Resensi Buku Hanya Cinta-Nya, Tujuan Jiwa ini Terlahir Karya Riawani Elyta dan Risa Mutia

Hanya Cinta-Nya, Tujuan Jiwa ini Terlahir


Judul : Hanya Cinta-Nya, Tujuan Jiwa ini Terlahir
Penulis : Riawani Elyta dan Risa Mutia
Penerbit : Quanta, PT Elex Media Komputindo
Jumlah Halaman: 228
Cetakan : Pertama, 2019
No ISBN : 978-623-09-0386-8


Menemukan Cinta-Nya, Sumber Kebahagiaan dalam Hidup


Manusia mengalami berbagai ujian dalam hidupnya dan terkadang butuh penyemangat dan motivasi untuk keluar dari permasalahan dan ujian hidup. Menemukan Cinta-Nya adalah sumber kebahagiaan dalam hidup, karena dunia dan isinya tak sebanding dengan Cinta dari sang penggenggam kehidupan.

Tujuan penciptaan manusia di dunia ini adalah untuk beribadah pada-Nya. Dunia adalah tempat dan sarana untuk mewujudkan tujuan tersebut. Meraih Cinta-Nya adalah salah keinginan tertinggi dan merupakan sebuah perjalanan yang akan didapatkan hamba-Nya dengan keikhlasan.

Buku Hanya Cinta-Nya, Tujuan Jiwa ini Terlahir dengan cover berwarna gradasi merah muda dan jingga ini merupakan kumpulan motivasi dan inspirasi yang ditulis oleh Riawani Elyta dan saudarinya Risa Mutia.

Cover buku yang cantik

Buku setebal 228 halaman ini, terdiri dari empat bab dan 99 sub bab kumpulan motivasi penggugah jiwa secara keseluruhan. Ditulis dengan penjelasan singkat dan mudah dipahami.

Pada bab pertama  tentang Tidak Ada Kebaikan yang Sia-Sia. Kita perlu percaya bahwa tak ada kebaikan yang sia-sia. Kebaikan adalah sedekah  dan akan kembali pada pemiliknya.

"Setiap Kebaikan adalah sedekah." (H.R. Bukhari dan Muslim) - hal 2 

Bersikaplah baik, meski kebaikanmu tak dihargai sekalipun.  Penilaian dari-Nya adalah yang utama bukan sekadar penilaian dari manusia. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena pahala di sisi-Nya adalah lebih utama.  

Quote buku Hanya Cinta-Nya, hal 5

Pada bab kedua, tentang Waktu adalah Kehidupan yang Terus Melaju. Kita diajak untuk menghargai dan tidak menyia-nyiakan waktu.  Waktu terus berjalan dan tidak akan kembali, maka manfaatkanlah waktu yang ada karena dunia hanya sementara. Tak perlu menyesali yang telah terjadi, cukup jadikan pelajaran agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Pada bab ketiga, tentang Meraih Kebahagiaan Hakiki. Kebahagiaan hakiki  yang akan didapatkan saat menemukan Cinta-Nya. Memaafkan, memberi, menjadi pribadi yang sabar, penuh syukur dan rida terhadap ketentuan-Nya menjadi poin penting untuk mendapatkan kebahagiaan.

Ada kalanya seseorang merasa ada yang kurang dalam hidupnya dan tak bahagia. Tak perlu melangkahkan kaki terlalu jauh, cukup menyelami diri sendiri dan temukan kunci bahagia dalam diri.

Quote Hanya Cinta-Nya, hal 131

Banyak yang salah jalan ingin mengatasi kesedihan, ketidakbahagiaan dan tekanan dalam hidup. Ternyata kunci kebahagiaan adalah dengan mendekat pada-Nya.
Cari dan mintalah pertolongan dari Allah untuk keluar dari masalahmu. Temukan  ketenangan dan ketentraman hati lewat Zikir dan Al-Qur'an.

Pada bab terakhir, tentang Optimis adalah Bingkai Cinta. Kita diajak untuk bersikap optimis dalam kehidupan, tidak mudah menyerah, bangkit dari keterpurukan, dan menapaki tangga kesuksesan.

Indikator kesuksesan bukanlah harta yang berlimpah, pasangan yang setia, keturunan yang pandai, kedudukan atau sederet titel.  Ternyata pencapaian di atas bukanlah segalanya , karena dunia tak akan habis dikejar. Ibarat meminum air laut, sebanyak apapun tak kan bisa menghilangkan dahaga (hal 224)

Indikator sukses yang sebenarnya adalah apa yang kita lakukan bermanfaat bagi kehidupan banyak orang. Jika Kita sukses, apa yang telah dicapai selama ini merupakan kehendak Allah, bukan kehebatan Kita.  (hal 225)

Membaca buku ini membuat diri banyak merenung, tentang tujuan hidup yang sebenarnya, bagaimana menyikapi masalah, dan mengelola emosi negatif menjadi energi positif serta menjadi pribadi yang lebih baik dalam membangun kedekatan dan meraih cinta-Nya.

Kamu bisa mendapatkan buku ini di toko buku Gramedia, Togamas, olshop (gramedia.com), dan marketplace (bukalapak, shopee, tokopedia, dan lainnya)

Buku ini menjadi sebuah rekam jejak yang mampu menjadi pelita dan mengingatkan pembacanya agar tetap semangat, tidak berputus asa dan tetap optimis menghadapi hidup karena hanya cinta-Nya, tujuan jiwa ini terlahir.



Salam,






Resensi Novel Ketika Sakura Mekar, Fiane.N.Setiady

Novel Ketika Sakura Mekar, Fiane. N. Setiady
Novel Ketika Sakura Mekar

Judul : Ketika Sakura Mekar
Penulis : Fiane N.Setiady
Penerbit : KMC Publisher
Jumlah Halaman : 285
No ISBN : 978-623-7055-68-6



Mencari Arti Kebahagiaan dalam Senggam Harapan

Kehidupan keluarga bukan lagi tentang siapa yang benar atau salah, kalah atau menang, dan mencintai atau dicintai. Semua tidak akan berarti, ketika dua insan mulai merasa lelah. Pilihan yang tersedia hanyalah bertahan atau melepaskan. Sakura adalah simbol harapan. Ketika Sakura Mekar berarti teruslah berjuang sampai harapan terwujud. (Fiane N. Setiady)

Paragraf di atas merupakan Blurb dari novel Ketika Sakura Mekar yang punya arti mendalam. Ketika Sakura Mekar merupakan novel bergenre romance dan keluarga yang dikemas dalam cover cantik dengan latar bunga sakura. 

Ketika membaca judul novel ini yang terbayang adalah negara Jepang yang identik dengan bunga sakura. Namun, ternyata ada filosofi bunga sakura yang punya makna harapan dalam kehidupan.

Pembuka novel ini menggambarkan kehidupan rumah tangga yang lekat dengan keseharian. Seorang istri yang bernama Sophie telah menghabiskan 17  tahun dalam membina rumah tangga dengan Robie.  Mereka memiliki dua orang buah hati yang bernama Bela dan Andre.

Pertengkaran mewarnai kehidupan pernikahan mereka. Seringkali ribut karena hal yang kecil. Sophie yang keras kepala kadang membuat pembaca gregetan. Sebagai ibu dia juga seringkali memaksakan kehendak pada anaknya dan kurang bisa menunjukkan rasa sayang pada buah hatinya. Anak pun merasa kehilangan sosok ibu yang diharapkan bisa dekat dengan mereka.

Tokoh Roby digambarkan sosok ayah yang baik, penyabar dan penyayang. Namun, terkadang kurang bisa bersikap adil terhadap Sophie terutama dalam menunjukkan rasa sayang dan perhatian terhadap anak dan orang tuanya.
Banyak hal yang dialami Sophie, peristiwa di masa lalu yang pahit ternyata menjadi salah satu penyebab atau puncak konflik rumah tangga mereka. Konflik dengan mertua pun mewarnai pernikahan mereka.

Tokoh lain yang bernama Dini ikut memberikan warna dalam novel ini. Hanya saja sosoknya terlalu sempurna menurut saya. Sangat penyabar sekali soalnya. Bahkan ketika mengetahui masa lalu yang terkait dengan Sophie. Tak ada sedikit kekecewaan atau penolakan atas yang terjadi dalam hidupnya. Siapakah sosok Dini yang pernah dicemburui Sophie karena bisa dekat dengan sosok mertua dan Roby?

Banyak hal positif nilai-nilai kehidupan yang ingin penulis sampaikan. Menurut penulis Fiane. N. Setiady, dua alasan sebuah pernikahan bisa bertahan adalah kekuatan niat dan komitmen antara suami istri.

Ternyata dalam pernikahan cinta harus diungkapkan, perempuan butuh pengakuan, ingin dihargai dan dicintai. Rasa kehilangan ternyata lebih sakit saat seseorang yang dicintai pergi meninggalkan pasangannya.

Membaca novel ini membuat saya berkaca tentang beberapa hal dalam kehidupan. Rasanya kadang seperti membaca kisah hidup sendiri karena ikut larut  ke dalam cerita di novel ini.

Kekurangan dalam novel ini adalah tata letak per bab yang memperlihatkan bunga berguguran agak menghalangi tulisan yang akan dibaca. Ini saja, sih, yang jadi kekurangannya.

Tampilan tata letak bab novel

Proses pencarian kebahagiaan dalam segenggam harapan bisa Kamu baca dalam novel Ketika Sakura Mekar. Bagaimana cara mereka mengatasi konflik dalam rumah tangga mereka dan menemukan kebahagiaan yang dicari? Novel tentang keluarga dan pernikahan yang rekomended buat Kamu baca, loh.


Salam,