Second Marriage, Refleksi Doa dan Asa yang Baru di Tahun 2026


My wedding,
via dekomentasi pribadi


Second marriage, bagi seorang perempuan yang berstatus single mom menjadi sebuah refleksi doa dan asa yang baru di tahun 2026. Saya yakin tak ada perempuan yang menginginkan perceraian atau perpisahan, pastinya ingin pernikahan terjadi sekali seumur hidup. Namun, banyak hal yang terjadi selama pernikahan dan perpisahan menjadi hal yang tak terelakkan lagi.


Kita tak pernah tahu medan atau perjuangan seseorang selama pernikahan. Siapa tahu perpisahan itu adalah solusi terbaik, di samping beragam alasan kompleks di dalamnya, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, campur tangan pihak ketiga, istri yang tidak dihargai, patriarki, bahkan seorang imam yang lalai dengan tanggung jawabnya terhadap anak dan istri.


Banyak sih penyebab rumah tangga seseorang kandas, yang pasti karena ada masalah di dalamnya. Kita sebagai orang luar tidak benar-benar tahu apa yang terjadi dalam rumah tangga seseorang sehingga perceraian dipilih sebagai salah satu solusi terbaik bagi mereka.



Second Marriage, A New Begining Chapter in My Life


Bagi seseorang yang pernah gagal dalam pernikahan, tak semudah itu membuka hati. Butuh proses penerimaan yang tak mudah, harus melewati berbagai pertanyaan di dalam dirinya, adanya kekhawatiran dan ketakutan jika menikah kembali akan merasakan hal buruk yang di alami sebelumnya.


Jujur saja tak mudah bagi seorang perempuan apalagi single mom untuk membuka hati. Ada rasa trauma dan banyak sekali pertimbangan terutama berhubungan dengan anak.


Ada kekhawatiran seorang single mom terkait keadaan anaknya ketika ia memutuskan untuk menikah kembali. Takut anaknya sedih, kurang mendapatkan cinta dari calon ayah sambungnya, bahkan takut kalau anaknya disakiti. Melihat pemberitaan di luar sana membuat saya berpikir berkali-kali untuk membuka hati. 


Namun, semua itu terpatahkan ketika bertemu dengan orang yang tepat. Beruntung sekali bersama dan berada di tempat yang bisa menerima kekuranganmu diterima, tak mempermasalahkan masa lalu, saat kamu merasakan kehangatan keluarga pasangan. Jadi menambah rasa aman ketika seorang single mom memiliki pasangan yang bisa menerima dan mencintai anaknya dengan ketulusan.


Kekhawatiran, kecemasan, rasa takut membuka hati membuat saya tak pernah berpikir untuk menikah kembali. Kekecewaan, rasa minder, ketidakpercayaan pada lelaki yang hanya baik di awal saja membuat saya cukup waspada dan membuat jarak terhadap kehadiran lelaki.


Namun, memang benar adanya ketika kamu telah berdamai, menerima kejadian menyakitkan di masa lalu. Melepaskan hal yang selama ini membebani hati dan pikiranmu, saat itulah berbagai hal baik menghampiri. 


Ketika hati dan pikiran sudah ikut berdamai dengan keadaan rezeki pun datang dengan lapang. Sering sekali saya merasakan Allah Maha Baik, selalu memberikan hal yang saya butuhkan. Kuncinya tetap percaya dan berserah diri pada Allah.


Begitu pula dengan jodoh, tadinya saya sudah tidak lagi berharap banyak. Saya berpikir saya harus fokus untuk masa depan anak. Saya mencoba melamar kerja kembali di berbagai tempat. 


Akhirnya di tahun 2024 saya mendapatkan pekerjaan paruh waktu di salah satu laboratorium klinik di tempat suami saya bekerja saat ini. Meski hanya pekerjaan part time saat ada medical cek up.  Akhirnya di tahun 2025 saya bertemu dengan pasangan saya sekarang dan memutuskan menikah di awal tahun 2026.


Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini, karena semua sudah ada yang mengatur. Kegagalan di masa lalu bukan berarti hidupmu juga ikut berakhir. Itu hanya lembaran baru untuk membentuk dirimu menjadi versi yang lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya.


Second Marriage bagi saya menjadi sebuah refleksi doa dan asa yang baru di tahun 2026. Bismillah, semoga Allah merahmati kami berdua dalam pernikahan ini. Semoga sakinah menyertai pernikahan kami berdua.



Salam,




29 comments

  1. Barokallah mbak, turut bahagia membaca kabar gembira ini.
    Semoga pernikahan ke dua ini selalu dilimpahi keberkahan dan kebahagiaan.

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah Tabarakallah.
    Selamat menempuh hidup baru ya mbak. Semoga selalu sakinah mawadah warahmah, bahagia hingga ke Jannah.
    Aamin YRA.

    ReplyDelete
  3. Semoga di second marriage ini, semoga semakin langgeng ya mbak. Tetap bahagia bersama pasangannya, dan dilancarkan segala urusannya. Aamiin.

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah. Benar ya. Ternyata, kita hanya perlu berdamai dengan semua masa lalu. Lalu fokus memperbaiki kehidupan.

    Setelahnya, biarlah Tuhan yang menentukan jalan. Dan Dia tahu apa yang kita butuhkan.

    Selamat memulai hidup baru. Langgeng dan bahagia selalu. Sakinan, mawaddah, warahmah juga.

    ReplyDelete
  5. Barakallahu lakuma wa baraka alaikuma wa jama’a bainakuma fii khair
    Alhamdulillah...
    Langgeng ya mbak sampe maut yang memisahkan.
    Sakinah Mawaddah Warohamah...
    Aamiin

    ReplyDelete
  6. Barakallah Teh Lia, pelukkkk
    Maaf baru tahu Teh Lia sempat single mom, semoga kali ini sakinah mawadah warohmah
    selalu sehat, happy dan rezeki yang berkah mengalir lancar. amin

    ReplyDelete
  7. Selamat mbak Lia atas pernikahannya, semoga samawa dan bahagia selalu ke depannya.
    Bener, tidak ada yang berharap gagal dalam pernikahan, semua sudah ditakdirkan. InsyaAllah di masa2 mendatang akan banyak hal2 baik menghampiri ya mbak aamiin :D

    ReplyDelete
  8. Aamiin allahumma aamiin 😇🙏 teriring doa-doa baik semoga menyertai langkah demi langkah di pernikahan mbak dan pasangan, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah dan amanah aamiin.

    Yang telah lalu, semoga menjadi pembelajaran berharga dan langkah baru membawa banyak kebahagiaan serta keberkahan. Semangat terus ya mbak.

    ReplyDelete
  9. Masya Allah...bahagia selalu yaa mbak. Semoga pernikahannya senantiasa diberkahi Allah SWT. Sakinah mawadah warohmah

    ReplyDelete
  10. Perjalanan menuju pernikahan kedua memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau membawa luka dan pengalaman masa lalu. Tapi dari cerita ini terasa sekali ada proses berdamai, belajar ikhlas, dan kembali menaruh harapan lewat doa. Semoga setiap langkahnya selalu diberi ketenangan dan kebahagiaan yang benar-benar tulus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lagi. Apalagi bagi single mom. Nggak mudah rasanya membuka hati untuk pernikahan kedua. Belum lagi trauma atau takut yang dirasakan.

      Anyway, sakinah, mawaddah, warahmah ya, Kak.

      Delete
  11. Mbakkk ikut bahagia buatmu... 🥰🥰
    Kamu berhak dapat hidup yang lebih baik dan kegagalan pernikahan bukan lantas membuatmu jadi tidak baik. Saya percaya Tuhan memberikan sebaik-baiknya alasan untuk itu.

    Sekali lagi doa terbaik untuk kehidupan pernikahanmu, keluarga, dan kehidupan kedepannya. Berbahagia ya mbak.. 😍😍😍

    ReplyDelete
  12. Barakallah untuk Teh Lia.
    Daku ikut senang membaca tulisan yang penuh kebahagiaan ini, begitu juga ekspresi cerianya Teteh. Ini pertanda bahwa meraih bahagia dengan jalan yang baik pasti akan mudah saja jalannya oleh Allah Swt.

    ReplyDelete
  13. Selamat mba liaaaa atas pernikahannya semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah...semoga kebahagiaan dan kehangatan selalu menyertai...semangat masa depan yang lebih baik pastinya :)

    ReplyDelete
  14. Selamat atas pernikahannya ya Mba Lia. Kiranya kebaikan selalu menyertai keluarga baru. Langeng, sehat dan kuat dalam menjalani hari².

    Sepakat sekali dengan kata, kalau sudah bertemu yang tepat, segala penghalamg akan luluh.

    Selamat berbahagia ya 🤍🧚🥳

    ReplyDelete
  15. Masya Allah, selamat atas pernikahannya ya mbak Lia. Semoga kebaikan dan keberkahan senantiasa mengiringi langkah mbak Lia dan keluarga. Insya Allah, anaknya juga akan senantiasa mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
    Yang sudah berlalu, biar dijadikan kenangan dan pelajaran saja. Tak usah terlalu dipusingkan.

    ReplyDelete
  16. Selamat ya Mba, untuk lembaran hidup barunya. Semoga samawa. Dulu sebelum menikah aku cukup mengecam perceraian tapi setelah menjalani sendiri aku jadi paham mengapa orang bercerai. Bener kata Mb, perceraian itu bisa jadi solusi terbaik. Aku jadi melihat sisi lain perceraian meski aku sendiri nggak mengalaminya.

    Setelah perjuangan berdamai dengan masa lalu, Mbak pantas untuk memulai hidup baru dan lebih bahagia. Sekali lagi selamat :)

    ReplyDelete
  17. MasyaAllah watabarokallah. Selamat Mbak atas pernikahannya. Mudah-mudahan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah. Pernikahan sehidup dan sesurga, ya. Aamiin ya robbal aalamiin.

    ReplyDelete
  18. Apapun takdir dari Tuhan adalah yang terbaik, walaupun kadang proses melewati maupun menerimanya tidak mudah ya.
    Setuju sekali, saat hati udah berdamai dan mengikhlaskan malah kadang ada aja rezeki tak terduga yang bahkan nggak pernah kita bayangkan sama sekali yaa.
    Selamat atas pernikahannya mbak, semoga samawa dan bahagia selalu dengan pak suami. Aamiin.

    ReplyDelete
  19. Masyaallah... Selamat ya mbak atas pernikahannya. Semoga di pernikahan kali ini semuanya lebih baik. Keluarga bahagia, rezeki lancar dan barokah, anak-anak akur dan menerima dengan lapang dada. Meskipun tidak ada manusia yang tidak mendapat ujian, semoga apapun ujiannya bisa dilewati dengan baik berdua dengan pasangan. Langgeng terus sampai surga ya...

    ReplyDelete
  20. Barakallah mbak, semoga menjadi ibadah terpanjang yang penuh dengan kebahagiaan dan keberkahan. Langgeng hingga Jannah aamiin.

    Semoga dimudahkan dan dilancarkan dalam menjalani setiap part kehidupan. Buah kesabaran dan segala rasa yang tak mudah, akhirnya berlabuh dalam ikatan penuh berkah. Turut berbahagia dengan kabar baik ini.

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah sudah bisa mengarungi bahtera rumah tangga kembali
    Semoga makin langgeng dan sama sama punya POV yang jelas ke depan mau seperti apa
    Jangan sampai terombang-ambin di lautan problematika rumah tangga

    ReplyDelete
  22. BarokAllah Mba Lia
    Ikut mendoakan yang terbaik utk mba Lia sekeluarga.
    Semoga makin sakinah mawaddah warohmah

    ReplyDelete
  23. Pasti di dunia ini tak ada seorang perempuan yang ingin gagal dalam pernikahan. Semua inngin langgeng samapi tua, sampai ajal memisahkan. tapi dalam menjalani kehidupan ini, pastinya tidak semua sesuai harapan. termasuk kegagalan pernikahan. maknay banyak yang sulit membuka hati lagi. Apalagi kalau ada kejadian tak mengenakkan di pernikahan sebelumnya. Namun percayalah, Tuhan pasti akan memberikan jalan terbaik, gagal di pernikahan pertama, bisa jadi akan menemukan kebahagiaan bersama orang terbaik di pernikahan selanjutnya.

    ReplyDelete
  24. Selamat mbak Liaa...atas pernikahannya. Semoga menjadi keluarga samawa. Bahagia selamanya.terharu saya membaca artikel mbak Lia..masya Allah...jodoh siapa yang tahu ya mbaak...kalau akhirnya Allah datangkan jodoh kembali buat mbak, masya Allah sebuah kebahagiaan.

    ReplyDelete
  25. Aamiin ya allah, aku aminkan semua doa baiknya. Semoga penuh berkah dan bahagia ya mbak, aku ikut berbahagia. Memang benar apa-apa tuh kalo kita lepaskan dan menerima biasanya justru hal-hal baik akan datang

    ReplyDelete
  26. MasyaAllah barakallah atas pernikahannya ya, mbak. Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah wa rahmah yaa. Menjalani pernikahan itu memang selalu ada suka dukanya pastinya semoga kita semua bisa melaluinya dengan baik

    ReplyDelete
  27. Alhamdulillah turut berbahagia ya Mbak Lia, semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah ya di pernikahannya.. semoga bahagia dan sehat selalu..

    ReplyDelete
  28. Semoga langgeng. Utuh dan bahagia selalu ya Teh... Barakallah Teh Liaaaa.. Ikut bahagia bacanyaaa...

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya. Moderasi komentar saya aktifkan, ya. Komentar akan muncul setelah saya setujui. Mohon tidak berkomentar sebagai anonim atau menyertakan link hidup. Link hidup akan saya delete. Maaf jika ada komentar yang belum terbalas.