Showing posts with label Konfrensi Internasional MPR. Show all posts
Showing posts with label Konfrensi Internasional MPR. Show all posts

Bandung Mengukir Sejarah dalam Forum Majelis Permusyawaratan Dunia

 

Diskusi Netizen dan MPR di Novotel Bandung
Diskusi Blogger Bandung dan MPR 


Bandung mengukir sejarah dengan dipilih menjadi tuan rumah forum Majelis Permusyawaratan Dunia yang diselenggarakan tanggal 24-26 Oktober 2022. Konfrensi internasional MPR Dunia. Gagasan pembentukan konfrensi internasional ini pertama kali oleh Bapak Prof Dr Ir Fadel Muhammad sebagai wakil MPR RI. 


Konfrensi Internasional ini diikuti para Ketua Majelis Permusyawaratan, Majelis Syura, atau Nama Sejenis Lainnya dari Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (International Conference of Speakers of Consultative Assembly, Shura Council or Other Similar Names of The Organization of Islamic Cooperation Member States). 


Hari sabtu tanggal 22 Oktober 2022, Saya dan para Blogger Bandung menghadiri acara Diskusi Netizen dengan MPR dengan tema Penguatan Diplomasi Majelis Permusyawaratan/Lembaga Senat melalui Forum Majelis Permusyawaratan Dunia. 


Diskusi Netizen dan MPR ini berlangsung di Novotel Hotel yang terletak di Jalan Cihampelas Bandung. Acara ini dalam rangka publikasi dan informasi penyelenggaraan konferensi internasional yang digagas oleh MPR RI untuk Majelis Permusyawaratan Dunia.



Bandung Mengukir Sejarah di Forum MPR Dunia


Sosialisasi forum MPR Dunia
Sosialisasi tentang forum MPR Dunia


Spirit Bandung masih melekat erat dalam sejarah dunia saat dilaksanakannya Konfrensi Asia Afrika di tahun 1955. Pemilihan Kota Bandung sebagai tuan rumah konfrensi internasional didasarkan banyak hal, selain memiliki history yang lekat dengan semangat KAA terdahulu. 


Bandung juga punya sejarah penting untuk Indonesia karena sekitar tahun 1960-1971 MPRS atau Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara pernah berkantor di Gedung Merdeka, sebelum pindah ke Gedung MPR yang sekarang di daerah Senayan, Jakarta.


Bandung juga dikenal dengan surganya wisata dan kuliner baik kuliner tradisional maupun kuliner kekinian yang bakal menjadi daya tarik untuk para tamu konfrensi dunia. Kesenian dan seni Sunda juga akan diperkenalkan di acara ini. Hal ini bisa menjadi ajang promosi untuk Jawa Barat dan Indonesia.


Ada 13 negara undangan yang bisa hadir di forum MPR Dunia ini. Diwakili 65 Anggota parlemen dunia yang akan hadir di konfrensi internasional ini. 


Semoga dengan digaungkannya forum Majelis Permusyawaratan Dunia bisa memberikan kontribusi untuk dunia. Bandung pernah mengukir sejarah, kini spirit Bandung juga diharapkan bisa mewujudkan dunia yang lebih baik lagi, terutama menciptakan perdamaian dunia. 



Diskusi Netizen dan MPR


Diskusi MPR dan Netizen di Bandung
Diskusi Netizen dan MPR di Novotel Bandung


Sekitar pukul 12.00 saya hadir di Novotel Hotel Bandung. Acara Diskusi Netizen dan MPR ini mempertemukan para Blogger Bandung dan perwakilan pihak MPR. Ada Ibu Siti Fauziah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR sebagai narsum dan Bapak Fadel Muhammad sebagai Wakil Ketua MPR sekaligus pengagas acara ini bersama Bapak Hidayat Nurwahid.


Sebelum dimulai acara diskusi untuk Netizen pukul 13.00 WIB di Hotel Novotel Bandung, saya sempat salat Dzuhur dan makan siang dahulu. 


Acara dibuka dengan games yang dibawakan oleh MC Raja Lubis lalu dilakukan dialog saat Bu Siti Fauziah tiba di sini. Ada juga pihak moderator yaitu Bang Aswi sebagai perwakilan Blogger Bandung. Setelah itu ada Bapak Wawan dan Bapak Fadel Muhammad yang datang di acara ini. Ada 26 Blogger Bandung yang hadir di acara ini.


Ibu Siti Fauziah sebagai Plt Deputi Bidang Administrasi Sekjen MPR RI menjelaskan tentang pelaksanaan konfrensi internasional atau forum MPR Dunia. Sekitar 13 negara undangan diantaranya Saudi Arabia, Mesir, Mariko, Bahrain, Brunei Darussalam, Malaysia, Ajerbaizan dan negara Islam lainnya. Ada sekitar 65 orang wakil atau delegasi negara sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir di forum ini.


Nantinya sebelum acara pembukaan di Gedung Merdeka, para delegasi peserta konfrensi ini akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka. 


Kegiatan ini untuk mengingat dan mengulang apa yang pernah dilakukan saat pelaksanaan Konferensi Asia Afrika di tahun 1955, yaitu dengn berjalan kaki dari Hotel Savoy ke Gedung Merdeka. Para warga Bandung bisa ikut menyaksikan historical walk ini.



Agenda Konfrensi Internasional MPR Dunia


Forum MPR Dunia atau Konfrensi Internasional MPR Dunia ini bertujuan membentuk parlemen dunia tingkat Majelis yang diikuti para Ketua Majelis Permusyawaratan, Majelis Syuro, atau lembaga sejenis dari negara Anggota Kerja Sama Islam.


Agenda atau acara ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 24-26 Oktober 2022. Pada tanggal 24 Oktober akan ada welcoming dinner untuk menyambut para delegasi. 


Hari kedua, yaitu tanggal 25 Oktober dilaksanakan Historical Walk dari Hotel Savoy Homan ke Gedung Merdeka. Akan ada pandangan delegasi atau persetujuan dibuatnya forum MPR Dunia ini dan nantinya mau diberi nama apa.


Setelah itu para delegasi akan menginap di Hotel Pullman Bandung. Acara penutupan di tanggal 26 Oktober akan ada deklarasi atau penandatanganan terbentuknya forum Majelis Permusyawaratan Dunia. Harapannya bisa terwujud kerja sama antar negara Islam dan mendukung penuh perdamaian dunia.


Bandung pernah mengukir sejarah, dulu saat pelaksanaan Konfrensi Asia Afrika dan kini dalam pembentukan forum Majelis Permusyawaratan Dunia. Semoga spirit Bandung dan goal dari pelaksanaan forum MPR Dunia bisa terwujud demi perdamaian dunia dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, ya, Sahabat Catatan Leannie. Salam dan spirit dari Bandung untuk dunia.



Salam,











ASUS Zenphone 9