Lereng Anteng Panoramic Cafe , Destinasi Wisata di atas Bukit Bandung yang Cantik dan Instagramable

Destinasi Wisata Lereng Anteng Panoramic Cafe di Punclut
Lereng Anteng

Kali ini saya ingin membagikan pengalaman berkunjung ke salah satu destinasi wisata yang cukup ngehits di Bandung. Sebenarnya ini  kunjungan yang lalu di tahun 2017, hanya saja saya belum menuliskan tentang pengalaman traveling ke sini.

Lereng Anteng Panoramic Cafe  berada di daerah Kampung Pagermaneuh, RT. 03/07, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.

Lereng Anteng Panoramic Cafe Bandung merupakan salah satu tempat wisata di daerah Punclut, daerah yang terkenal dengan pemandangan asri nan hijau, dekat dengan Lereng Anteng, bisa ditemui tempat makan khas sunda yang berderet sepanjang kawasan Punclut.

Serunya menikmati sajian makan siang bersama keluarga. Saya dan keluarga makan siang terlebih dahulu di kawasan Punclut sebelum menuju Lereng Anteng. Sajian makanan khas Sunda menjadi andalan kawasan Punclut.

Menikmati Rasa makanan khas Sunda dengan menu nasi merah dan makanan lainnya sambil lesehan dan menikmati keindahan alam Punclut sungguh jadi pengalaman yang unik dan berkesan.

Makan bersama di Punclut


Akses Menuju Lereng Anteng

Akses menuju Lereng Anteng cukup mudah tinggal menelusuri kawasan Punclut sebelumnya masuk dari Ciumbuleuit, pintu masuk ke kawasan Punclut.

Kawasan Punclut merupakan dataran tinggi yang terdekat dengan kota Bandung, dapat diakses tak lebih dari 8 KM perjalanan berkendara, sehingga rekomended  dikunjungi sewaktu traveling ke Kota Bandung.

Begitu masuk kawasan Lereng Anteng Panoramic Cafe, terdapat tempat parkir yang luas untuk motor dan mobil. Ada pemandangan cantik nan instagramable dengan background payung melayang di udara. Spot cantik yang jadi incaran para traveler. Saya juga sempat berfoto di spot ini.

Spot Lereng Anteng Favorit Traveler


Asal Nama Lereng Anteng

Asal nama 'Lereng Anteng' itu sendiri, beras dari kata 'Lereng' yaitu tempat yang berada di pinggir  atau dataran tinggi, sedangkan kata 'Anteng'  berasal dari bahasa sunda, artinya suasana yang nyaman dan betah berlama-lama menikmati  keindahan alam asri khas  Punclut.

Lereng Anteng dibuka sejak tanggal 1 Juni 2016 yang lalu. Menempati  area yang cukup luas yaitu sekitar 500 m2, yang dikenal sebagai tempat  wisata dengan pemandangan yang cantik dan instagramable.

Pesona Lereng Anteng Panoramic Cafe

Karakteristik tempat wisata kuliner di punclut adalah saung-saung 'Rumah Makan Sunda' yang persis berada di pinggir tebing di puncak ciumbuleuit, dengan pemandangan 'Paris Van Java' nan eksotis  membuat tempat ini jadi destinasi favorit keluarga yang sayang untuk dilewatkan.

Saung Khas Lereng Anteng

Kita bisa menikamati kuliner Khas Bandung sambil berada di tengah saung dengan pemandangan khas Kota Bandung yang cantik.

Punclut adalah kawasan wisata favorit yang instagramable, cocok untuk swafoto dan foto bersama keluarga, juga tempat asyik untuk  menikmati kuliner khas Sunda sambil menikmati pemandangan dan freshnya udara khas pegunungan.

Lereng Anteng Panoramic Cafe merupakan tempat yang ngehits dan asyik dikunjungi oleh seluruh anggota keluarga, sambil menikmati view yang indah ditengah balutan kebersamaan.

Bagaimana, Sahabat, tertarik untuk mengunjungi Lereng Anteng Panoramic Cafe Bandung?





Arti Sebuah Kebahagiaan

Dokumentasi pribadi Leannie

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Reff:

Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Selalu terurai darinya

Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Back to reff

Oh Bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku.

***

Lirik lagu Melly Goeslaw yang berjudul 'Bunda' ini memang begitu dalam maknanya. Saya suka mendengarkan suara merdu Melly ditemani liriknya yang begitu menyentuh kalbu.

Bagiku bahagia itu sederhana, seperti bahagianya bunga yang disinari mentari. Sesederhana setetes embun yang bening di waktu pagi. Sesederhana kumpulan bunga cantik yang mewarnai taman hati.

Seperti itulah juga bahagiaku. Sederhana saja dengan menemani putra kecilku setiap harinya. Terkadang aku merasa waktu berjalan begitu cepat, bulan November nanti genap sudah tiga tahun usiamu.

Memang iya, ada yang mengatakan anak itu 'buntut' kalau Bahasa Indonesianya 'ekor.' Meski mau ke warung atau belanja gas maupun galon ke tetangga, putraku selalu ingin mengikutiku. Hehe ... berasa artis ada yang ngikutin.

"Ma, ikut, Ma!"

Nikmati kebersamaan dengan buah hatimu, nanti dia akan tumbuh dewasa dan belum tentu bisa menemanimu kelak. Nak, jangan terlalu cepat gede. Masih kangen sama kamu yang unyu-unyu.

Ini foto jalan-jalan pagi bersama yang ganteng. Menemani jalan-jalan sambil dorong sepeda Dzaky. Lihat pemandangan sekitar, menghirup udara pagi, lihat pesawat yang landing atau terbang tinggi. Menemanimu naik ayunan, yang enggak mau sendirian, naik perosotan, sambil menangkap ikan juga buat seru-seruan bareng. 

Dzaky dan Kakak Nisa

Taman sekitar rumah

Pesawat Landing di Bandara Hussein Sastranegara

Sayangnya tak semua hal terdokumentasi, saya kurang suka foto-foto, jadi moment itu berlalu begitu saja. Kuharap ingatan atau memori kebersamaan kita terukir indah di palung hati yang terdalam.

Bahagia itu melihat kesayangan bahagia, meski dengan cara yang sederhana. Semoga memori tentang kita berkesan untukmu, Nak.

Jika nanti sudah dewasa, tiba waktunya dirimu yang menemani ibu. Doaku kini bersamamu, namun kelak kau yang menggengamku dalam doamu.


Tulisan ini diikutsertakan dalam One Day One Post Estrilook Community.

Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI saat Menyambut HUT TNI ke-73 di Jawa Tengah

Foto: Poskota.com

Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-73 tanggal 05 Oktober 2018 yang lalu, ribuan orang menari Gemu Famire di Yogyakarta juga beberapa kota di Jawa Tengah tanggal 04 September 2018 dan mampu memecahkan rekor MURI.

Mayjen TNI Wuryanto sebagai Pangdam IV Diponegoro bersama 6.000 personel TNI/Polri dan masyarakat  Yogyakarta menari Gemu Famire  di shelter Delta Skadik 102 Lanud Adisutjipto Yogyakarta, hari selasa tanggal 04 September 2018.

Gemu Famire

Gemu Famire ini merupakan lagu daerah yang berasal dari Timur, yaitu dari daerah Maumere, Nusa Tenggara Timur. Gemu Famire atau Maumere adalah lagu daerah Nusa Tenggara Timur yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda pada tahun 2011.

Lagu Gemu Famire menjadi sangat populer semenjak diunggah ke YouTube pada beberapa tahun silam.

Sejarah baru telah ditorehkan pada tanggal 04 September 2018 kemarin saat ribuan orang menari Gemu Famire karena memecahkan rekor MURI saat menyambut perayaan HUT TNI yang ke-73. 

Pecahkan Rekor Muri untuk Tarian Terbanyak Secara Serentak

Selain menyambut HUT TNI ke-73, kegiatan ini mampu meraih rekor MURI untuk kategori tarian terbanyak secara serentak di Indonesia.

Ribuan orang menari Gemu Famire di Yogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Tengah diantaranya di Solo, Purwokerto, Simpang Lima Semarang, dan Ambarawa.

Peserta Tari Gemu Famire

Total jumlah peserta yang menari Gemu Famire ada 24.000 orang. Wow, keren!
Ribuan orang menari Gemu Famire di Lanud Adisutjipto, Lanud Adisumarmo, Solo, Simpang lima Semarang,  lapangan Pangsar Sudirman Ambarawa dan di Korem Wijayakusuma Purwokerto.

Sebagai generasi milenial penerus bangsa kita harus bisa menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia.

Selain itu, sebagai apresiasi penciptaan lagu daerah di wilayah timur, diharapkan moment ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan satu sama lain.

Yuk, sebagai generasi milenial, kita bersama-sama melestarikan budaya bangsa yang beraneka ragam dan memesona. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Ikut berbangga dengan suksesnya perayaan ribuan orang yang menari Gemu Famire kemarin saat menyambut  HUT TNI yang ke-73 dan meraih rekor MURI.


Tulisan ini diikutsertakan dalam One Day One Post Estrilook Community day 3.

3 Fakta Unik Antony Ginting, Sang Juara China Open 2018. Mengukir Sejarah dengan Menaklukan 4 Juara Dunia

Foto: Liputan6.com

Sosok Antony Ginting tengah menjadi sorotan ketika bermain di Asian Games 2018.  Saya termasuk salah satu orang yang mengagumi perjuangannya. Antony Ginting membawa kabar yang membahagiakan untuk Indonesia dengan menjuarai China Open 2018 setelah menaklukan empat juara dunia bulu tangkis sebelumnya.

Sosok Antony Ginting menjadi viral di Indonesia sejak Asian Games 2018 kemarin. Kita ingat bagaimana perjuangan Antony saat cedera dan melanjutkan pertandingan di Asian Games kemarin.

Semangat dan perjuangannya  memang patut diacungi jempol. Yuk, simak, 3 fakta unik mengenai sang juara dunia China Open 2018, Antony Ginting.

1. Satu-satunya Wakil Indonesia di China Open 2018

Sederetan atlet bulu tangkis Indonesia seperti Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya, ada juga pasangan ganda putri Greysia Polii bersama Apriyani Rahayu.

Antony Ginting menjadi satu-satunya wakil Indonesia di China Open 2018 yang membawa harum nama bangsa setelah memenangkan pertandingan melawan Kenta Momota tanggal 23 September 2018 di Changzhou.

Atlet kelahiran Cimahi, 22 tahun yang lalu ini memang luar biasa, ya. Masih muda dan prestasinya keren banget.

2. Antony Ginting dan Soni Dwi Kuncoro  Mengukir Sejarah dengan Menjadi Juara China Open di Changzhou

Pada tahun 2008 yang lalu, Sony Dwi Kuncoro berhasil menjuarai China Master Super Series 2008. Sebuah prestasi bagi pebulutangkis non-China yang berasal dari Indonesia dan menjadi juara.

Kini, setelah sepuluh tahun berlalu, Antony Ginting menorehkan kebanggaan yang sama dengan Sony Dwi Kuncoro saat menjadi juara China Open 2018 di Changzhou, hari minggu, tanggal 23 September 2018.

3. Perjuangan Panjang Menjuarai China Open 2018 setelah Menaklukan Empat Juara Dunia

Perjuangan Antony Ginting sangat  luar biasa, ia menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia layak menjadi juara dengan menaklukan empat orang juara dunia tunggal  bulu tangkis putra.

Antony Ginting berhasil menaklukan empat juara dunia tunggal putra seperti Lin Dan, Viktor Axelsen, Chen Long dan yang terakhir Kento Momota. Wow, Amazing!

Antony Ginting mengalahkan Lin Dan, sang juara dunia lima kali asal Tiongkok dengan skor 22-24, 21-5, dan 21-19.

Selanjutnya ada juara dunia 2017, Viktor Axelsen, pebulutangkis tunggal putra nomor satu dunia asal Denmark yang harus mengakui kekalahannya dari Antony Ginting dengan skor  21-18 dan 21-17.

Begitu pula dengan Chen Long, sebagai pebulutangkis unggulan keenam dunia yang ditaklukan Antony Ginting dengan skor 18-21, 22-20, 21-16.

Yang terakhir adalah partai puncak Final China Open 2018, Antony Ginting membuat Kento Momota mengakui kekalahannya dengan skor 23-21 dan 21-19.

Inilah Antony Ginting, pebulutangkis muda Indonesia yang menjuarai China open 2018. Semangat, perjuangan dan kerja kerasnya mengharumkan nama Indonesia sangatlah membanggakan.

Prestasi yang luar biasa diraih Antony Ginting dengan menjadi kampiun China Open 2018. Ia berhasil mengalahkan empat juara dunia tunggal bulu tangkis putra. Selamat untuk Antony Ginting. Indonesia bangga!

Tulisan ini diikutsertakan dalam ODOP Day 2 Estrilook Community

Merajut Mimpi dengan Menulis


Foto by Pexels.com


Menulis bagiku adalah suatu passion. Hal yang menjadi penyemangat diri untuk berkarya dan mewujudkan helai demi helai mimpi yang sedang kurajut hingga kini.

Sudah sejak zaman masih Sekolah Dasar, saya suka menulis. Pelajaran bahasa Indonesia terutama mengarang adalah hal yang membuat imajinasi saya terbang bebas. Saya juga mulai suka menulis buku harian atau diary

Zaman SLTP saya suka menulis puisi. Puisi yang saya buat semua tersimpan dalam buku diary, sebuah catatan hati yang kini entah ke mana.

Pada waktu SMU saya masuk ekstrakurikuler Theater yang bernama T420. Teather 420 merupakan ekskul SMU 4 Bandung dengan sejumput  memori indah saat saya berada di masa putih abu. Pernah saya mengikuti psikotest saat SMU, hasilnya kemampuan bahasa lebih dari lainnya. Pekerjaan yang cocok untuk saya berdasarkan hasil psikotest adalah jurnalis, diplomat dan juga paramedis. Wow, keren, ya. Ah, entahlah, saya sendiri tidak terlalu menjadikan rujukan hasil psikotest ini.

Qadarullah, saya kuliah di Poltekkes Bandung Jurusan Analis Kesehatan. Yapt, ada benarnya juga hasil psikotest waktu SMU, ternyata saya jadi paramedis juga akhirnya.

Semenjak kuliah, saya menjadi anggota. Medkres atau mading kampus. Dari sinilah saya bisa menulis kembali, menulis cerpen, artikel ilmiah dan puisi. Saya merasa menemukan kembali passion saya dengan menulis.

Semenjak, lulus kuliah dan bekerja, saya berhenti menulis. Menikah dan memiliki seorang putra pun tak ada pikiran untuk kembali menulis.

Suatu ketika teman kuliah saya, yang juga rekan saya di mading kampus menawarkan suatu antologi karyanya dengan suatu komunitas menulis.

Saya jadi tertarik untuk mengikuti komunitas menulis seperti dia. Berawal menjadi leader Indscript membawa saya mengenal dunia literasi. Dunia yang membuat saya tertarik untuk mendalaminya.

Saya mulai konsisten menulis ketika Uni Diba Tesi Zalziyati mengadakan tantangan menulis selama sebulan, meski saya tidak mengikuti sampai akhir dikarenakan sakit. Ini jadi memicu semangat saya untuk terus berkarya.

Berbagai usaha saya lakukan untuk mendalami ilmu menulis, selain mengikuti komunitas online, training online, saya juga belajar otodidak dari Mbah Google.

Hampir setahun lamanya saya berada di dunia literasi, dunia menulis yang ternyata menjadi passion saya. Saya belajar menulis artikel, mengikuti event menulis, training online dan membuat saya tergerak untuk mengirimkan tulisan ke media online. Satu demi satu tulisan saya diapprove sebuah platform menulis. Saya jadi menikmati rasanya menulis.

Apakah yang menjadi alasan saya untuk terus menulis hingga kini?

1. Menulis sebagai Terapi

Mengapa terapi? Ada hal-hal yang tak bisa saya sampaikan langsung tapi bisa terwakili dengan tulisan. Saya bisa menulis puisi atau cerpen. Daripada saya komplain terhadap ini dan itu, lebih baik saya salurkan semuanya ke dalam tulisan. Ini lebih aman dan membuat saya lega.

2. Menulis untuk Berbagi

Bagi saya menulis juga untuk berbagi informasi, pengetahuan, atau hal yang penting dibaca oleh orang lain. Semoga dengan berbagi tulisan bisa mencerahkan dan membuat orang lain terinspirasi.

3. Menulis untuk Menyampaikan Pesan Kebaikan

Yang tak kalah penting dari menulis adalah menyampaikan pesan kebaikan. Tulisan yang kita buat akan dibaca orang lain, maka tulislah hal yang baik. Jangan menulis hal yang bisa menyebabkan permusuhan dan memecah persatuan.

Itulah tiga alasan saya untuk terus menulis. Saya masih memiliki impian lain dengan menulis. Semoga dengan konsisten dan terus berjuang, saya mampu merajut mimpi dengan jalan menulis.

Aamiin ...



Salam, 

Ternyata Belajar Bersama Jauh Lebih Asyik



Menulis di blog merupakan salah satu media yang bisa digunakan untuk menyampaikan isi tulisan. Bagi para pemula atau newbie, menulis di blog atau ngeblog merupakan aktivitas baru.

Tidak semua penulis aktif menulis di blog. Untuk penulis pemula yang belum punya blog, bisa mulai membuat blog pribadi untuk menyampaikan isi tulisannya.

Estrilook Community di bawah mentor Mbak Steffi Fauziah membuka kelas free untuk training 'Blogging For Beginer' dan 'Cara Mempercantik tampilan Blog' sangat bermanfaat bagi pemula.

Penyajian materi cukup jelas, dilengkapi juga dengan video memudahkan peserta training untuk belajar ngeblog.

Ternyata belajar bareng asyik juga ya, dipandu mentor yang baik juga sabar menanggapi keluhan peserta yang rata-rata udah jadi emak dan bukan belia. He he ...

Belajar bersama jauh lebih asyik dibandingkan belajar sendirian, bisa menambah interaksi, menjalin silaturahmi dan memiliki Sahabat baru. Semoga berkah ya ... aamiin

Semoga Estrilook bisa memberikan manfaat yang lebih luas buat semuanya. Saya senang mengikuti training blogging yang free tapi dapat ilmunya segudang. Alhamdulillah.



Tulisan ini merupakan Review Training Blogging oleh Steffi Budi Fauziyah dari Estrilook  Community

Mengunjungi Farm House Susu Lembang Destinasi Wisata Ngehits Cita Rasa Ala Eropa

Destinasi wisata Farm House Susu Lembang
Dokumentasi pribadi Leannie

Lembang merupakan salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh traveler baik dari kota Bandung maupun luar kota. Salah satu destinasi wisata yang ngehits di Bandung adalah Farmhouse Susu Lembang.

Akses Menuju Farm House Susu Lembang


Dokumentasi pribadi Leannie

Farm House Susu Lembang yang beralamat di Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ini memang tak pernah sepi pengunjung.

Lokasi Farm House Susu Lembang, sangat strategis di pusat Wisata Lembang dan mudah dijangkau oleh traveler.

Akses menuju ke Farm House sangatlah mudah karena lokasinya berada di jalan utama Lembang, sekitar 2 KM sebelum Hotel Grand Lembang, atau tepatnya di sebelah kanan arah kota Bandung.

Tiket Masuk Farm House Susu Lembang

Saat Anda masuk ke lingkungan Farm House Susu Lembang  dikenakan tiket masuk sebesar Rp.20.000/orang ( Gratis wellcome drink berupa susu sapi khas Lembang ).

Harga tiket parkir di farmhouse lembang bandung adalah Rp.10.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda dua.

Pesona Farm House Susu Lembang

Farm House Susu Lembang merupakan destinasi wisata unik nan cantik ala Eropa berkonsep perkebunan dan peternakan di daerah Lembang.

Beragam pesona Farm House Susu Lembang yang instagramable membuat Farm House banyak dikunjungi para traveler.

Ini dia beragam  Pesona Farm House Susu Lembang yang instagramable.

Menikmati Keindahan Kebun Bunga nan Cantik Ala Eropa


Dokumentasi pribadi Leannie


Nikmati indahnya pemandangan cantik bernuansa taman bunga seperti sedang berada di Eropa. Spot yang diburu traveler untuk swafoto karena latar belakangnya yang indah.

Menyewa Kostum Gadis Ala Eropa Membuatmu Bak Princess Negeri Dongeng

Dokumentasi pribadi Leannie


Farm House menyediakan kostum ala gadis Eropa untuk dikenakan pengunjung. Anda bisa tampil memukau bak Princess dengan menggunakan kostum ini.

Mengunjungi Rumah Hobit Ala Switzerland


Dokumentasi pribadi Leannie

Salah satu daya tarik  Farm House Susu Lembang adalah Rumah Hobbit yang dibuat persis seperti yang ada di Switzerland.

Banyak para traveler menggunakan spot ini untuk sekadar berfoto dengan latar belakang Rumah Hobit Farm House Susu Lembang.

Mengunjungi Peternakan Mini Ala Eropa

Dokumentasi pribadi Leannie


Jika Anda traveling bersama anak, Farm House ini cukup rekomended karena ada peternakan mini yang pastinya jadi daya tarik untuk anak, di sana ditemukan aneka satwa seperti Iguana, Kelinci, Angsa, Burung, Kambing, dan yang lainnya.

Farm House Susu Lembang sangat ramai dikunjungi traveler terutama saat week end, hari libur nasional dan hari raya.

Beragam pesona Farm House Susu Lembang ini tentunya menarik untuk dikunjungi. Jadi, kapan mau ke Farm House Susu Lembang?