Resensi Buku Duka Sedalam Cinta (Kumpulan Puisi Helvy Tiana Rosa)

Buku Duka Sedalam Cinta
 (Kumpulan Puisi Helvy Tiana Rosa)

Menyelami Makna Kehidupan melalui Puisi

Judul Buku :  Kumpulan Puisi Helvy Tiana Rosa (Duka Sedalam Cinta)

Penulis : Helvy Tiana Rosa

Tahun Terbit : April 2017

Penerbit: Asma Nadia Publishing House

Jumlah Halaman : 96 halaman

ISBN : 978-602-9055-59-7


Duka Sedalam Cinta adalah film layar lebar kedua, setelah Film Ketika Mas Gagah Pergi as yang diproduseri oleh Helvy Tiana Rossa. Helvy Tiana Rosa telah menulis 55 buku,meraih 40 penghargaan nasional dan internasional. Ia juga dosen sastra dan penulisan kreatif serta produser film.

Film tentang anak muda dan keluarga indonesia yang dibintangi oleh Hamas Syahid, Izzah Ajrina, Aquino Umar, dan Masaji Wijayanto, Asma Nadia, Salim A. Fillah, Wulan Guritno, Mathias Muchus, Ali Syakieb dan Cholidi Asadil Alam ini memang penuh inspirasi.

Tiga puluh lima puisi karya Helvy Tiana Rosa dibuka dengan puisi berjudul Kamu Puisi dan ditutup dengan puisi berjudul Akhir yang Romantis.

Buku ini bertambah istimewa karena adanya lima puisi tamu dari lima orang Pemain Duka Sedalam Cinta yaitu Hamas Syahid, Izzah Ajrina, Aquino Umar, dan Masaji Wijayanto, Ustaz Salim A. Fillah.

Salah satu puisi karya Helvy Tiana Rossa yang berjudul 'Lelaki Puisi' di halaman 35, sangat menyentuh kalbu. Bait puisinya seperti ini:

Lelaki Puisi
Oleh Helvy Tiana Rosa

Siapakah yang lahir
dari jemari puisi
yang memetik waktu
dari taman kenangan

Kau hanya tersenyum menatapku
Sambil membujuk huruf-huruf itu
Untuk terus i'tikaf
Lalu bait-bait menjelma udara
Melintasi hari-hari yang surga

Puisinya begitu mendalam, pilihan diksi yang cantik dan membuat kita merenungkan apa maksud puisi yang ia tulis.

Sebuah karya yang ditulis dari hati akan sampai juga ke hati pembacanya.

Seberapa besar duka itu terasa? Sebesar cinta yang tercipta. Inilah makna puisi yang bisa ditangkap dari film Duka Sedalam Cinta.

Dibuka dengan puisi yang berjudul Kamu Puisi, diksi indah dan isi puisi begitu menyentuh hati. Ditutup oleh puisi tamu dari Ustaz Salim A. Fillah dengan judul Duka Sang Dipa Sedalam Cintanya pada Negara.

Buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca karena maknanya begitu Luas, dalam, dan penuh akan nilai moral positif bagi pembacanya. Kita akan dibuat hanyut saat membaca satu demi satu puisi yang dituangkan oleh penulisnya, Helvy Tiana Rosa.


You Might Also Like

22 comments

  1. Bukunya Bunda Helvi selalu keren ya, Mbak. Salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul, Mbak Betty. Salam kenal juga 😊

      Delete
  2. Sepertinya karya beliau sudah ada sepanjang usia saya. Selalu membuat kagum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, Mbak. Bunda Asma Nadia dan Helvy Tiana Rosa memang penulis yang Keren banget.

      Delete
  3. Karya-karya Bunda Helvy Tiana Rosa turut mewarnai perjalanan hijrahku. Suka banget dengan cerpen-cerpennya yang penuh semangat dan senantiasa menumbuhkan ghirah keislaman. Kalau urusan puisi, saya nyerah. Belum bisa menikmati indahnya untaian kata yang dirangkai menjadi puisi, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama, Mbak. Saya juga suka baca karya-karyanya.

      Delete
    2. Mungkin Karena saya suka menulis puisi kali ya, jadi buku ini istimewa sekali buat saya.

      Delete
  4. Saya penggemar tulisam mbak Helvy...
    Suka sekali dgn gaya penulisannya..
    Salam kenal yaa mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Mbak. Sama, saya juga suka karya-karyanya 😊

      Delete
  5. Makasih atas rekomendasinya mb..
    Keren ya mb Helvy, penulis, dosen, produser lagi

    ReplyDelete
  6. Saya suka puisinya, sekilas diksinya tampak sederhana namun maknanya dalam dan berkesan. Seperti puisinya Sapardi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mbak Hepy. Pilihan katanya pas banget, mengena saat membacanya.

      Delete
  7. Tidak diragukan lagi kualitasnya kalau puisinya Mbak Helvy, mah. Walaupun belum punya bukunya, ini pasti buku bagus. Apalagi berkaitan dg film sekuel kedua Mas Gagah. Duh, pengen baca :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul ini memang kelanjutan cerita Mas Gagah. Keren, Mbak 👍

      Delete
  8. Tau Bunda Helvy dari ketika mas gagah pergi dr situ sy suka karya'' beliau,, jd kepingin bikin puisi kaya Bunda Helvy 😀
    Salam kenal mb say 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Mbak. Iya, saya suka juga cerita Mas Gagah. Mengharukan dan sarat akan pesan moral yang bermakna.

      Delete
  9. Waaah nemu bacaan keren lagi. Hihihi
    Makasih atas rekomendasinya

    ReplyDelete
  10. Bener tebakanku klo mba Lia suka puisi :)
    Kagum aja sama mba Helvy dari zaman saya masih muda dlu udah sering denger namanya. Mungkin beliau seangkatan saya usianya
    *malu deh ngomongin umur 😂

    ReplyDelete
  11. Jadi ingin baca buku bukunya penulis hebat. Bismillah, semoga bisa menular pada saya. Jago nulis puisi juga. Hehehe..

    ReplyDelete
  12. Yg ini belum baca
    Kayakny bagus y mb
    Bunda helvy gitu

    ReplyDelete