One Day One Post Blogging, Menaklukan Diri Sendiri dengan Tantangan Menulis

Tantangan menulis di blog setiap hari di Bulan Januari bersama Estrilook
Tantangan menulis ODOP with Estrilook Community

Menulis itu butuh konsistensi, salah satu cara agar konsisten menulis adalah dengan mengikuti tantangan menulis one day one post (ODOP), atau setiap hari menulis satu postingan.  ODOP blogging membuat saya menaklukan diri sendiri dengan menuntaskan tantangan menulis setiap hari selama sebulan tanpa jeda.

Menulis di blog sebenarnya aktivatas yang baru saya tekuni selama beberapa bulan ini.  Berawal dari mengikuti kelas blogging for basic dari sebuah komunitas membuat saya terpacu untuk rutin menulis di blog.

Jika dulu saya rutin menulis artikel untuk dikirim ke media, kini aktivitas saya bertambah dengan ngeblog. Jadi Narablog itu mengasyikan, nulis di blog seperti punya rumah sendiri. Kita bisa menulis apapun tapi bukan berarti sembarangan menulis juga, loh. 😅

Perjalanan menulis di dunia literasi susah setahun saya lakoni. Suka dan duka datang silih berganti, tapi tidak membuat saya berhenti karena menulis adalah passion bagi saya.

Bulan Januari ini jadwal saya cukup padat. Tetangga di rumah banyak yang bertanya pada saya.

"Enggak kerja?"

"Di rumah saja," saya jawab sambil tersenyum.

Meski diam di rumah sebenarnya saya tidak berdiam diri, loh. Ada aktivitas menulis yang jadi passion saya. Alhamdulillah sudah berbuah transferan juga. 😍 Jangan tanya nominal, ya? Soalnya saya menikmati setiap prosesnya, mau fee kecil atau besar, alhamdulillah, bersyukur aja terus biar ditambahkan nikmatnya.

ODOP bulan Januari ini berbenturan dengan jadwal saya mengajar kelas menulis artikel di sebuah komunitas, alhamdulillah ada yang mempercayakan saya sebagai mentor menulis artikel. Selain itu saya juga ada editing naskah buku antologi. Meski diam di rumah, waktu saya terpakai untuk ativitas yang postif untungnya, kalau enggak bisa jenuhlah saya 🙈

Sempat tertinggal 10 postingan di odop Januari bareng Estrilook Community, orang lain udah nulis di day 27, saya masih di day 17 karena dua aktivitas di atas yaitu mendampingi peserta kelas menulis artikel dan editing naskah.

Pernah dengar, usaha tidak akan membohongi hasil? Sering pasti, kan, ya? Bener, loh, niat plus kemauan akhirnya membuat saya berlari mengejar ketertinggalan. 10 postingan bisa saya kejar dalan waktu tiga hari kalau enggak salah. Begitu ada waktu senggang saya menulis dan menulis.

Akhirnya odop blogging Januari bisa saya tuntaskan seperti tantangan odop tahun lalu. Ternyata kalau niat dan mau usaha pasti bisa, loh. Memang harus ada yang dikorbankan terutama waktu senggang. Memang begitu kan, ya? Tidak ada sesuatu hal pun yang diraih tanpa perjuangan, kayak dapat sertifikat ini.

Sertifikat ke sekian di dunia literasi

Ternyata kelelahan, ketertinggalan menulis, membagi waktu di tengah padatnya aktivitas bisa dihempas cantik. Hihi ... kayak incess aja 😅

Menulis adalah passion bagi saya. One day one post blogging membuat saya menaklukan diri sendiri untuk menyelesaikan tantangan menulis ini.
So, are u ready for next challenge?




2 comments:

  1. Kece banget mba, salut banget saya ama teman-teman yang bisa menulis tiap hari tanpa jeda.
    Emang kuncinya itu niat, niat menaklukan diri sendiri juga bisa.

    Saya pengen banget ikutan ODOP, tapi bukan chalenge biar ga stres hahaha

    Kapan hari ikutan chalenge BPN, lumayan ngehek.
    Tapi Alhamdulillah bisa posting tepat waktu tiap hari.

    Beneran manfaat banget chalenge kayak gitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang kalau enggak ada momentnya kadang kurang terpacu, ya, Mbak. Hehe Salam kenal, Mbak Rey. Saya salah satu orang yang suka baca tulisannnya Mbak ����

      Delete

My Instagram