Kita tak pernah tahu medan atau perjuangan seseorang selama pernikahan. Siapa tahu perpisahan itu adalah solusi terbaik, di samping beragam alasan kompleks di dalamnya, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, campur tangan pihak ketiga, istri yang tidak dihargai, patriarki, bahkan seorang imam yang lalai dengan tanggung jawabnya terhadap anak dan istri.
Banyak sih penyebab rumah tangga seseorang kandas, yang pasti karena ada masalah di dalamnya. Kita sebagai orang luar tidak benar-benar tahu apa yang terjadi dalam rumah tangga seseorang sehingga perceraian dipilih sebagai salah satu solusi terbaik bagi mereka.
Second Marriage, A New Begining Chapter in My Life
Bagi seseorang yang pernah gagal dalam pernikahan, tak semudah itu membuka hati. Butuh proses penerimaan yang tak mudah, harus melewati berbagai pertanyaan di dalam dirinya, adanya kekhawatiran dan ketakutan jika menikah kembali akan merasakan hal buruk yang di alami sebelumnya.
Jujur saja tak mudah bagi seorang perempuan apalagi single mom untuk membuka hati. Ada rasa trauma dan banyak sekali pertimbangan terutama berhubungan dengan anak.
Ada kekhawatiran seorang single mom terkait keadaan anaknya ketika ia memutuskan untuk menikah kembali. Takut anaknya sedih, kurang mendapatkan cinta dari calon ayah sambungnya, bahkan takut kalau anaknya disakiti. Melihat pemberitaan di luar sana membuat saya berpikir berkali-kali untuk membuka hati.
Namun, semua itu terpatahkan ketika bertemu dengan orang yang tepat. Beruntung sekali bersama dan berada di tempat yang bisa menerima kekuranganmu diterima, tak mempermasalahkan masa lalu, saat kamu merasakan kehangatan keluarga pasangan. Jadi menambah rasa aman ketika seorang single mom memiliki pasangan yang bisa menerima dan mencintai anaknya dengan ketulusan.
Kekhawatiran, kecemasan, rasa takut membuka hati membuat saya tak pernah berpikir untuk menikah kembali. Kekecewaan, rasa minder, ketidakpercayaan pada lelaki yang hanya baik di awal saja membuat saya cukup waspada dan membuat jarak terhadap kehadiran lelaki.
Namun, memang benar adanya ketika kamu telah berdamai, menerima kejadian menyakitkan di masa lalu. Melepaskan hal yang selama ini membebani hati dan pikiranmu, saat itulah berbagai hal baik menghampiri.
Ketika hati dan pikiran sudah ikut berdamai dengan keadaan rezeki pun datang dengan lapang. Sering sekali saya merasakan Allah Maha Baik, selalu memberikan hal yang saya butuhkan. Kuncinya tetap percaya dan berserah diri pada Allah.
Begitu pula dengan jodoh, tadinya saya sudah tidak lagi berharap banyak. Saya berpikir saya harus fokus untuk masa depan anak. Saya mencoba melamar kerja kembali di berbagai tempat.
Akhirnya di tahun 2024 saya mendapatkan pekerjaan paruh waktu di salah satu laboratorium klinik di tempat suami saya bekerja saat ini. Meski hanya pekerjaan part time saat ada medical cek up. Akhirnya di tahun 2025 saya bertemu dengan pasangan saya sekarang dan memutuskan menikah di awal tahun 2026.
Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini, karena semua sudah ada yang mengatur. Kegagalan di masa lalu bukan berarti hidupmu juga ikut berakhir. Itu hanya lembaran baru untuk membentuk dirimu menjadi versi yang lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya.
Second Marriage bagi saya menjadi sebuah refleksi doa dan asa yang baru di tahun 2026. Bismillah, semoga Allah merahmati kami berdua dalam pernikahan ini. Semoga sakinah menyertai pernikahan kami berdua.
Salam,


Barokallah mbak, turut bahagia membaca kabar gembira ini.
ReplyDeleteSemoga pernikahan ke dua ini selalu dilimpahi keberkahan dan kebahagiaan.
MasyaAllah Tabarakallah.
ReplyDeleteSelamat menempuh hidup baru ya mbak. Semoga selalu sakinah mawadah warahmah, bahagia hingga ke Jannah.
Aamin YRA.
Semoga di second marriage ini, semoga semakin langgeng ya mbak. Tetap bahagia bersama pasangannya, dan dilancarkan segala urusannya. Aamiin.
ReplyDeleteAlhamdulillah. Benar ya. Ternyata, kita hanya perlu berdamai dengan semua masa lalu. Lalu fokus memperbaiki kehidupan.
ReplyDeleteSetelahnya, biarlah Tuhan yang menentukan jalan. Dan Dia tahu apa yang kita butuhkan.
Selamat memulai hidup baru. Langgeng dan bahagia selalu. Sakinan, mawaddah, warahmah juga.
Barakallahu lakuma wa baraka alaikuma wa jama’a bainakuma fii khair
ReplyDeleteAlhamdulillah...
Langgeng ya mbak sampe maut yang memisahkan.
Sakinah Mawaddah Warohamah...
Aamiin
Barakallah Teh Lia, pelukkkk
ReplyDeleteMaaf baru tahu Teh Lia sempat single mom, semoga kali ini sakinah mawadah warohmah
selalu sehat, happy dan rezeki yang berkah mengalir lancar. amin
Selamat mbak Lia atas pernikahannya, semoga samawa dan bahagia selalu ke depannya.
ReplyDeleteBener, tidak ada yang berharap gagal dalam pernikahan, semua sudah ditakdirkan. InsyaAllah di masa2 mendatang akan banyak hal2 baik menghampiri ya mbak aamiin :D
Aamiin allahumma aamiin 😇🙏 teriring doa-doa baik semoga menyertai langkah demi langkah di pernikahan mbak dan pasangan, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah dan amanah aamiin.
ReplyDeleteYang telah lalu, semoga menjadi pembelajaran berharga dan langkah baru membawa banyak kebahagiaan serta keberkahan. Semangat terus ya mbak.
Masya Allah...bahagia selalu yaa mbak. Semoga pernikahannya senantiasa diberkahi Allah SWT. Sakinah mawadah warohmah
ReplyDeletePerjalanan menuju pernikahan kedua memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau membawa luka dan pengalaman masa lalu. Tapi dari cerita ini terasa sekali ada proses berdamai, belajar ikhlas, dan kembali menaruh harapan lewat doa. Semoga setiap langkahnya selalu diberi ketenangan dan kebahagiaan yang benar-benar tulus.
ReplyDeleteIya lagi. Apalagi bagi single mom. Nggak mudah rasanya membuka hati untuk pernikahan kedua. Belum lagi trauma atau takut yang dirasakan.
DeleteAnyway, sakinah, mawaddah, warahmah ya, Kak.
Mbakkk ikut bahagia buatmu... 🥰🥰
ReplyDeleteKamu berhak dapat hidup yang lebih baik dan kegagalan pernikahan bukan lantas membuatmu jadi tidak baik. Saya percaya Tuhan memberikan sebaik-baiknya alasan untuk itu.
Sekali lagi doa terbaik untuk kehidupan pernikahanmu, keluarga, dan kehidupan kedepannya. Berbahagia ya mbak.. 😍😍😍
Barakallah untuk Teh Lia.
ReplyDeleteDaku ikut senang membaca tulisan yang penuh kebahagiaan ini, begitu juga ekspresi cerianya Teteh. Ini pertanda bahwa meraih bahagia dengan jalan yang baik pasti akan mudah saja jalannya oleh Allah Swt.
Selamat mba liaaaa atas pernikahannya semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah...semoga kebahagiaan dan kehangatan selalu menyertai...semangat masa depan yang lebih baik pastinya :)
ReplyDeleteSelamat atas pernikahannya ya Mba Lia. Kiranya kebaikan selalu menyertai keluarga baru. Langeng, sehat dan kuat dalam menjalani hari².
ReplyDeleteSepakat sekali dengan kata, kalau sudah bertemu yang tepat, segala penghalamg akan luluh.
Selamat berbahagia ya 🤍🧚🥳
Masya Allah, selamat atas pernikahannya ya mbak Lia. Semoga kebaikan dan keberkahan senantiasa mengiringi langkah mbak Lia dan keluarga. Insya Allah, anaknya juga akan senantiasa mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
ReplyDeleteYang sudah berlalu, biar dijadikan kenangan dan pelajaran saja. Tak usah terlalu dipusingkan.
Selamat ya Mba, untuk lembaran hidup barunya. Semoga samawa. Dulu sebelum menikah aku cukup mengecam perceraian tapi setelah menjalani sendiri aku jadi paham mengapa orang bercerai. Bener kata Mb, perceraian itu bisa jadi solusi terbaik. Aku jadi melihat sisi lain perceraian meski aku sendiri nggak mengalaminya.
ReplyDeleteSetelah perjuangan berdamai dengan masa lalu, Mbak pantas untuk memulai hidup baru dan lebih bahagia. Sekali lagi selamat :)
MasyaAllah watabarokallah. Selamat Mbak atas pernikahannya. Mudah-mudahan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah. Pernikahan sehidup dan sesurga, ya. Aamiin ya robbal aalamiin.
ReplyDeleteApapun takdir dari Tuhan adalah yang terbaik, walaupun kadang proses melewati maupun menerimanya tidak mudah ya.
ReplyDeleteSetuju sekali, saat hati udah berdamai dan mengikhlaskan malah kadang ada aja rezeki tak terduga yang bahkan nggak pernah kita bayangkan sama sekali yaa.
Selamat atas pernikahannya mbak, semoga samawa dan bahagia selalu dengan pak suami. Aamiin.
Masyaallah... Selamat ya mbak atas pernikahannya. Semoga di pernikahan kali ini semuanya lebih baik. Keluarga bahagia, rezeki lancar dan barokah, anak-anak akur dan menerima dengan lapang dada. Meskipun tidak ada manusia yang tidak mendapat ujian, semoga apapun ujiannya bisa dilewati dengan baik berdua dengan pasangan. Langgeng terus sampai surga ya...
ReplyDeleteBarakallah mbak, semoga menjadi ibadah terpanjang yang penuh dengan kebahagiaan dan keberkahan. Langgeng hingga Jannah aamiin.
ReplyDeleteSemoga dimudahkan dan dilancarkan dalam menjalani setiap part kehidupan. Buah kesabaran dan segala rasa yang tak mudah, akhirnya berlabuh dalam ikatan penuh berkah. Turut berbahagia dengan kabar baik ini.
Alhamdulillah sudah bisa mengarungi bahtera rumah tangga kembali
ReplyDeleteSemoga makin langgeng dan sama sama punya POV yang jelas ke depan mau seperti apa
Jangan sampai terombang-ambin di lautan problematika rumah tangga
BarokAllah Mba Lia
ReplyDeleteIkut mendoakan yang terbaik utk mba Lia sekeluarga.
Semoga makin sakinah mawaddah warohmah
Pasti di dunia ini tak ada seorang perempuan yang ingin gagal dalam pernikahan. Semua inngin langgeng samapi tua, sampai ajal memisahkan. tapi dalam menjalani kehidupan ini, pastinya tidak semua sesuai harapan. termasuk kegagalan pernikahan. maknay banyak yang sulit membuka hati lagi. Apalagi kalau ada kejadian tak mengenakkan di pernikahan sebelumnya. Namun percayalah, Tuhan pasti akan memberikan jalan terbaik, gagal di pernikahan pertama, bisa jadi akan menemukan kebahagiaan bersama orang terbaik di pernikahan selanjutnya.
ReplyDeleteSelamat mbak Liaa...atas pernikahannya. Semoga menjadi keluarga samawa. Bahagia selamanya.terharu saya membaca artikel mbak Lia..masya Allah...jodoh siapa yang tahu ya mbaak...kalau akhirnya Allah datangkan jodoh kembali buat mbak, masya Allah sebuah kebahagiaan.
ReplyDeleteAamiin ya allah, aku aminkan semua doa baiknya. Semoga penuh berkah dan bahagia ya mbak, aku ikut berbahagia. Memang benar apa-apa tuh kalo kita lepaskan dan menerima biasanya justru hal-hal baik akan datang
ReplyDeleteMasyaAllah barakallah atas pernikahannya ya, mbak. Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah wa rahmah yaa. Menjalani pernikahan itu memang selalu ada suka dukanya pastinya semoga kita semua bisa melaluinya dengan baik
ReplyDeleteAlhamdulillah turut berbahagia ya Mbak Lia, semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah ya di pernikahannya.. semoga bahagia dan sehat selalu..
ReplyDeleteSemoga langgeng. Utuh dan bahagia selalu ya Teh... Barakallah Teh Liaaaa.. Ikut bahagia bacanyaaa...
ReplyDelete