat banyak hal, promoin usaha kuliner keluarga, buat branding, bahkan ngeblog pun dari gawai juga. Alasannya biar lebih praktis dan bisa di nawa ke mana-mana.

Meski ngeblog di gawai juga butuh jemari buat memperbesar tampilan ini itu buat bikin blog post, karena udah biasa kali, ya, jadi terbiasa nulis di gawai.

Sebenarnya ada satu barang lagi yang menurut saya penting buat aktivitas harian ibu rumah tangga, yaitu sarung tangan karet.

Sarung tangan karet untuk kegiatan di rumah,
Freepik.com

Berhubung tangan saya mudah alergi terhadap detergent atau sabun pencuci piring, stok sarung tangan karet ini perlu ada buat nyuci baju, piring, bahkan ngepel.

Jadi, kulit saya bakalan terasa kering banget, gatal, dan kemerahan saat kontak langsung dengan detergent, sabun cuci piring, atau bahkan sekadar cairan pembersih lantai. Mungkin enggak semua orang ngalamin ini, sih. Jadi buat saya benda ini penting buat beraktivitas di rumah.

Pernah juga pas mau beli sarung tangan karet stoknya kosong, mungkin mendadak banyak yang beli juga, padahal saya pakai dari dulu karena tangan saya kena alergi kalau nyuci.

Entahlah, mungkin buat Sahabat Catatan Leannie, sarung tangan karet ini enggak masuk daftar list benda penting di rumah, tapi buat saya penting, sih.

Kebutuhan setiap orang berbeda, mungkin ada yang samaan dengan list di atas, bahkan ada juga yang saya tulisin tapi enggak masuk kriteria orang lain.

Itulah berbagai benda penting yang harus tersedia saat diam di rumah seharian. Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, kira-kira barang apa aja, nih, yang harus selalu ada di rumahnya?



Salam,




#BPNRamadan2020
#BPNChallengeday12