February 04, 2019

One Day One Post Blogging, Menaklukan Diri Sendiri dengan Tantangan Menulis

by , in
Tantangan menulis di blog setiap hari di Bulan Januari bersama Estrilook
Tantangan menulis ODOP with Estrilook Community

Menulis itu butuh konsistensi, salah satu cara agar konsisten menulis adalah dengan mengikuti tantangan menulis one day one post (ODOP), atau setiap hari menulis satu postingan.  ODOP blogging membuat saya menaklukan diri sendiri dengan menuntaskan tantangan menulis setiap hari selama sebulan tanpa jeda.

Menulis di blog sebenarnya aktivatas yang baru saya tekuni selama beberapa bulan ini.  Berawal dari mengikuti kelas blogging for basic dari sebuah komunitas membuat saya terpacu untuk rutin menulis di blog.

Jika dulu saya rutin menulis artikel untuk dikirim ke media, kini aktivitas saya bertambah dengan ngeblog. Jadi Narablog itu mengasyikan, nulis di blog seperti punya rumah sendiri. Kita bisa menulis apapun tapi bukan berarti sembarangan menulis juga, loh. ๐Ÿ˜…

Perjalanan menulis di dunia literasi susah setahun saya lakoni. Suka dan duka datang silih berganti, tapi tidak membuat saya berhenti karena menulis adalah passion bagi saya.

Bulan Januari ini jadwal saya cukup padat. Tetangga di rumah banyak yang bertanya pada saya.

"Enggak kerja?"

"Di rumah saja," saya jawab sambil tersenyum.

Meski diam di rumah sebenarnya saya tidak berdiam diri, loh. Ada aktivitas menulis yang jadi passion saya. Alhamdulillah sudah berbuah transferan juga. ๐Ÿ˜ Jangan tanya nominal, ya? Soalnya saya menikmati setiap prosesnya, mau fee kecil atau besar, alhamdulillah, bersyukur aja terus biar ditambahkan nikmatnya.

ODOP bulan Januari ini berbenturan dengan jadwal saya mengajar kelas menulis artikel di sebuah komunitas, alhamdulillah ada yang mempercayakan saya sebagai mentor menulis artikel. Selain itu saya juga ada editing naskah buku antologi. Meski diam di rumah, waktu saya terpakai untuk ativitas yang postif untungnya, kalau enggak bisa jenuhlah saya ๐Ÿ™ˆ

Sempat tertinggal 10 postingan di odop Januari bareng Estrilook Community, orang lain udah nulis di day 27, saya masih di day 17 karena dua aktivitas di atas yaitu mendampingi peserta kelas menulis artikel dan editing naskah.

Pernah dengar, usaha tidak akan membohongi hasil? Sering pasti, kan, ya? Bener, loh, niat plus kemauan akhirnya membuat saya berlari mengejar ketertinggalan. 10 postingan bisa saya kejar dalan waktu tiga hari kalau enggak salah. Begitu ada waktu senggang saya menulis dan menulis.

Akhirnya odop blogging Januari bisa saya tuntaskan seperti tantangan odop tahun lalu. Ternyata kalau niat dan mau usaha pasti bisa, loh. Memang harus ada yang dikorbankan terutama waktu senggang. Memang begitu kan, ya? Tidak ada sesuatu hal pun yang diraih tanpa perjuangan, kayak dapat sertifikat ini.

Sertifikat ke sekian di dunia literasi

Ternyata kelelahan, ketertinggalan menulis, membagi waktu di tengah padatnya aktivitas bisa dihempas cantik. Hihi ... kayak incess aja ๐Ÿ˜…

Menulis adalah passion bagi saya. One day one post blogging membuat saya menaklukan diri sendiri untuk menyelesaikan tantangan menulis ini.
So, are u ready for next challenge?


Salam, 





February 01, 2019

7 Daya Tarik Taman Balaikota Bandung yang Bikin Betah buat Family Time

by , in
Taman tematik di Bandung
Dokumentasi pribadi di Taman Balaikota 

Menghabiskan waktu bersama keluarga atau family time memang jadi sesuatu hal yang menyenangkan. Salah satu destinasi wisata di Bandung yang jadi favorit keluarga adalah City Park Hall atau Taman Balaikota Bandung dengan 7 daya tarik yang bikin traveler betah menghabiskan waktu di sini.

Taman Balaikota yang terletak di Jalan Wastukancana No. 2, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, diresmikan pada tanggal 19 Desember 2017, oleh Bapak Ridwan Kamil cukup menyita perhatian traveler.

Taman ini merupakan tempat yang adem, dan asri, murah merah alias free buat dikunjungi, instagramble juga banyak spot yang jadi daya tarik taman ini. Ada apa aja, sih, di Taman Balaikota ini?

1. Taman Badak yang jadi favorit keluarga

Taman Badak ini merupakan salah satu spot yang banyak diincar untuk berfoto, termasuk saya juga ๐Ÿ˜…

Berfoto di Taman Badak

Ada patung badak yang cukup besar, jadi background taman ini. Ada air mancur dan patung ikan juga yang menghiasi taman ini.

Mejeng dulu di sini ๐Ÿ˜„

Tak jauh dari sini ada arena bermain anak yang pastinya jadi favorit buat keluarga. Selain itu masih di area yang enggak  jauh dari sini, Kamu bisa menemukan patung Dewi Sartika juga. Beliau adalah pahlawan wanita dari Kota Kembang.

2. Gembok Cinta yang diincar pasangan untuk mengabadikan kebersamaan mereka

Tak jauh dari Taman Badak, ada yang namanya Gembok Cinta. Spot ini banyak dijadikan tempat berfoto bareng pasangan untuk mengabadikan kebersamaan mereka. Berhubung ada mitos juga tentang gembok cinta yang bisa bikin hubungan langgeng. Mungkin hanya mitos juga, sih.

Kali-kali foto berdua aja ๐Ÿ˜„

3. Taman Labirin dengan pemandangan yang cantik

Taman Labirin merupakan lorong yang berada di  tengah-tengah taman, ukurannya hanya sepanjang 1,5 meter, disebut juga mini labirin.

Berfoto bareng saudara

Wefienya Kita

Ada empat jalur masuk ke sini, ketika memasuki labirin, traveler ditantang untuk mencari jalan keluar dari taman labirin ini. Pemandangan di sekitar Taman Labirin begitu cantik dan memesona. 

4. Arena bermain air yang jadi favoritnya anak-anak

Taman Balaikota punya arena bermain air yang bisa dinikmati secara free oleh traveler. Kebanyakan anak-anak bisa bebas bermain di sini. Air yang ada di sini merupakan hasil penyulingan dari aliran air sungai Cikapayang.

Main air, yuk!

5. Taman Sejarah yang unik 

Di sebelah area bermain air, ada yang dinamakan Taman Sejarah. Cukup unik juga di sini karena ada monumennya dan replika atau foto walikota Bandung dari masa ke masa.

Dzaky Foto bareng Om

Foto bareng Kang Emil ๐Ÿ˜„

6. Area piknik yang bikin betah

Pemandangan yang asri, hijau, cocok buat family time. Bisa buat "Botram" juga, kalau Bahasa Indonesianya makan bareng.
Ada berbagai hewan juga seperti mini zoo yang bisa dilihat di sini. Anak-anak udah pasti betah juga di Taman Balaikota.


Botram alias makan bareng

7. Tempat Menaiki Bandung Tour on Bus

Kamu bisa mengelilingi Bandung menaiki Bandung Tour on Bus atau disingkat Bandros. Ada berbagai rute yang bisa Kamu pilih buat menjelajahi Bandung. Harga tiketnya pun cukup terjangkau buat traveler, hanya perlu Rp. 20.000,00 untuk sekali perjalanan dan Rp.40.000,00 untuk perjalanan lintas rute.

Baca juga mengenai Bandung Tour on Bus di sini!

Yuk, keliling Bandung dengan Bandros

Inilah 7 daya tarik Taman Balaikota yang bikin betah buat family time. Banyak juga taman tematik di Bandung yang asyik buat family time.

Baca juga kesan mengunjungi Taman Lansia di sini!

Rasakan kebersamaan bareng keluarga di Taman Balaikota. Tak perlu berlebihan, sesuaikan kemampuan saja, karena yang sederhana dan murah meriah pun bisa membuat Kita bahagia. Bagaimana menurut Kamu? 


Salam,







My Instagram