Showing posts with label Hotel Review. Show all posts
Showing posts with label Hotel Review. Show all posts

Sapu Lidi Lembang Bandung: Staycation dan Makan di Sawah ala Pedesaan


Sapul Lidi Cafe, Resort and Gallery
Sapu Lidi Lembang,
  dokumentasi pribadi


Senangnya bisa staycation sekaligus makan di sawah ala pedesaan di Sapu Lidi Cafe, Resort, and Gallery.  Sapu Lidi Lembang Bandung adalah tempat yang dipilih untuk staycation saat hari kelahiran suami di Bulan Maret yang lalu.


Ini adalah staycation perdana sejak pandemi, yang terpenting bagi Kami adalah selalu menjalankan protokol kesehatan. Sapu Lidi, nama yang cukup unik, hingga saya pun tergerak untuk googling saat suami bilang mau staycation di sini.


Ternyata tempatnya ada di Lembang, pasti udaranya masih sejuk dan asri. Senangnya karena di Sapu Lidi ini nuansa khas pedesaan dapet banget.


Bisa makan di sawah, naik perahu, dan resortnya juga tampak nyaman. Nuansa pedesaannya kental banget, berasa kangen kampung halaman alm kakek dan nenek saya di Garut. 


Jadi kangen pulkam, memori masa kecil saya banyak dihabiskan di saat saat moment Idulfitri. Hal yang unik dari Sapu Lidi ini adalah taglinenya "Makan di Sawah," berasa banget tinggal di pedesaan. 


Saya suka banget staycation bernuansa alam kaya gini. Seperti pengalaman saya staycation di  The Green Forest Lembang. Adem banget dan berkesan sampai sekarang, meski itu udah beberapa tahun lalu.



Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery 



Sapu Lidi Resort Lembang
Berfoto di pintu masuk Sapu Lidi,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi ini beralamat di Jalan.Sersan Bajuri, Kompleks Graha Puspa Cihideung Lembang, Bandung 40391, Jawa Barat. Suasananya cukup adem, asri, dan menawarkan view pedesaan yang jadi salah satu daya tarik tempat ini. 


Daerah Lembang memang jadi salah satu destinasi wisata favorit saya di Bandung, selain Dago dan Punclut.


Baca juga : Destinasi Wisata Punclut yang Keren


Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery ini menjadi kawasan wisata dengan konsep Cafe, Resort dan Galeri seni dengan tagline ” Makan di Sawah.” Pokoknya bisa refresh sejenak di sini, suasana alam yang sejuk, asri, bikin adem. Nuansa alam pedesaannya paling saya suka.


Sapul Lidi ini bangunan resto dan cafenya dibuat dengan suasana khas jawa barat, ada saung di tengah sawah, menu dan makanannya traditional khas Sunda. Resort Sapu Lidi juga rumah bernuansa kayu, berasa tinggal di Pedesaan zaman dulu.


Resepsionis di Sapu Lidi Resort
Resepsionis  di Sapu Lidi Resort,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi yang ada di kawasan wisata Lembang ini cukup luas dengan area seluas enam hektar yang bisa dikunjungi kapasitas seribu orang, loh, Sahabat. 


Cocok banget buat family atau company gathering.  Cocok juga buat pasangan yang mau pre-wedding, honeymoon, anniversary,dinner,staycation dengan suasana alam pedesaan.



Akses Menuju Sapu Lidi


Bagian depan Sapu Lidi
Bagian depan Resepsionis Sapu Lidi,
dokumentasi pribadi


Sapu Lidi Cafe and Resort yang terletak di daerah Lembang, sama saja dengan rute tempat wisata lainnya yang pernah saya kunjungi di Lembang. Tempat parkirnya cukup luas dikelilingi cantiknya alam Lembang.


Kamu bisa berwisata sekalian family time di seperti The Green Forest Lembang, Lembang Wonderland, Farm House Susu Lembang, dan Floating Market Lembang . Rute yang terdekat arahnya menuju Sapu Lidi adalah The Green Forest Resort Lembang.


Baca juga : The Green Forest Resort Lembang


Ada beberapa rute menuju kawasan wisata Sapu Lidi diantaranya: 


Buat yang berasal dari luar Kota, terutama Jakarta, Tangerang atau Bekasi, bisa melalui Tol Cipularang, lalu keluar lewat Tol Sadang. Lanjutkan perjalanan ke Purwakarta, lalu cari jalan Menuju Segalaherang. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke Jalan Cagak Subang, belok ke arah Ciater kemudian menuju Lembang.


Untuk yang berasal dari Bandung dan melewati Tol Padalarang, lalu masuk Tol Padaleunyi dan keluar lewat Tol Pasteur. Sekitar 500 meter dari pintu tol, melewati perempatan menuju ke arah Setrasari, lurus terus sampai ke Jalan Dr Setiabudhi, lalu melawati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). 


Dari UPI, naik terus sampai ke Terminal Ledeng, dari sini belok ke kiri, lurus terus sampai ke Jalan Sersan Bajuri Lembang, lalu masuk ke area perumahan yang menjadi Kawasan wisata Sapu Lidi Cafe Resort and Gallery.



Staycation di Sapu Lidi Resort Lembang


Kamar yang luas di Sapu Lidi, 
dokumentasi pribadi


Staycation di Sapu Lidi Resort pada Bulan Maret 2021 yang lalu adalah pertama kalinya keluarga Kami menginap di resort saat pandemi. Sebelumnya memang Kami engga pernah traveling dari Bulan Maret sampai Agustus 2020.


Begitu masuk new normal, keluarga saya mengunjungi penangkaran Rusa di Rancaupas. Sengaja memilih destinasi alam, biar engga terlalu berinteraksi dengan pengunjung lain dan memang udah pengen refreshing aja, udah berbulan-bulan stay at home.


Kami berangkat Siang Hari sekitar pukul 13.00 WIB Dari rumah saya yang ada di daerah Gunung Batu. Letaknya dekat dengan Tol Pasteur. 


Saat itu engga terlalu macet, alhamdulillah jalan lancar. Tepat pukul 14.00 WIB, Kami cek in di Sapu Lidi. Bagian front office resto cukup unik. Bernuansa kayu dan seperti bangunan zaman dulu. Nuansanya persis seperti pedesaan yang saya sukai. Hijau, adem, dan asri.


Akhirnya Kami berjalan menuju resort. Namanya unik, Nguma-Ngome adalah pondok yang saya tempati. Udara di sini fresh banget. 


Resort yang kami tempati,
dokumentasi pribadi


Saya melihat resto dengan view sawah dan juga ada perahu menuju salah satu resort. Setelah menyimpan koper dan barang lainnya, Kami menaiki perahu. Seru banget, deh.


Resort di tepi danau,
dokumentasi pribadi


Kesannya kaya menyebrangi danau saat ada di daerah pedesaan. Kami sempat  mengabadikan moment ini dengan berfoto sambil naik perahu. 



Naik perahu mengelilingi danau,
dokumentasi pribadi


Engga kerasa jalan-jalan sekitar Sapu Lidi, naik perahu, mengambil spot foto instagramable ternyata udah sore aja. Akhirnya Kami kembali ke resort. Saya mau mandiin anak dulu pastinya. Saya suka banget tinggal di resort ini. 


Fasiltas dan sarana di kamar resort Sapu Lidi Bandung ini cukup lengkap, dari tempat tidur, TV, koneksi wi fi, ada juga pemanas air di kamar mandi. Liburan berasa di rumah sendiri pokoknya. 



Kamar yang luas dan romantis,
dokumentasi pribadi


Saya suka dengan kamarnya yang luas. Ada kelambu di tempat tidur yang bernuansa kayu, ada bathtub yang cukup luas, bisa buat anak saya berenang di sini, kamar mandi juga ada etnik kayunya. Bagian wastafel juga begitu. 


Cuman pas giliran saya mau mandi, lama juga ngatur air supaya panas. Di sini dingin banget soalnya, engga mungkin mandi pakai air dingin. Ini aja sih, paling yang jadi kekurangannya.


Sayangnya engga ada hairdryer di sini, kalau buat yang berhijab kan engga nyaman aja kalau keluar pakai kerudung tapi kondisi rambut masih basah,  jadi buat yang mau ke sini dan merasa perlu hairdryer,  bawa aja dari rumah, ya. 


Wastafel bernuansa kayu,
dokumentasi pribadi


Bathtub Resort,
dokumentasi pribadi


Nah, di bagian depan resort, ada teras dan kursi untuk duduk bersantai sambil menikmati nuansa asri pemandangan alam sekitar Sapu Lidi Resort. Indah banget. Masyaallah. Rasanya beneran kaya tinggal di pedesaan. Buat yang kangen kampung halaman bisa cobain staycation di sini.



Bagian depan resort,
dokumentasi pribadi


Saat malam hari, udah ngerasa lapar juga. Akhirnya Kami makan malam sama Sate Taichan Jajanan Papi di Sukagalih, bisa order via Gofood juga buat dinner, ya, Sahabat Catatan Leannie. 


Baca juga : Sate Taichan Jajanan Papi Sukagalih Bandung


Dinner dengan Sate Taichan,
dokumentasi pribadi


Daerah Lembang ini terkenal sama cuacanya yang dingin, jadi bawa jaket atau Kaos kaki juga ya buat yang engga tahan dingin. Soalnya makin malam suhu udara juga makin dingin.



Makan di Sawah ala Sapu Lidi Cafe and Resto


Makan di Sawah,
dokumentasi pribadi


Senangnya staycation di Sapu Lidi. Tidur lumayan nyenyak juga. Sebelum breakfast, saya mengajak anak saya berkeliling lagi mengitari Sapu Lidi. Seneng banget rasanya ngajak anakku jalan-jalan pagi, merasakan sejuknya udara khas Lembang.


Jalan-jalan pagi di Sapu Lidi Resort,
dokumentasi pribadi


Setelah mandi, akhirnya sarapan juga. Meski agak siang juga sih waktunya. Ternyata resto buka jam 10 pagi. Jadi sarapannya paling nyeduh teh, makan kue ultah papinya Dzaky. Lumayan buat ganjel perut. Cuman buat saya, rasanya kalau belum ketemu nasi, ya, belum makan. Siapa, nih, yang kaya gini juga?


Serunya berfoto di Sawah,
dokumentasi pribadi


Akhirnya tepat jam 10.00 WIB Kami menuju resto Sapu Lidi. Tagline Sapu Lidi ini unik juga "Makan di Sawah." Saya pun pesan makanan khas Sunda. 


Menu makanan Sapu Lidi Resto,
dokumentasi pribadi


Berhubung masih pandemi, engga terlalu banyak juga yang makan di resto ini. Suami dan saya pesan menu yang sama, yaitu nasi liwet dengan ayam bakar, karena menu ayam bakar belum ada, diganti ayam yang diasapkan. Kami juga pesan oseng-oseng genjer dan pisang bakar keju request darri anakku.


Menu makanan di Sapu Lidi Resto ini menyajikan menu makanan tradisonal khas Sunda. Sesuai tagline "Makan di Sawah," memang makannya di tengah sawah, sambil duduk manis di saung beralaskan bambu yang diberi tikar dan beratapkan ijuk. Khas saung pedesaannya dapet banget sambil lihat hamparan padi di sekeliling resto ini.


Senengnya makan di sawah,
dokumentasi pribadi


Minumnya saya pesen bajigur sama teh manis anget. Meski udah siang, udara Lembang memang sejuk dan berasa dingin kalau buat yang engga terbiasa. 


Makanan di sini seperti makan makanan di resto tradisional khas Sunda lainnya. Menu makanannya bisa di lihat di bawah ini. Soal harga standar resto, lah. Harga makanan dimulai dari Rp. 50.000,00/pax. 


Menu makanan Sapu Lidi
Menu makanan di Sapu Lidi,
via makandisawah.com


Jam buka Sapu Lidi Resto and Cafe ini setiap hari Senin – Minggu dari mulai pukul 10.00 – 23.00 WIB. Untuk tiket masuk ke Sapu Lidi tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. 


Nah itulah keseruan staycation dan makan di Sawah di Sapu Lidi Lembang Bandung. Gimana, nih, Sahabat Catatan Leannie tertarik engga buat mengunjungi Sapu Lidi Resort, Cafe and Gallery?



Sapu Lidi Cafe, Resort & Gallery

Jalan Sersan Bajuri – Kompleks Graha Puspa Cihideung Lembang,Bandung 40391 – Jawa Barat 

(022)2786461 ( Sapu Lidi Cafe and Resto)

(022)2786915 ( Sapu Lidi Resort )

Folow akun Instagram: @sapulidisawah




Salam, 









Sweet Memory in Arion Swiss BelHotel Bandung


Staycation in Arion Swiss Belhotel
Staycation di Arion Swiss Belhotel Bandung,
dokumentasi pribadi

Siapa yang udah kangen staycation atau traveling? Wajar aja, sih, kalau merasa bosan selama physical distancing ini. Untuk mengobati rasa kangen traveling, saya kembali mengingat sweet memory saat staycation di Arion Swiss BelHotel Bandung.

Staycation di Arion Swiss Belhotel punya kesan mendalam buat Kami sekeluarga, akhirnya sambil flashback ke masa lalu, saya tuliskan pengalaman menginap di hotel ini.


Tentang Arion Swiss Belhotel Bandung


Arion Swiss Belhotel Bandung
Arion Swiss Belhotel Bandung,
swiss-belhotel.com

Arion Swiss-Belhotel Bandung merupakan salah satu hotel butik bintang empat yang terbaik di Bandung dengan berbagai fasilitas dan pelayanan ramah  bertaraf internasional.

Arion Swiss-Belhotel Bandung beralamat di Jl. Otto Iskandar Dinata No.16, Pasir Kaliki, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40171. 

Hotel ini cukup strategis, dekat dengan Stasiun Kereta Api Bandung yang bisa ditempuh berjalan kaki, dari Bandara
Hussein Sastranegara ditempuh selama lima belas menit, atau dua jam perjalanan dari Kota Jakarta.

Untuk menuju ke pusat perbelanjaan, berbagai restoran dengan kuliner khas pun dapat diakses dengan mudah.
Arion Swiss Belhotel ini punya 102 kamar tipe  deluxe, business, family suite, business suite, junior suite dan presidensial suite.

Seluruh kamar didesign gaya kontemporer dan dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Hotel ini juga cocok untuk pertemuan bisnis skala kecil maupun menengah.



Anniversary at Arion Swiss Belhotel Bandung 


Kamar di Arion Swiss Belhotel
Staycation di Arion Swiss Belhotel,
dokumentasi pribadi

Beberapa hari sebelum anniversary di bulan September 2017, suami memberikan saya sebuah amplop. Saya pikir bakal dapat tambahan uang belanja ... lol, ternyata dapat tiket staycation semalam di Arion Swiss Belhotel.

Seneng banget, sih, karena suami selalu ngasih kejutan tak terduga. Alhamdulillah selalu ingat tanggal penting dan cukup bersejarah bagi kami yang baru beberapa tahun menikah.

Begitu anniversary, saya dan suami check in di sore hari, harusnya sih dari jam dua siang, hanya saja perjalanan macet saat itu, Jam setengah empat baru sampai hotel dan cek in di sana.

Begitu sampai hotel ini, saya cukup terkesan sama dekorasinya. Sempat mengabadikan foto bareng anakku yang usianya menginjak dua tahun.


Berfoto di Arion Swiss Belhotel
Berpose di tangga hotel,
dokumentasi pribadi

Di depan pintu masuk ada kolam ikan yang disukai anak saya. Dia seneng lihat ikan soalnya. Di rumah hanya lihat ikan di aquarium aja. Jadi berasa excited banget di sini.

Kolam ikan Arion Swiss Belhotel
Kolam ikan, dokumentasi pribadi


Begitu selesai cek in, Kami menuju kamar tipe deluxe yang dipesan suami. Ternyata ada kejutan lagi. Lucu aja lihat sepasang angsa. Suami bilang sempat request sama pihak hotel buat anniversary Kami.


Kamar yang cantik di Arion Swiss Belhotel
Kamar hotel yang cantik, dokumentasi pribadi

Kamar hotel type deluxe yang Kami tempati cukup luas, dekorasi kamar juga cantik dengan hiasan bunga yang indah. 

Ada sofa besar untuk rehat dan meja besar juga, buat ruang kerja mungkin, ya. Tempat tidur atau bed yang luas bikin nyaman saat staycation di sini.

Sofa di Arion Swiss Belhotel
Sofa yang nyaman, dokumentasi pribadi


Meja kerja hotel
Meja kerja hotel, dokumentasi pribadi

Breakfast jadi hal yang menyenangkan dan ditunggu. Begitu masuk area restaurant, ruangan makannya cukup luas. Anak saya sampai lari-lari ke sana ke sini, saya sampai ikutan lari-lari juga ngejar dia. Lol ...

Ruang makan luas di hotel
Ruang makan yang luas, dokumentasi pribadi


Kami disajikan beraneka makanan lezat dari menu western, nusantara, buah-buahan, cookies, puding dan lainnya. Aslinya makan makanan pembuka pun udah bikin kenyang.


Breakfast di Arion Swiss Belhotel
Menu breakfast, yummy ...,
dokumentasi pribadi


Menu lengkap Arion Swiss Belhotel
Menu makanan lengkap, dokumentasi pribadi


Pelayanan dari pihak hotel juga ramah dan saya cukup puas dengan pelayanan hotel ini. Rasanya senang banget bisa menghabiskan waktu Indah bersama keluarga.
Sebenarnya dulu pas ke sini memang saya belum terjun ke dunia nulis, belum ngerasa perlu buat banyak foto. Jadi, dokumentasi foto seadanya aja. Ini pun harus cari di file lama saat pengen nulis tentang Arion Swiss Belhotel Bandung.

Moment kebersamaan bareng keluarga begitu berkesan untuk dikenang. Sempat beberapa kali staycation bareng keluarga dan sampai sekarang masih berkesan.

Baca juga : Staycation dan Silaturahmi Keluarga di Villa Abah Lembang

Ada moment saat berenang bareng suami dan anak, hanya saja tidak terdokumentasikan. Menurut saya, lumayan juga fasilitas kolam renangnya.


Kolam renang Arion Swiss Belhotel
Kolam renang hotel,
swiss-belhotel.com


Sweet memory banget, deh, anniversary ketiga pernikahan Kami dengan staycation di Arion Swiss Belhotel Bandung. 

Untuk menghabiskan moment indah di hari spesial,  Kamu bisa memilih ide wisata yang unik dan menarik, contohnya Wisata Bahari di Lamongan seperti yang pernah dilakukan Mas Arif Rudiantoro.

Bagaimana dengan Sahabat Catatan Leannie, setelah membaca review saya di atas, tertarik enggak, sih, buat staycation di  Arion Swiss Belhotel  ini?



Salam,


















Staycation dan Silaturahmi Keluarga di Villa Abah, Villa Istana Bunga Lembang

Staycation di Villa Abah, Villa Istana Bunga Lembang
Villa Abah Lembang

Hari Raya Idulfitri merupakan moment penting untuk silaturahmi bagi keluarga. Begitu pula dengan keluarga besar kami, terutama keluarga dari pihak ayah yang setiap tahun mengadakan acara kumpul bareng. Tahun ini kumpul keluarga Kami  diadakan dengan staycation selama semalam di Villa Abah, salah satu  Villa Istana Bunga di Lembang.

Tanggal 07 Juni 2019 adalah waktu yang dipilih pihak keluarga untuk staycation di Villa Abah, Lembang. Villa Abah ini merupakan private village di Villa Istana Bunga. Kurang lebih ada sekitar 50-60 orang keluarga besar kami yang mengikuti acara silaturahmi setelah Idulfitri kemarin.

Banyak cerita dan kesan tersendiri mengenai staycation di Villa Abah ini. Villa Abah merupakan tipe villa 3 kamar yang berada di Villa Istana Bunga dengan background pemandangan indah pegunungan, hawanya sejuk dan asri, serta nunasa hijau terasa ketika memandang sekeliling villa.

Indahnya alam sekitar Villa Abah

Villa Abah ini beralamat di Blok C2 Nomor 5 Villa Istana Bunga Lembang dengan fasilitas yang cukup lengkap, halaman yang luas dan cocok buat acara pesta, baik pernikahan atau ulang tahun, ada juga kolam renangnya. Memang ukuran kolam tidak terlalu besar, sih, tapi di villa lain di kompleks Villa Istana Bunga malah kebanyakan tidak dilengkapi fasilitas kolam renang. Well, ini jadi nilai plus selain halaman yang luas.


Kolam renang Villa Abah dilihat dari lantai atas villa

Kolam renangnya mungil, but it's oke lah

Ada dua lantai di villa ini. Lantai bawah terdapat tempat duduk atau ruang tamu, tempat bercengkrama bersama keluarga. Cukup luas juga karena saat itu bisa menampung 50-60 orang keluarga besar kami dari berbagai generasi. Ada juga televisi dan fasilitas buat karokean.

Sebelum tangga, ada dapur yang mungil tapi lumayan lengkap buat acara masak bareng. Sebelahnya ada kamar mandi juga, selain kamar mandi di lantai atas.

Di lantai atas ada tiga kamar utama dengan pemandangan cantik pegunungan. Begitu melihat ke luar, rasanya adem dan bikin betah.

View dari lantai atas Villa
Pemandangan sekitar Villa Abah

Jadi, selain tiga kamar utama, villa ini juga menyediakan kasur, bantal, dan guling tambahan yang bisa memuat sampai 50 orang. Banyak juga kasur tambahannya, ya. Saya enggak ngitung ada berapa jumlahnya saat menginap di sini. Hehe ...

Acara silaturahmi dimulai dengan acara bebas terlebih dahulu. Jam 14.00 WIB, kami sekeluarga sudah berkumpul di Villa Abah. Anak saya begitu excited saat bermain di halaman yang luas, dia asyik berlarian, berasa bebas mungkin, ya, saking luasnya halaman villa.

Berlarian di halaman villa yang luas

Seneng rasanya lihat dia tersenyum bahagia. Memang begitu, kan, ya, semenjak jadi ibu lihat anak tersenyum juga udah meleleh hati ini. Hehe ...

Sore hari merupakan acara perkenalan semua keluarga. Keluarga besar yang tersebar tak hanya di Bandung, ada juga yang berasal dari Majalaya dan Pandeglang, Banten.

Bersama Keluarga Besar

Saat malam hari, cuaca Lembang semakin menjadi. Udara dingin begitu terasa, siapkan baju hangat, jaket, atau sweater, ya. Bahkan saya harus mengenakan kaus kaki agar tak merasa kedinginan.

Ketika akan mengambil air wudlu terasa sekali airnya sedingin es. Lembang di siang hari memang menyejukkan tetapi kalau sudah malam atau jelang subuh udaranya sangat dingin.

Semalam di Vila Abah memang berkesan menyisakan cerita tentang silaturahmi juga kedekaran antar keluarga yang jarang berjumpa karena kesibukan. Silaturahmi itu menyenangkan Karena bisa saling bercerita dan bercengkrama satu sama lain. Hal inilah yang membuat kami semakin dekat. Alhamdulillah ... indahnya kebersamaan.

Baca juga : Staycation di Green Forest Resort Bandung

Staycation dan silaturahmi keluarga besar jadi cerita yang berkesan bagi saya ketika lebaran. Moment Idulfitri menjadi saat yang paling dinanti oleh sebuah keluarga, bagaimana menurut Kamu?



Salam,





The Green Forest Resort, Panorma Alam Cantik Khas Lembang

Staycation di Green Forest Resort Bandung
Dokumentasi pribadi di The Green Forest Resort Lembang

Kali ini saya akan membagikan pengalaman staycation di salah satu resort di daerah Lembang yang cukup dikenal. Sebenarnya ini adalah kunjungan dua tahun yang lalu, sekitar bulan maret tahun 2016. Resort yang cukup berkesan bagi saya karena menyajikan panorama alam cantik khas daerah Lembang.

The Green Forest Resort yang beralamat di
Jalan Sersan Bajuri No.102, Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559 memang menarik perhatian saya untuk mengunjungi tempat ini setelah berseliweran foto-foto mengenai tempat ini di Instagram.

Begitu sampai ke tempat ini, udara sejuk khas Lembang begitu terasa. Kami bisa merasakan indahnya panorama sekitar Green Forest. Begitu hijau dan bikin  adem.

Saat itu anak saya, Dzaky baru berusia empat bulan. Berhubung ayahnya penyuka traveling sejak zaman masih dalam kandungan bahkan sewaktu masih bayi pun, Dzaky udah diajak ke mana-mana. Alhamdulillah enggak rewel dan bersahabat, sampai sekarang juga, sih. 😊

Kenangan waktu Dzaky masih babby

Sayang anak ... sayang anak

Beginilah suasana di kamar yang adem. Saya dan suami saat itu lagi nemenin Dzaky di dalam kamar resort. Minimalis tapi saya suka soalnya lihat pemandangan luar begitu asri dan hijau.

Pastikan membawa mantel atau jaket soalnya saya datang check in tengah hari pun berasa dingin cuacanya. Untung Dzaky enggak rewel. Saya sudah siapin barang-barang bawaannya, yang pasti lebih banyak dari bawaan ayah dan ibunya. Hehe ... beginilah rasanya jadi ibu yang traveling bareng bayi.

Malam yang dingin tapi cukup romantis dengan suasana di sini. Gemerlap lampu dan hijaunya alam Green Forest di waktu malam bikin betah. Family time yang penuh kesan buat saya yang sehari-hari ngurusin bayi tanpa asisten dan menghandle semua pekerjaan rumah.

Jalan-jalan Pagi 

Suasana pagi kami di Green Forest sebelum sarapan adalah menikmati view sekitar yang cukup luas untuk dijelajahi. Saya menggendong Dzaky berjalan mengitari resort ini. Jalan-jalan pagi yang berkesan dengan udara sejuk khas Lembang.

Mengitari The Green Forest

Kami berjalan menuju sebuah jembatan sebagai area outbound di resort ini. Saya hanya berjalan sebentar saja di daerah ini berhubung sambil menggendong bayi. 

Mengabadikan Kenangan di Icon Green Forest

Setelah berjalan kembali, kami sampai di suatu bangunan berbentuk segitiga sebagai icon Green Forest. Bangunan ini digunakan sebagai arena meeting, pertemuan, atau acara gathering keluarga bahkan perusahaan.

Tak begitu jauh dari sana, ada kolam renang yang cantik disajikan oleh resort ini. Suami pun berenang beberapa saat setelah sarapan pagi kami.

Kolam renang The Green Forest




Anak baik nungguin Ayah dan Ibu sarapan

Menu asyik sarapan ala The Green Forest

Inilah suasana sarapan pagi kami di resort Green Forest. Berbagai macam makanan dan minuman yang menggugah selera ditemani view Lembang nan cantik juga romantis.

Saya cukup terkesan dengan pengalaman staycation di The Green Forest Resort Lembang. Tempat ini bisa dijadikan rekomendasi saat menginap atau berlibur di Bandung. Gimana, tertarik untuk staycation di sini, enggak, Sahabat?


Salam,