Belajar dari Pengalaman Hidup Khoirun Nisaul Abidah, Direktur Ae Publishing yang Menginspirasi


Sumber: Facebook


Hai, Sahabat Blogger!
Kita kenalan yuk, dengan sosok yang penuh inspirasi, Khoirun Nisaul Abidah, yang akrab dikenal dengan nama Anisa AE. Wanita yang lahir di Malang, 18 Desember 1988 ini, tinggal di Jl. Banurejo 17, Kepajen, Malang. Pertama kali saya mengenal Anisa Ae, saat berada di grup Zona Ilmu Bisnis Gratis tahun 2017 kemarin.
Saya mengenal Anisa Ae sebagai sosok yang ramah, baik hati dan mau berbagi ilmu pada penulis pemula seperti saya, beberapa kali saya bertanya mengenai ilmu kepenulisan dan beliau mau meluangkan waktunya untuk berbagi dengan saya. Alhamdulillah, Anisa Ae bersedia saya wawancara untuk menuliskan kisah hidupnya .
Kini, Anisa Ae menjadi Direktur Penerbitan Indie, Ae Publishing yang tengah berdiri sejak bulan April tahun 2012 lalu. Sudah 6 tahun, Ae publishing menjadi wadah bagi penulis pemula untuk mengembangkan kemampuan menulisnya lewat buku.
Sampai saat ini sudah lebih dari 200 judul buku yang diterbitkan oleh Ae Publishing. Anisa Ae pribadi memiliki 20-an lebih buku antologi, dan satu novel solo di tahun 2013 yang berjudul “Selalu Ada Campur Tangan Tuhan." Novel perdananya ini terinspirasi dari kisah hidup Anisa Ae. Keren kan sosok inspiratif kita ini!
Bagaimanakah Kisah hidup Anisa Ae, Sahabat? Mungkin banyak yang tidak menyangka kalau ternyata dulunya Anisa Ae sempat putus sekolah dan hanya menyelesaikan pendidikan formal sampai SMP saja.
Saat kelas tiga SD, Ayah Anisa Ae memindahkannya ke Madrasah, yang dikelola oleh Pondok Pesantren Pamannya. Akibatnya,  Ia memutuskan untuk berhenti mondok setelah kelass 4 SD. Seorang camat di desa akhirnya menyekolahkannya sampai lulus SD.
Setelah lulus SD,  Anisa Ae mencari beasiswa untuk bersekolah di SMP impiannya. Setelah lulus SMP dengan berbagai  pertimbangan, Anisa Ae memutuskan berhenti mondok.
Pengen tahu enggak Sahabat, bagaimana sejarah berdirinya Ae Publishing? Sekitar tahun 2006, selepas Anisa putus sekolah dari SMP, ia memutuskan untuk bekerja. Dimulai dari pegawai rumah makan, cafe, penjaga wartel, dan akhirnya Anisa Ae memilih bekerja di pabrik rokok karena gajinya cukup lumayan.
Anisa Ae juga menjadi seorang part time job reporter dari info kepajen setelah melamar kerja di sana. Ia memilih pekerjaan tadi karena semenjak SD, Anisa Ae memang memiliki ketertarikan akan dunia membaca maupun menulis.
Anisa Ae mengikuti pelatihan ngeblog tahun 2008 yang diselenggarakan www.infokepajen.com. Anisa baru memiliki blog sendiri tahun 2011. Blog pertamanya ini ikut serta dalam penerbitan buku yang ia buat, Ae Publishing.
Awal mula berdirinya penerbitan indie ini karena seringkali ia kecewa karena tidak lolos lomba menulis dan naskahnya ditolak penerbit mayor.
Banyak yang meragukan AnisaAe saat ingin mendirikan penerbitan, karena Anisa tidak memiliki komputer, jadi ia menggunaknan handphonene saat mengedit 7 naskah buku kemudian melakukan promosi menggunakan handphone. Ae publishing pun tidak punya mesin cetak saat itu, jadi harus mencetak buku ke salah satu kenalannya di Yogyakarta.
Anisa Ae bukanlah sosok yang mudah menyerah, buktinya Ae Publishing mampu bertahan hingga sekarang. Kesan paling baik yang Anisa Ae rasakan adalah ketika ia dipercaya klien diluar Jawa, sampai 5 kali menerbitkan buku. Padahal mereka belum pernah bertemu, hanya kenal di dunia maya saja.
Kini, Ae publishing tengah memiliki beberapa karyawan, 2 karyawan di kantor dan 3 orang freelence.
Tahu enggak, ternyata Anisa Ae memiliki 3 tujuan hidup yang mulia, diantaranya :
1. Ingin membuka lowongan pekerjaan sebanyak-banyaknya
2. Membantu penulis pemula memperbaiki naskah agar layak terbit
3. Ingin bisa bermanfaat dengan berbagi ilmu pada orang lain
Kegagalan memang seharusnya tidak membuat kita menyerah, karena hidup harus berarti dengan bermanfaat bagi orang lain. Semoga Kita bisa mengambil hikmah dari kisah Anisa Ae ini.

No comments:

Post a Comment

My Instagram